Home Tags Southampton
SQUAD
Player Position Nationality Age
Kingsley Latham Goalkeeper England 21
M. Elyounoussi Midfielder Norway 26
H. Reed Midfielder England 25
M. Yoshida Defender Japan 32
G. Carrillo Attacker Argentina 29
M. Lemina Midfielder Gabon 27
Cédric Soares Defender Portugal 29
A. McCarthy Goalkeeper England 31
A. Gunn Goalkeeper England 24
H. Lewis Goalkeeper England 23
F. Forster Goalkeeper England 32
J. Vestergaard Defender Denmark 28
J. Stephens Defender England 26
R. Bertrand Defender England 31
K. Walker-Peters Defender England 23
J. Vokins Defender England 20
J. Bednarek Defender Poland 24
K. Danso Defender Austria 22
Y. Valery Defender France 21
S. McQueen Defender England 25
W. Hoedt Defender Netherlands 26
Kayne Ramsey Defender England 20
M. Djenepo Midfielder Mali 22
Oriol Romeu Midfielder Spain 29
J. Ward-Prowse Midfielder England 26
S. Armstrong Midfielder Scotland 28
S. Boufal Midfielder Morocco 27
N. Redmond Midfielder England 26
P. Højbjerg Midfielder Denmark 25
W. Smallbone Midfielder Republic of Ireland 20
N. Tella Midfielder England 21
A. Jankewitz Midfielder Switzerland 19
J. Sims Midfielder England 23
Callum Slattery Midfielder England 21
S. Long Attacker Republic of Ireland 33
D. Ings Attacker England 28
C. Adams Attacker England 24
M. Obafemi Attacker Republic of Ireland 20
D. Nlundulu Attacker England 21
STANDINGS
2019-20 Premier League
Club GP W D L GD Pts
Liverpool 33 29 2 2 47 89
Manchester City 33 21 3 9 47 66
Leicester 33 17 7 9 32 58
Chelsea 33 17 6 10 16 57
Manchester United 33 15 10 8 23 55
See Complete Standings
FIXTURES
Everton
Southampton
Thu, 9/07 05:00 WIB
Manchester United
Southampton
Mon, 13/07 07:00 WIB
Southampton
Brighton
Thu, 16/07 07:15 WIB
Bournemouth
Southampton
Sat, 18/07 02:00 WIB

Tag: Southampton

City Kalah, Guardiola Catat Rekor Terburuk

Vivagoal Liga Inggris – Kekalahan atas Southampton tidak hanya menjadi tamparan bagi Manchester City namun juga bagi Pep Guardiola.

Bertandang ke markas Southampton, Senin (6/7/2020) dini hari tadi, Manchester City harus menerima pil pahit usai kalah tipis 1-0 dari tuan rumah. Kekalahan tersebut memang tidak berpengaruh besar terhadap posisi mereka di klasemen mengingat mereka unggul jauh dari Leicester City di bawahnya.

Akan tetapi, kekalahan tersebut menjadi rekor buruk bagi City khususnya untuk Guardiola. Tercatat mereka sudah menelan tiga kekalahan beruntun dalam tiga laga tandang terakhir. Pertama kali bagi karier Guardiola sejak melatih Barcelona pada tahun 2008 lalu.

Dua kekalahan tandang sebelumnya terjadi ketika mereka kalah 2-1 dari Chelsea dan 2-0 dari Manchester United.

Kekalahan atas Chelsea terasa menyakitkan karena hasil di Stamford Bridge tersebut membuat mereka memberi jalan kepada Liverpool juara Premier League musim ini. Sedang hasil melawan Manchester United membuat mereka tercatat selalu kalah saat bersua sang rival sekota musim ini.


Baca Juga:



Manchester City sendiri masih memiliki kans memetik gelar juara di dua ajang tersia. City masih mentas di FA Cup dan sudah mencapai babak semi-final. Mereka bakalan bertemu Arsenal pada hari Minggu (19/7/2020) mendatang di Wembley Stadium.

Selain itu klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu juga masih berada di Liga Champions yang baru bergulir lagi pada bulan Agustus nanti.

Andai kedua kompetisi tersebut juga gagal, City sudah memiliki satu trofi yakni Carabao Cup usai mengalahkan Aston Villa di babak final.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terbuang dari Liverpool, Pemain Ini Cemerlang Bersama Southampton

Vivagoal – Liga Inggris – Mantan penyerang Liverpool, Danny Ings kini berhasil menemukan performa terbaiknya di Liga Inggris bersama Southampton. Bahkan pria berusia 27 tahun ini hanya berjarak satu gol dari top skor sementara Liga Inggris musim ini, Jamie Vardy.

Danny Ings yang resmi menjadi skuad The Saints bursa transfer lalu, kini menunjukkan performa yang apik. Bahkan Danny menjadi salah satu mesin gol di Liga Inggris musim ini. Kini ia hanya berjarak satu gol dari top skor Liga Inggris sementara ini, Jamie Vardy.

Produktifnya Danny di lini depan Southampton pun diapresiasikan oleh sang pelatih, Ralph Hasenhuttl. Pasalnya Ralph menilai selama ini Danny telah berjuang keras untuk pulih dari cederanya, begitupun selama karantina.

“Kami semua tahu tentang cederanya. Danny kini dalam keadaan fit, ia sudah berusaha dengan sangat keras. Bahkan kini ia dapat memainkan tiga laga dalam sepekan. Saya merasa ia telah menyelesaikan masalah itu.

“Selain itu selama lockdown ia berlatih dengan sungguhan. Dan kami akan mendukung ia untuk terus berkembang, kami juga akan membantu Danny agar dapat mencetak gol lagi dan lagi,” ucap Ralph dikutip dari situs resmi Southampton.


Baca Juga:


Di samping itu, ketajaman Danny Ings memang sangat dibutuhkan The Saints untuk mengamankan posisi mereka dari zona degradasi. Pasalnya kini Southampton berada pada posisi 13 klasemen dan raihan 40 poin.

Sedangkan enam partai yang akan dilakoni Danny bersama rekannya terbilang berat, karena mereka harus berhadapan dengan beberapa klub Liga Inggris seperti, Manchester United, Manchester City dan Everton.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Southampton Ancam Bakal Coret Kaptennya, Kenapa?

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Southampton, Ralph Hasenhuettl mengancam bakal mencopot ban kapten dari lengan Pierre-Emelie Hojberg andai sang pemain tak menambah masa baktinya bersama the Saints!


Baca Juga:


“Saya pikir situasinya tidak baik bagi dia. Sebagai kapten, Anda tidak bisa memimpin tim tanpa memperpanjang kontrak,” kata Hasenhuettl dalam wawancara dengan BBC Radio, sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (3/6).

“Bukan situasi yang baik bermain di tahun terakhir kontrak Anda. Ini bukan situasi ideal, tapi kami punya kesempatan untuk mengendalikannya dan akan berbicara dengan pemain lain sebelum mengambil keputusan,” ujarnya menambahkan.

Sejauh ini, Hojberg memang masih memiliki kontrak selama satu musim ke depan. Ia belum melakukan pembicaraan kontrak baru. Hal tersebut coba dimanfaatkan tim lain. Media Inggris melaporkan jika Tottenham Hotspur membuka kemungkinan untuk memboyongnya di bursa transfer musim panas mendatang.

Sejauh ini, peran Hojberg dalam the Saint terbilang vital. Mantan punggawa Bayern Munchen sukses mengoreksi 29 laga di kancah domestik sebelum dihentikan pandemic Corona Maret lalu. Southampton sendiri kini tengah berjuang menjauhi zona degradasi. Mereka ada di posisi 14 klasemen sementara dengan raihan 34 angka atau berjarak 7 poin dari zona merah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Kisah Sedih Sadio Mane Saat di Southampton

Vivagoal – Liga Inggris – Sebelum tampil gemilang bersama Liverpool dalam beberapa musim terakhir, rupanya Sadio Mane sempat merasakan rasa frustasi semasa bermain di Southampton. Hal itu diungkapkan langsung oleh mantan rekannya, Victor Wanyama.

Menurut Wanyama, Mane merasa seolah rekan-rekannya saat di Southampton itu tak ingin mengoper atau melihatnya bisa mencetak gol. Mane seolah dikucilkan oleh para pemain Southampton yang Ia bela dalam kurun waktu 2014-2016.

Mendapat perlakuan yang tak menyenangkan dari para pemain Southampton, membuat Mane terlihat sangat frustasi. Mane bahkan sampai rela mendatangi Wanyama hanya agar bisa mendapatkan bola.

“Kami seperti sebuah keluarga dengan (Mauricio) Pochettino sebagai kepala keluarga. Tapi Mane dan saya menjalin ikatan persaudaraan yang lebih besar. (Morgan) Schneiderlin juga adalah teman yang hebat,”ujar Wanyama dilansir Goal.


Baca Juga:


“Di satu waktu, Mane datang padaku dan berkata,’Hai teman, mereka wak mau mengoper bola pada saya, bisakah kita berdua bermain lebih dekat? Mereka tak mau saya mencetak gol.

“Saya dengan yakin setuju dan kapan pun mendapatkan bola, saya akan memberikan padanya. Saya ingin memperlakukan dia dengan benar karena Ia adalah pria yang baik.

Sadio Mane bergabung bersama The Saint setelah direkrut dari Red Bull Salzburg di musim panas tahun 2014 lalu. Ia sukses mengemas 25 gol dari total 75 penampilan, termasuk hattrick tercepat sepanjang sejarah Premier League.

Berkat penampilannya tersebut, Liverpool kepincut untuk memboyongnya di tahun 2016. Sejak saat itu, Ia pun menjadi salah satu pemain kunci di lini serang The Reds hingga sekarang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tim Ini Jadi Pelopor Pemotong Gaji di Premier League

Vivagoal Liga Inggris – Southampton menjadi pelopor tim Premier League yang siap memotong gaji pemain dan staffnya di tengah pandemic Corona yang menyelimuti Inggris. Seluruh elemen dalam tubuh the Saints sepakat gajinya bakal tereduksi selama periode April hingga Juni 2020.

“[Keputusan ini diambil] untuk melindungi masa depan klub, seluruh staf yang bekerja di dalamnya, dan komunitas yang kami layani,” begitu bunyi pengumuman di situs resmi klub, Kamis (9/4), dinukil Goal International

Kebijakan tersebut membuat Southampton dipastikan tidak mengambil opsi bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban gaji staff mereka. Menuki laporan sky sports, seluruh staff non pertandingan Soton bakal mendapatkan subsidi dari pemotongan gaji para elemen inti klub. Kisaran pemotongan gaji pemain dan staff inti Soton berkisar di angka 70 persen.

Sebelumnya, kebijakan Liverpool dan Tottenham untuk menerima bantuan pemerintah untuk membayar gaji staff mereka menuai kecaman dari berbagai pihak. Pasalnya, kedua tim tersebut memiliki kondisi finansial yang terbilang stabil dan jauh lebih baik dari Southampton.


Baca Juga:


Dengan ini, the Saints menjadi tim keenam yang mengambi kebijakan pemotongan gaji di Eropa setelah Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, Atletico Madrid dan Borussia Dortmund.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Petinggi Southampton Bocorkan Kelanjutan Liga Inggris

Vivagoal – Liga Inggris – Seluruh klub Liga Premier sepakat Liga Inggris ditunda sampai sampai 30 April mendatang. Pandemi Covid-19, memaksa keputusan ini diambil. Terbaru, petinggi Southampton membocorkan langkah yang mungkin bisa diambil di masa mendatang.

Beberapa media lokal memberitakan liga dapat kembali pada 1 Juni dan selesai dalam waktu enam minggu. Dimana otoritas sepak bola Inggris tetap mengusahakan agar musim 2020/21 tetap bisa dimulai pada Agustus sesuai rencana.

Namun demikian, CEO Southampton, Martin Semmens, punya pandangan lain. Menurutnya liga bisa segera digelar dengan memainkan pertandingan secara tertutup. Dimana dia percaya, sepak bola bisa menjadi hiburan dan penanda semuanya telah kembali normal.

“Ketika semua orang aman dan kami tidak menggunakan sumber daya NHS dan polisi, pemerintah ingin kami kembali bermain karena kami adalah hiburan dan tanda bahwa negara itu kembali normal.


Baca Juga:


“Jika orang ada di rumah selama sebulan lagi dan sepak bola Liga Premier ada di TV setiap hari, itu hanya akan menjadi hal yang baik. Bukan karena kita lebih penting daripada NHS tetapi karena kita dapat memberikan hiburan kepada orang-orang dan menunjukkan bahwa kita melawan balik,” kata Semmens kepada BBC Radio.

Gagasan bermain pertandingan di balik pintu tertutup dengan siaran langsung tersedia untuk pemegang tiket musiman sebelumnya menjadi rencana awal Liga Premier sebelum pandemi corona virus menjadi begitu berbahaya sehingga musim harus ditunda.

Pasca Corona, Premier League Disarankan Main Tiap Hari!

Vivagoal Liga Inggris – Petinggi Southampton, Martin Semmens memberikan usul nyentrik agar Premier League bisa disiarkan setiap hari andai virus Corona mereda. Ia merasa, hal tersebut akan menghibur pemirsa di rumah yang mungkin sudah rindu dengan penampilan tim kesayangannya.

Sejauh ini, hampir semua liga sepakbola di seluruh dunia ditangguhkan lantaran pandemic Corona yang masif menjalar ke seluruh belahan Bumi. Menilik laporan Goal International, ada 307.341 orang positif terinfeksi, dengan total 13.049 kematian dan 92.383 lainnya berhasil sembuh.

Premier League sendiri saat ini tengah dihentikan dan diwacanakan akan mentas kembali di akhir April. Sejauh ini, kasta teratas sepakbola Inggris itu menyisakan 9 hingga 10 laga bagi sejumlah klyb, Semmens menyebut langkah menayangkkan Premier League setiap hari akan disukai pemirsa TV.

“Ketika semua orang aman dan kami tidak memakai sumber daya NHS (kementrian kesehatan Inggris) dan polisi, pemerintah pasti menginginkan kita kembali bermain karena kami adalah sebuah hiburan dan tanda bahwa negara ini mulai kembali ke arah normal,” ungkapnya kepada BBC Radio, dinukil Goal International.


Baca Juga:


“Jika orang-orang berada di rumah untuk satu bulan lainnya dan Liga Primer ada di televisi setiap hari, itu bisa menjadi hal yang bagus. Ini bukan berarti kami lebih penting ketimbang NHS, namun karena kami ingin memberi orang-orang hiburan dan menunjukkan bahwa kita melawan balik.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Obrolan Vigo: James Beattie, Striker Underrated yang Selalu Dicintai

Vivagoal Liga Inggris – Inggris merupakan sebuah negara yang kerap memproduksi yang sejatinya biasa saja namun kerap di cap sebagai pemain overrated. Beberapa nama macam Michel Owen, Emelie Heskey hingga Alan Smith menjadi bukti. Namun di antara ketiga nama tersebut, tersemat nama James Beattie yang menyandang status sebagai Underatted Striker yang seharusnya mendapatkan tempat khusus.

Nama Beattie seakan hadir di generasi yang salah. Reputasi pemain kelahiran 27 Februari 1978 seakan tak terbangun sempurna seperti kompatrotnya yang kerap mendapatkan lampu sorot lebih. Hal tersebut terjadi karena ia lebih banyak membela tim-tim papan tengah macam Blackburn Rovers, Southampton, Everton, Sheffield United, Stoke City hingga Glasgow Rangers. Meski begitu, supporter dari beberapa klub tersebut kerap mengagung-agungkan namanya.

Di Blackburn, Beattie harus puas mengeyam ilmu di akademi the Rovers. Dirinya tak mendapatkan kesempatan yang banyak. Hal tersebut membuat Beattie memutuskan hengkang ke tim lain. Southampton menjadi destinasi keduanya pasca keluar dari Ewood Park. Di tahun 1998, Beattie memutuskan untuk menerima pinangan the Saints.

Baca Juga : Ribut-Ribut Ngobrolin Liga Inggris

Musim pertamanya berakhir manis. Meski hanya mencetak lima gol, beberapa golnya mampu menyelamatkan tim yang bermarkas di St Marry lolos dari jurang degradasi.Bahkan salah satu gol tersebut mengingatkan kita kepada aksi Van Basten di Euro 1988 lalu.

Musim kedua Beattie sejatinya berjalan kurang maksimal karena cedera yang dideritanya. Penyerang kelahiran Lancaster harus menepi hingga 18 bulan. Artinya dalam kalender liga, Beattie tak bermain hingga satu setengah musim. Namun pasca sembuh, ia memberikan kontribusi positif untuk the Saints dengan mencetak 10 gol dari 10 match yang berhasil dimainkan. Bahkan di musim tersebut, Soton berada di posisi 10 klasemen akhir.

Fantastisnya performa Beattie bersama Soton membuatnya yakin dengan tim keduanya tersebut. Ia pun menambah ekstensi kontrak hingga empat tahun ke depan. Namun, produktivitasnya kembali surut karena cedera yang kembali dialaminya. Di musim ketiga, Beattie masih meningkatkan prodiktivitas. Rasio golnya melonjak empat digit dari tahun sebelumnya.

Tahun 2003 merupakan tahun keemasan karirnya bersama Southampton. Di tahun tersebut, Soton mampu menembus babak final Piala FA sebelum dijinakkan Arsenal dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut pun membuat tim asal Selatan Inggris harus puas dengan medali perak. Sementara di untuk rekor pribadi, ia mampu mencetak 23 gol.

Baca Juga: Obrolan Vigo Roberto Baggio: Pemain Hebat yang Tak Dimaksimalkan Pelatih Manapun

Capaian fantastis tersebut membuatnya masuk ke dalam Timnas Inggris di waktu yang bersamaan. Sepanjang tahun 2003, Beattie sempat mencicipi lima caps bersama tim Tiga Singa. Dalam kesempatan tersebut, ia tak dapat mencetak satu gol pun. Setelah tahun tersebut, namanya tak lagi beredar untuk bermain bersama David Beckham dan kolega.

Andai Tak Jual Pemain Terbaiknya, Tiga Klub Ini Bisa Tantang Juara

0

Vivagoal Berita Bola – Beberapa klub besar eropa tak selalu melahirkan bintang mereka sendiri. Banyak dari mereka yang mencomot pemain berpotensi dari klub-klub medioker.

Juventus, Paris Saint-Germain, Liverpool serta Real Madrid begitu kuat dalam mengarungi kompetisi musim ini. Namun laju mereka tentu tak akan sebaik saat ini jika mereka tak mencomot pemain bintang dari klub-klub medioker.

Baca juga: Rahmad Darwan Tegaskan Sudah Menemukan Kekuatan Tim

Berikut ini 3 klub yang berpotensi memiliki kedalaman skuad mumpuni andai tak menjual pemainnya.

  1. Palermo

 

Palermo tentu tak sebesar Juventus, AC Milan, Inter Milan, Lazio, maupun AS Roma. Mereka tak banyak bicara di Serie A dan hanya sering berada di papan tengah.

Namun Palermo dikenal sebagai pemasok pemain terkenal di Eropa. Berikut para pemain yang pernah berseragam palermo dan kini telah mendunia.

Salvatore Sirigu (kiper)
Simon Kjaer (bek)
Andrea Barzagli (bek)
Javier Pastore (gelandang)
Matteo Darmian (gelandang)
Josip Ilicic (gelandang)
Andrea Belotti (penyerang)
Paulo Dybala (penyerang)
Edinson Cavani (striker)

Resmi! Arsenal Tambah Kekuatan di Lini Belakang, Siapa?

Vivagoal Liga Inggris – Perlahan namun pasti, Arsenal mulai merapihkan lini pertahanan mereka. Pasca mendaratkan Pablo Mari dari Flamengo, Gunners dipastikan merekrut Cedric Soares dari Southampton dengan status pinjaman hingga musim ini rampung.

Gunners juga mendapatkan kesempatan lebih dengan merekrutnya di akhir masa peminjaman. Namun untuk meminjamnya, Arsenal harus mngeluarkan dana tak kurang dari satu juta Pounds dan diharuskan membayarkan penuh gajinya sebesar 65 Ribu Pounds per pekan.

Baca Juga: PR Arteta: Masalah Pertahanan Arsenal yang Berantakan

Fullback 28 tahun asla Portugal juga menambah opsi di lini pertahanan tim asal London Utara itu. Mereka memang tak memiliki pemain lain di pos fullback kanan selain Hector Bellerin. Pasalnya, Callum Chambers harus absen hingga Sembilan bulan. Di pos tersebut, Arteta lebih sering meletakan gelandang Ainsley Maltland-Niles, yang sejatinya bermain di pos gelandang dimainkan di posisi tersebut.

Bersama Soton, Soares sudah mengemas 19 laga dan mencetak satu gol dan satu assist. Gunners juga memiliki keuntungan lebih kala mendatangkan sang pemain. Pasalnya, ia juga bisa bermian di pos fullback kiri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS