Tag: Serie A

Sudah Tepatkah Keputusan Juventus Menang 3-0 atas Napoli?

Vivagoal Serie AJuventus resmi dihadiahi kemenangan 3-0 setelah Napoli yang tidak hadir di stadion. Pro kontra pun bermunculan atas keputusan Komisi Disiplin Serie A tersebut.

Napoli dijadwalkan hadir ke Allianz Stadium pada lanjutan Serie A Senin (5/10/2020) dini hari WIB lalu tersebut. Namun klub asal Naples tersebut urung hadir karena mengklaim dilarang bepergian oleh otoritas kesehatan di Campania [ASL].

Larangan tersebut muncul setelah dua pemainnya yakni Eljif Elmas dan Piotr Zielinski terjangkir Covid-19. Sebelumnya mereka juga bertemu Genoa yang usai laga mendapati 14 pemainnya terjangkit virus tersebut.

Sikap Napoli tersebut bertentangan dengan protokol yang disusun oleh pihak kompetisi Serie A. Mereka menyusun sebuah peraturan di mana setiap tim wajib turun ke lapangan jika masih memiliki 13 pemain termasuk penjaga gawang.

Akhirnya dilansir dari Football Italia, Komisi Disiplin Serie A menyatakan bahwa Napoli tak punya cukup alasan untuk tidak melakoni pertandingan yang sudah dijadwalkan. Oleh karena itu, Juventus berhak meraih kemenangan 3-0 dan pengurangan satu poin untuk Napoli.

Gerardo Mastrandrea, hakim yang bertugas menangani kasus ini menegaskan Napoli tidak memiliki situasi ‘force majeure‘ merujuk pada Pasal 55 dari Peraturan Internal FIGC sehingga mereka ditetapkan walk out di laga tersebut.

“Protokol yang ditetapkan oleh Federasi Sepakbola Italia [FIGC] memuat ketentuan yang memungkinkan Napoli melakukan perjalanan ke Turin untuk laga tersebut,” kata Mastrandrea dikutip dari AS.


Baca Juga:


Pakar hukum olahraga Claudio Pasqualin juga menilai jika keputusan tersebut sudah tepat dan tidak bisa diganggu gugat.

“Keputusan itu tidak bisa dihindari dan tidak bisa diganggu gugat,” kata Claudio Pasqualin kepada TuttoNapoli, dikutip dari Football Italia.

“Karena itu, sekarang pasti akan ada beberapa episode lagi dari drama ini melalui proses banding,” sambung Pasqualin.

“Keputusan Komite Disiplin sepenuhnya tepat, karena ada aturan yang harus dihormati dan Napoli jelas tidak melakukan itu sepenuhnya. Ada berbagai tahap banding yang bisa dilakukan Napoli,” kata Pasqualin.

Pihak Napoli sendiri sepenuhnya menghormati keputusan tersebut. Meski demikian mereka berharap ada keadilan untuk situasi sulit yang mereka hadapi.

“SSC Napoli selalu menghormati aturan dan hukum. Kami menunggu putusan kasasi, yakin keadilan akan ditegakkan,” tulis Napoli lewat akun Twitter resmi klub.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kembali ke Turin Saat Positif Covid-19, Ronaldo Salahi Aturan?

Vivagoal Serie ACristiano Ronaldo memutuskan kembali ke Turin saat dirinya masih positif Covid-19. Keputusan tersebut dinilai sebagai hak pribadi Ronaldo sehingga tidak menyalahi aturan.

Ronaldo sendiri terkonfirmasi terjangkit Covid-19 saat bersama Timnas Portugal pada Selasa (13/10/2020). Dirinya kedapatan positif setelah pihak timnas melakukan swab tes kepada semua pemain jelang pertemuan melawan Swedia dalam laga lanjutan UEFA Nations League melawan Swedia, Kamis (15/10/2020) dini hari WIB.

Ronaldo kemudian menjalani karantina mandiri di sebuah hotel di Portugal. Namun belakangan dikonfirmasi oleh pihak Juventus jika sang mega bintang sudah tiba di Turin pada Rabu (14/10/2020) sore waktu setempat.

Ronaldo tiba di Italia menggunakan jet pribadi miliknya. Ia kemudian dijemput oleh ambulans guna menjalani karantina mandiri di rumahnya sendiri.

β€œCristiano Ronaldo kembali ke Italia dengan penerbangan medis yang diizinkan oleh otoritas kesehatan kompeten atas permintaan sang pemain dan akan melanjutkan isolasi fidusia di rumahnya,” demikian bunyi pernyataan resmi Juventus dilansir dari Football Italia.

Mungkin perjalanan yang dilakukan Ronaldo itu menyalahi protokol. Namun otoritas kesehatan lokal di Turin mengonfirmasi apa yang dilakukan oleh Ronaldo itu sah-sah saja karena menyangkut hak pribadi.


Baca Juga:


β€œSaya tidak tahu detail persis dari situasi ini [kepulangan Ronaldo ke Turin], tetapi aturan mengizinkan seseorang untuk meminta penerbangan pribadi yang terdaftar sebagai perjalanan medis dengan semua otoritas yang berbeda,” tutur Roberto Testi.

“Dia kemudian dapat naik ambulans pribadi, tentu saja, dan dibawa ke rumahnya untuk karantina yang berlangsung setidaknya 10 hari ke depan,” tambahnya.

Corona memang saat ini tengah menghantui Juventus. Selain Ronaldo, mereka mengonfirmasi jika rekrutan anyarnya, Weston McKennie telah dites positif Covid-19 dan kini skuad utama Bianconeri melakukan isolasi mandiri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Miliki Sosok Pemain Tua, Jadi Kunci Kebangkitan AC Milan

Vivagoal – Serie A – Ricardo Kaka merasa keberadaan pemain berpengalaman di tubuh AC Milan saat ini jadi salah satu kunci kebangkitan mereka sejak akhir musim lalu, satu diantarnya adalah Zlatan Ibrahimovic.

Kaka memuji langkah mantan timnya itu ketika kembali memulangkah Ibrahimovic pada Bulan Januari lalu. Sejak kedatangan Ibra, Milan lambat laun bisa kembali tampil secara impresif di Serie A.

Menurut Kaka, Ibra memiliki pengaruh yang sangat kuat bagi para pemain Milan lain. Ia yakin jika pemain berusia 39 tahun itu bakal terus memberikan perbedaan di atas lapangan.

“Dia menaikan level semua pemain. Ibra memotivasi mereka dan memiliki kualitas. Itu sangat membantu pemain muda untuk berkembang,”ujar Kaka dilansir Football Italia.

“(Ibra) mengajarkan pemain lain untuk tetap berada di level tertinggi dan mengabaikan tekanan. Perebutan juara akan panjang dan sulit, saya bertaruh dia akan membuat perbedaan hingga akhir.”

Bagi para pemain yang telah memasuki masa akhir karir mereka, Serie A memang menjadi salah satu tempat terbaik sejak beberapa tahun silam. Kaka mengatakan jika hal tersebut justru membuat Serie A semakin indah.


Baca Juga:


“Sepakbola Italia lebih dari yang lain. Peduli dengan sejarah para juara. Mereka tidak meninggalkannya di lapangan karena prestasi masa lalu, tetapi karena mereka percaya,”ungkapnya.

“Itu memungkinkan mereka untuk memperpanjang karir mereka dengan rasa hormat. Menurutku itu indah. Ini adalah keuntungan dari sistem. (Pemain) yang paling berpengalaman tidak diam saja selama musim dingin, tapi mengirimkan nilai pasti pada para pemain muda.”

Struktur kolaborasi antara pemain veteran sebagai pemimpin dengan para pemain muda ini, diakui Kaka sangat membantu dirinya ketika pertama kali tiba di Italia tahun 2003 lalu. Mereka memiliki peran yang membuat Kaka menjadi salah satu pemain terbaik dunia beberapa tahun silam.

“Ketika tiba pertama kali, saya masih muda dan menemukan sebuah struktur itu yang sangat membantu. Tanpa mereka yang aku temui di Millanelo, saya tak akan bisa menjadi seperti saat ini,”tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Legenda Milan Yakin Rossoneri Berada di Jalur Kemenangan

Vivagoal – Serie A – Eks Pemain AC Milan, Ricardo Kaka memiliki keyakinan besar jika mantan timnya itu kini tengah berada di jalur yang tepat, untuk kembali meraih kejayaan di masa lalu. Menurut Kaka kolaborasi antara pemain veteran dan muda sangatlah penting.

AC Milan kini memang tengah berada dalam tren positif dengan tak terkalahkan di 15 laga terakhir Serie A. Selain itu hingga pekan ke tiga Serie A musim 2020/21, Rossoneri belum sekalipun bisa dibobol oleh lawan.

Penampilan impresif AC Milan ini berawal di akhir musim lalu yang terus merangkak dari peringkat bawah menuju zona Europa League. Kembalinya Zlatan Ibrahimovic dianggap menjadi salah satu faktor kunci kebangkitan Milan.

Menurut Kaka, komposisi pemain muda dan senior di tubuh Milan sekarang memberikan dampak besar pada performa tim secara keseluruhan. Hal itu pernah pula Ia rasakan ketika tiba di Milan pada tahun 2003 lalu.

“Mereka memiliki pengganbungan antara pemimpin dan pemain muda. Ketika tiba pertama kali, saya masih muda dan menemukan sebuah struktur yang sangat membantu,”ujar Kaka dilansir Football Italia.

“Sangat penting untuk terus berlanjut. Bagi saya, Elliot fund (Grup Pemilik Milan) telah menemukan jalur yang tepat, lalu dipertahankan oleh CEO (Ivan) Gazidis. Kerja dari Paolo Maldini (Direktur Olahraga) dan Boban (Mantan Direktur Olahraga) sangat penting.


Baca Juga:


Pengaruh yang diberikan oleh para pemain berpengalaman itu menurut Kaka memang sangat kuat. Ia menilai para pemain muda harus memiliki sosok pemimpin yang bisa menuntun mereka menjadi pemain matang.

“Kita lihat contoh seperti Tim Nasional Jerman tahun 2014. Saya suka pembaruan dari Milan tapi belajar dari para veteran itu fundamental,”ungkapanya.

“Tanpa mereka yang aku temui di Millanelo, saya tak akan bisa menjadi seperti saat ini. Pemain muda saja tidak cukup.

“Coba kita lihat model dari Arsenal. Itu bagus, tapi mereka memenangkan banyak hal beberapa tahun terakhir. Kita perlu sedikit lebih pasti. Bagi saya yang lebih baik adalah, pemimpin dan pemain muda untuk masa depan yang berkualitas.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kisah Tragis Mantan Kapten AC Milan, Riccardo Montolivo

Vivagoal Serie A – Riccardo Montolivo mengaku jika perpisahannya bersama AC Milan terjadi dengan sangat buruk. Meski demikian, ia menegaskan jika I Rossoneri akan selalu berada di hatinya.

Montolivo yang didatangkan Milan dari Fiorentina pada 2012 berhasil mencuri hati publik San Siro. Ia pun kemudian ditunjuk sebagai kapten tim di sana. Montolivo cukup loyal kepada Milan terlebih setelah ia berhasil membantu tim meraih gelar Supercoppa Italiana 2016.

Namun sayang kebersamaan keduanya harus berakhir pada Juni 2019. Namun sebuah fakta menyakitkan muncul di mana laga terakhir Montolivo bersama Milan terjadi pada Mei 2018 tepatnya pada laga final Coppa Italia melawan Juventus.

Absen lama yang dialami Montolivo tersebut bukan karena dirinya cedera parah melainkan hubungan buruk dengan manajemen klub. Situasi memanas ketika ban kapten dicopot tanpa ada penjelasan yang jelas. Montolivo pun tak dimainkan dan dibiarkan menganggur selama satu tahun sebelum akhirnya cabut dari Milan.


Baca Juga:


Kendati perpisahan keduanya sangat menyakitkan, namun Montolivo mengaku akan selalu ada tempat bagi Milan di hatinya.

β€œSetahun kesulitan [di Milan] sangat mirip dengan kisah cinta. Saya akan selalu memiliki Milan di hati saya, katakanlah itu adalah krisis tahun ketujuh,” kata Montolivo pada La Gazzetta dello Sport.

Montolivo bukan menyerah saat masalah tersebut datang. Ia hanya tidak menemukan jawaban atas situasi sulit yang dialaminya di Milan. Ia bahkan mengaku berseteru dengan beberapa petinggi klub atas situasi sulitnya tersebut.

β€œSaya tidak punya jawaban pasti untuk musim terkutuk itu. Dan jawaban yang mereka berikan kepada saya tidak sesuai dengan kebenaran yang ada,” ketusnya.

β€œNamun, saya punya masalah dengan beberapa orang di klub. Dan kemudian, bagi saya, saya yakin saya selalu berperilaku baik,” klaim Montolivo.

Riccardo Montolivo kemudian memutuskan gantung sepatu hanya beberapa bulan setelah pergi dari AC Milan. Tepatnya pada bulan November 2019.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Si “Bebek Tampan”, Eks AC Milan Ingin Kembali Main di Italia

Vivagoal – Serie A – Mantan pemain AC Milan, Alexandre Pato dilaporkan memiliki ambisi untuk bisa bermain kembali di Italia. Tiga tim kabarnya kini tengah mengantri untuk mendapatkan tanda tangan dari pemain asal Brasil tersebut.

Pato sendiri kini berstatus bebas transfer pasca meninggalkan Sao Paulo di Bulan Agustus 2020 lalu. La Gazzetta dello Sport mengungkap jika Pato menolak untuk melanjutkan karirnya di Brasil dan ingin kembali bermain di Italia musim ini.

Dilansir Football Italia, tiga tim, yakni Genoa, Spezia dan Monza tertarik untuk menggunakan jasa pemain berujuluk Si ‘Bebek Tampan’ tersebut.

Laporan Gazzetta dello Sport menyebut jika Genoa telah mempertimbangkan Pato dan namanya belum dicabut dari daftar pemain keinginan Presiden Genoa, Enrico Preziosi.

Sementara pelatih Spezia, Vicenzo Italiano dapat menawarkan kesempatan bagi Pato untuk kembali main di Serie A. Bukan hanya dari Serie A, tetapi tawaran pada pemain berusia 31 tahun itu bisa dari dari Klub Serie B, AC Monza.


Baca Juga:


Faktor keberadaan duo, Silvio Berlusconi dan Adriano Galliani memungkinkan Pato memilih bergabung bersama Monza. Seperti diketahui Pato bermain di Milan ketika Berlusconi dan Galliani masih menjabat sebagai petinggi klub.

Selama musim 2007/08 hingga 2012/13, Pato menjadi salah satu pemain kunci di lini serang Milan. Total Ia bermain di 150 laga dengan sumbangan 63 gol serta tambahan 18 assists bagi Milan di semua ajang.

Ia diboyong Milan dari klub Brasil, Internacional dengan mahar sebesar 24 juta euro atau sekitar 417 miliar rupiah. Sejak bermain untuk Milan, Pato hanya bisa memberikan dua trofi saja, yakni Scudetto musim 2010/11 dan Supercoppa Italiana 2011/12.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sosok Kunci AC Milan Untuk Menangkan Derby Melawan Inter

Vivagoal – Serie A – Mantan pemain AC Milan, Riccardo Montolivo menyebut nama Hakan Calhanoglu sebagai sosok kunci yang bisa membawa kemenangan bagi Rossoneri dalam Derby della Madonnina. Ia yakin mantan timnya itu bisa mengalahkan Inter Milan akhir pekan nanti.

Montolivo memprediksikan AC Milan bakal memenangkan pertandingan degan skor 2-0, dengan Calhanoglu sebagai pusat permainan tim. Perubahan posisi bermain Calhanoglu membuatnya kini bisa leluasa ketimbang di musim selanjutnya.

Di empat laga derby sebelumnya, Milan belum sekalipun bisa meraih poin ketika melawan Inter. Namun menurut Motolivo hal tersebut akan berubah dalam laga yang digelar, Sabtu (17/10) mendatang.

“Saya pikir kuncinya adalah Calhanoglu. Akhirnya Ia bermain di tengah bukan lagi melebar,”ujar Motolivo pada La Gazzetta dello Sport.

“Menempatkannya sebagai sayap adalah hal sia-sia. Dia harus lebih dekat dengan gawang. Lalu saya akan mengatakan Donnarumma juga, yang kini memberikan keajaibannya.

“Dia juga akan menentukan Hari Sabtu nanti. Saya memperkirakan laga itu berakhir 2-0 untuk Milan, dengan gol dari Calha dan Ibra.”


Baca Juga:


Calhanoglu dan Donnarumma sendiri saat ini dikabarkan tengah dalam pembicaraan kontrak baru bersama Il Diavolo. Montolivo pun tak menyanggah jika negoiasi tersebut akan rumit karena Milan memang sangat bergantung pada keduanya.

“Untuk dia (Donnarumma) dan Calha, saya prediksi pembaruan kotrak mereka akan rumit. Tapi kenyataannya Milan tidak bisa bertahan tanpa kedua pemain itu,”ungkapnya.

Menghadapi laga derby ini Milan sendiri sepertinya bisa sedikit lega karena Ibrahimovic telah ikut dalam proses latihan tim.Β  Sebelumnya Ibra harus absen karena positif Covid-19 sementara Ante Rebic masih diragukan kondisinya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bintang Napoli Tak Sabar Tunggu Bulan Januari Untuk Segera Pindah

Vivagoal – Serie A – Penyerang Napoli, Arkadiusz Milik mengungkapkan jika diriya sangat menunggu bursa transfer dibuka kembali pada Bulan Januari tahun depan. Nasib Milik di Napoli kini memang masih abu-abu karena gagal pindah di musim panas lalu.

Menurut Milik Ia tak keberatan untuk menunggu selama tiga bulan. Ia merasa durasi waktu tersebut sama sekali tidak akan berdampak penurunan fisiknya.

Milik mengatakan jika dirinya saat ini tetap aktif melakukan program latihan mandiri. Pemain berusia 26 tahun tak sabar menantikan bursa transfer musim dingin Bulan Januari nanti.

“Sekarang, saya akan menunggu bursa transfer berikutnya dan berharap klub bisa mengerti. Secara fisik, saya tak ada masalah, karena saya berlatih sendiri dengan baik,”ujar Milik pada Sportowefakty.pl.

“Saya akan bermain dengan tim nasional. Dalam tiga bulan, kondisi saya tidak akan terlalu berpengaruh.”

Sebelumnya Milik sempat gencar dikabarkan bakal segera pindah menuju Juventus karena keberadaan Maurizio Sarri. Namun sejak Juve ditangani Andrea Pirlo, mereka lebih memilih pemain lain yang bergabung.


Baca Juga:


Selain Juventus, tiga tim lain yang menunjukan ketertarikan pada Milik, diantaranya AS Roma, Fiorentina, dan Tottenham. Ia sempat pula hampir bergabung dengan Roma, namun urung karena Edin Dzeko tak jadi merapat ke Juventus.

Meski musim lalu Napoli sukses menggondol Coppa Italia, menurut Milik Il Partenopei sebenarnya masih cukup kesulitan pasca hengkangnya Carlo Ancelotti ditambah dengan pandemi virus corona.

“Itu adalah tahun yang aneh karena pandemi. Penampilan kami bukan yang terbaik, karena hanya bisa berada di peringkat ketujuh,”ungkapnya.

“Kami melewati momen yang sangat sulit, juga karena pergantian pelatih. Lalu ada jeda sementara karena virus corona. Tapi musim berakhir dengan cukup baik dan bisa memenangkan trofi klub pertama sepanjang karir saya.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Capai Kesepakatan, Aouar Gagal Gabung ke Juve Karena Hal Ini

Vivagoal – Serie A – Bukan hanya Arsenal, rupanya Juventus pun menjadi tim yang gagal mendatangkan Houssem Aouar dari Lyon di bursa musim panas lalu. Hal ini terkait dengan kegagalan kedua tim mencapai kesepakatan pertukaran pemain.

Menurut laporan dari France Football, kemungkinan kepindahan Houssem Aouar ke Juventus musim panas lalu karena Federico Bernadeschi yang menolak gabung bersama raksasa Ligue 1 itu.

Bersama Arsenal, Juventus jadi dua tim yang cukup gencar dikaitkan dengan pemain berusia 22 tahun itu, namun sama-sama gagal mengamankan jasanya. Padahal menurut media Prancis, Juventus telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Aouar.

Bianconeri dikabarkan telah memberikan proposal penawaran sebesar 50 juta euro atau sekitar 870 miliar rupiah ditambah dengan peminjaman Bernadeschi ke Lyon selama satu musim.


Baca Juga:


Namun rupanya mantan bintang Fiorentina itu menolak keputusan untuk pindah ke Prancis dan lebih memilih bertahan di Kota Turin. Bernadeschi sendiri telah kembali ikut dalam program latihan tim setelah hampir sebulan lamanya absen karena mengalami masalah cedera otot.

Meski gagal bergabung bersama dua raksasa Eropa, Aouar tampaknya tak menunjukan rasa penyesalan sama sekali. Ia justru senang dan bangga tetap bisa membela Lyon.

“Saya senang, ini adalah kota dan timku. Saya bangga mewakili klub ini dan memiliki banyak motivasi untuk membuat Lyon memainkan musim yang bagus,”ujar Aouar pada Telefoot.

“Kami membuat keputusan. Saya senang bertahan disini. Aulas dan Juninho meyakinkanku untuk bertahan di Lyon.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Masa Depan Cuadrado di Juventus

Vivagoal Serie A – Saat ini, Juventus telah mengambil keputusan terkait masa depan Juan Cuadrado. Diketahui bahwa sang pemain tidak akan diperpanjang kontraknya oleh Juventus.

Bisa dibilang, Cuadrado merupakan salah satu pemain pemting Juventus dalam beberapa tahun terakhir ini. Ia bisa dimainkan dalam beberapa posisi baik menjadi bek sayap maupun gelandang sayap.

Dilansir dari Calciomercato bahwa pemain asal Kolombia itu harus bersiap-siap untuk mencari klub baru. Diketahui bahwa kontrak Cuadrado akan berakhir pada 2022 mendatang dan Juventus belum mau untuk memperpanjang kontraknya tersebut.

Dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa Juventus memiliki alasan tersendiri untuk tidak memperpanjang kontrak sang pemain dikarenakan faktor usia.


Baca Juga:


Diketahui bahwa Cuadrado akan berusia 34 tahun saat kontraknya habis pada tahun 2022 mendatang. Pihak manajemen Juvnetus menilai bahwa usia tersebut sangatlah tidak ideal untuk pemain sepak bola. Oleh karenanya, Juventus tak memiliki rencana untuk memperpanjangnya.

Adapun alasan kedua, Juventus tak memperpanjang kontrak sang pemain dikarenakan pihak Juventus memiliki pengganti pemain yang lebih muda. Diketahui Juventus telah mendatangkan Winger baru yakni Federico Chiesa.

Saat ini, Chiesa terbilang masih muda. Ia masih berumur 22 tahun dan menjadi investasi jangka panjang bagi Juventus. Hal tersebut membuat Cuadrado akan tersingkir karena ada Chiesa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS