Tag: Timnas Indonesia U-19

Latihan Tiga Kali Sehari, Shin Tae-Yong Beberkan Kondisi Timnas U-19 di Kroasia

Vivagoal – Liga Indonesia –  Bertolak ke Kroasia untuk menjalani pemusatan latihan, Timnas U-19 digembleng oleh pelatih Shin Tae-Yong. Tercatat, para pemain harus berlatih tiga kali dalam satu hari.

Dikutip dari laman resmi PSSI, skuad Garuda Muda tercatat harus memulai hari dengan latihan pagi pada pukul 10:30, setelah itu dilanjut latihan sore pada 16:00 kemudian latihan malam pada 21:00.

Shin Tae-Yong mengaku beragam materi latihan diberikan pada para pemain. Dari mulai pembentukan fisik, teknik hingga mental jadi hal yang diperhatikan.

“Saat ini perkembangan tim sudah semakin positif setiap harinya. Proses adaptasi pemain berjalan baik dan pemain selalu bekerja keras dan semangat terus. Kami meningkatkan intensitas latihan mulai hari ini dan berikan materi taktik dan lain-lainnya,” kata Shin Tae-yong dikutip laman resmi PSSI.

Lebih lanjut, diakui pelatih asal Korea Selatan tersebut, pihaknya tak mendapatkan kendala berarti selama berada di Kroasia. Infrastuktur dan adaptasi diakuinya berjalan lancar dan mulus.

“Makanan dan fasilitas disini tidak ada masalah bagi kami. Soal lapangan, kami melakukan latihan di beberapa lapangan, jadi tidak hanya satu tempat latihan,” tambah Shin Tae-Yong.


Baca Juga:


Timnas sendiri rencananya bakal menjalani beberapa laga uji coba selama berada di Kroasia. Bulgaria, Kroasia dan Arab Saudi dijadwal bakal jadi lawan mereka sebagai persiapan Piala AFC U-19.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Shin Tae-yong Siap Genjot Fisik Garuda Muda di Kroasia

Vivagoal Liga Indonesia – Timnas Indonesia U-19 sudah tiba dengan selamat di Kroasia pada Minggu (30/8/2020) waktu setempat. Belum sempat recovery, pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong langsung menggelar pemusatan latihan pada sore harinya.

Bagi Shin-Tae yong tidak ada waktu untuk bersantai. Para pemain disebutnya akan digembleng tuk selalu siap menjalani latihan selama berada di Kroasia, dan terhitung sejak hari ini, (31/8/2020), menu latihan dipastikan akan mulai diberikan full.

Pada latihan perdana skuad Garuda Muda yang digelar di daerah Sveti Martin naMuri, Kroasia hari Minggu kemarin hanya sebatas pemulihan usai pemain menempuh perjalanan selama belasan jam, latihan pun hanya dilangsungkan di halaman hotel saja.

“Kami memberikan menu ringan untuk latihan perdana di Kroasia. Latihan sendiri berdurasi selama satu jam, namun belum selesai latihan terjadi hujan deras,” ungkap Tae-yong dilansir dari laman resmi PSSI.

“Sejauh ini kondisi pemain baik-baik saja, tidak ada masalah serius. Mulai hari ini kami sudah akan memulai latihan normal yaitu, tiga kali dalam sehari,” tegas eks pelatih timnas Korea Selatan di ajang Piala Dunia 2018 itu.


Baca Juga:


Pada TC ini, timnas U-19 direncanakan akan melakoni sederet laga uji coba dengan beberapa negara, seperti Kroasia, Bulgaria, Arab Saudi hingga Qatar sebagai salah satu bentuk evaluasi selama melakoni TC di Kroasia.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Dua Pemain Muda Persija Masih Punya Kans Lolos ke Piala Dunia U-20

0

Vivagoal – Liga Indonesia – Pemain muda Persija Jakarta, Sutan Zico dan Figo Sapta dipastikan tidak lanjut dalam pemusatan latihan Timnas U-19 Indonesia. Kedua pemain tersebut harus memupus asa tampil di Piala AFC U-19 2020 yang akan berlangsung di Uzbekistan.

Shin Tae-yong selaku pelatih timnas Indonesia tengah meramping skuad timnas U-19. Dan, Figo dan Zico masuk dalam 11 nama yang di coret pelatih asal Korea itu.

Pelatih Persija U-20, Washiyatul Akmal pun angkat bicara atas keputusan tersebut. Menurutnya kegagalan Figo dan Zico tuk tembus skuad utama adalah hal yang wajar dalam sepakbola.

Akmal pun berharap kedua pemainnya tersebut bisa mengambil pelajaran dari keputusan ini untuk menjadi lebih baik. Sebab, mereka masih memiliki peluang untuk membela timnas Indonesia di Piala Dunia U-20.

“Saya kira kedua pemain ini masih punya kesempatan untuk balik lagi ke timnas terutama tampil ke Piala Dunia. Peluang mereka masih sama dengan yang lain. Yang penting saat ini mereka harus mengevaluasi diri kenapa saya bisa gagal,” kata Akmal dikutip dari laman resmi klub.


Baca Juga:


Selanjutnya Akmal juga yakin kemampuan dua pemainnya juga bisa nantinya bersaing kembali dengan nama-nama yang ada di Timnas U-19. Terlebih nantinya di Elite Pro Academy Persija, kedua pemain ini juga akan kembali menjalani latihan untuk bisa meningkatkan kemampuan sepakbolanya.

“Saya tahu Zico dan Figo, mereka punya kelebihan skill luar biasa, pengalaman juga. Sekarang cambuk bagi mereka karena kita sekarang ini belum ada apa-apanya. Mereka harus lebih giat berlatih dan fokus kedepannya,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Makanan Khas Idul Adha Jadi Pantangan Buat Para Pemain Timnas

Vivagoal – Liga Indonesia – Shin Tae-yong selaku pelatih timnas Indonesia sangat melarang anak asuhnya untuk menikmati makanan khas Idul Adha.

Peraturan ketat ini memang dibuat oleh sang pelatih agar para pemain bisa menjaga kondisi fisik untuk selalu stabil. Hal ini juga dirasakan oleh pemain muda Persija Jakarta, Sandi Arta Samosir.

“Memang saat ini momen bersama keluarga hilang dengan segitiga di kondisi pandemi ini. Pengalaman ini merupakan pertama kalinya dalam hidup saya. Meski lebaran jauh dari keluarga, namun ini merupakan sebuah konsekuensi sebagai pemain sepak bola profesional.

“Saya di sini melakukan salat sendiri di kamar hotel dan tidak berjamaah. Sementara, untuk makanan khas Idul Adha kami juga tidak boleh memakannya,” imbuhnya

“Itu merupakan salah satu larangan keras dari sang pelatih untuk menyantap makanan yang mengandung santan. Padahal, itu merupakan makanan pokok yang dikonsumsi saat lebaran,” lanjutnya.


Baca Juga:


Samosir sangat mengharapkan bahwa pengorbanan besar dirinya saat ini bisa membuat hasil yang memuaskan baik untuk dirinya sendiri maupun Timnas Indonesia U-19.

“Saya mengharapkan bahwa pengorbanan saya saat ini bisa berbuah manis di Timnas Indonesia u-19. Saya akan menjalaninya dengan penuh semangat dan kerja keras agar sang pelatih bisa melirik saya nantinya untuk dijadikan pemain utama,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Ikut Kata Shin Tae-yong, PSSI Setuju Timnas U-19 TC di Korsel

Vivagoal – Liga Indonesia – PSSI sepertinya berubah pikiran dengan akhirnya menuruti keinginan Shin Tae-yong untuk menggelar pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Korea Selatan. Hal itu terjadi setelah PSSI terlihat menyambangi Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta.

Sebelumnya, Shin-Tae Yong menginginkan timnas U-19 bisa menjalani TC di Korsel. Tapi PSSI memberikan syarat bahwa Shin harus lebih dulu merampingkan skuatnya yang berjumlah 46 orang saat ini. Dan setelah Shin boleh membawa para pemain yang sudah fix masuk skuad timnas U-19 ke Korea Selatan..

Atas dasar ini, PSSI pun kemudian melakukan koordinasi dengan pemerintah Korsel melalui Kedubesnya. Mereka disambut hangat oleh Pelaksana Tugas Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Jeon Joyoung.

“Kami disambut baik oleh mereka. Kami membicarakan mengenai pelatih timnas Indonesia, yaitu Shin Tae-yong yang juga berasal dari Korea Selatan. Kami membahas tentang kemungkinan timnas menggelar pemusatan latihan di sana,” ucap ketum PSSI, Mochamad Iriawan dilihat dari laman resmi PSSI.

“Pertemuan ini tentu saja kami syukuri. Saya berharap dengan pertemuan antara PSSI dan Kedutaan Korsel di Jakarta bisa membuat timnas tidak akan kesulitan jika harus terbang ke sana,” sambungnya.


Baca Juga:


Plt Dubes Korsel, Jeon Joyoung juga menyambut baik keinginan dari dari PSSI dan Shin Tae Yong ini. Menurutnya, melalui sepakbola, hubungan Indonesia dengan Korsel diharapkan semakin mesra.

“Saya juga berharap dengan Shin sebagai pelatih sepakbola Indonesia, akan mempererat hubungan kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan, khususnya hubungan baik antara PSSI dan KFA (Federasi sepakbola Korsel). Saya mendoakan dengan Shin Tae-yong, timnas Indonesia bisa lebih baik dan maju di kemudian hari, karena dia sudah bikin Korsel bisa menang atas Jerman di Piala Dunia 2018,” jelas Joyoung.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pemain Muda Barito Pede Lolos Seleksi Timnas U-19

Vivagoal – Liga Indonesia – Pemain Muda Barito Putera, Alif Jaelani berpeluang besar tampil di Piala Asia U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021. Hal tersebut setelah sang pemain mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-19.

Alif memulai latihan secara virtual bersama 43 pemain muda lainnya di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong sejak 14 Mei lalu. Seluruh pemain muda itu bakal berjuang habis-habisan demi menjaga asa untuk tampil di Piala Dunia U-20.

Kesempatan ini disambut baik oleh Alif. Ia mengaku sangat percaya diri bahwa dirinya akan mendapatkan satu tempat di skuad utama timnas.

“Tentu saja saya merasa lebih bersemangat dan lebih termotivasi setelah diberikan kesempatan sekali lagi. Jadi, saya masih merasa memiliki potensi untuk bisa bersaing kembali dan terpilih menjadi salah satu pemain Timnas terbaik,” kata Alif dikutip dari laman resmi klub.

Namun pandemi Corona membuat Alif tak bisa bersua rekan-rekan lamanya di lapangan hijau. Kendati demikian, sang pemain tidak masalah dengan metode latihan lewat aplikasi di smartphone, pasalnya ia tetap merasa mendapatkan porsi latihan yang benar.


Baca Juga:


“Karena keadaan sekarang, dimana situasi penyebaran wabah Covid-19 ini, jadi sistem TC Virtualnya melalui aplikasi zoom secara berjadwal, agar bisa tetap dimonitor dan diarahkan langsung dari pelatih,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Pemain Timnas U-19 Ini Harus Rela Rayakan Idul Fitri di Inggris

Vivagoal – Liga Indonesia – Brilyan Aldama terpaksa harus menghabiskan hari raya idulfitri dengan jauh dari keluarga. Untuk sementara waktu, Brilian dan dua orang temannya yakni Bagus Kahfi dan David Maulana harus menetap di Inggris selagi menunggu klub yang akan didatanginya.

Pada kesempatan waktu, Brylian menyempatkan waktu untuk melepaskan kerinduannya dengan berinteraksi bersama keluarga dan para fans secara virtual. Tiba-tiba, ia mengingat almarhum ibunya yang meninggal pada 2018 silam.

“Saya sangat terpukul saat mendengar ibu saya meninggal. Hal itu membuat saya benar-benar hancur film sedih apalagi saat itu saya sedang membela Timnas Indonesia. Saya sempat berfikir bahwa ingin berhenti untuk menjadi pemain bola,” katanya.

“Namun di sisi lain, saya juga memikirkan bahwa sudah berjuang dari level bawah sampai ke atas seperti ini. Masa saya harus merelakan hal itu semua. Saya sedikit demi sedikit melupakan hal-hal negatif terkait stop main bola,” jelasnya.


Baca Juga:


Walaupun telah wafat, Brilyan bertekad untuk membuktikan kepada almarhum ibunya untuk bisa mencapai cita-citanya menjadi pesepak bola profesional dan bisa berkarir di luar negeri

“Keluarga saya termasuk ibu saya, pasti ingin melihat saya sukses. Mereka juga ingin melihat saya di televisi untuk bermain bola dan bisa dikenal oleh orang. Cara berpikir saya sederhana, bagaimana cara membuat Mama bangga dengan cara saya sendiri yaitu tetap bermain bola,” jelasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Training Center Timnas Indonesia U-19 Terpaksa Ditunda

 Vivagoal – Liga Indonesia – Program Training Center pemain Timnas Indonesia U-19 terpaksa harus ditunda terlebih dahulu karena mewabahnya virus corona.

Nova Arianto sebagai perwakilan pelatih Timnas Indonesia U-19 menjelaskan bahwa saat ini ini Pemerintah belum membebaskan sesi latihan kepada semua olahraga termasuk sepakbola.

“Sudah banyak orang ketahui bahwa mewabahnya virus Corona ini membuat situasi pemusatan latihan yang akan dilakukan di Karawaci terpaksa ditunda. Ini sesuai arahan dari Ketum PSSI dan sekjen PSSI,” kata Nova.

Pemain Timnas Indonesia U-19 sebelumnya telah melakukan sesi latihan di Cikarang dan Thailand pada beberapa waktu yang lalu.

Di Thailand, para pemain telah mendapatkan pelajaran yang cukup berharga karena menjalani latihan fisik yang cukup berat dan enam kali bertanding melawan klub-klub dari Korea Selatan.

Sebagai informasi, sebenarnya Training Center Timnas Indonesia u-19 akan dilaksanakan pada 17 hingga 29 Maret 2020 di Karawaci, Tangerang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Virus Corona Buat Pemusatan Latihan Timnas Berakhir Lebih Cepat

 Vivagoal – Liga Indonesia – Program seleksi pemain Tim Nasional Indonesia U-16 dan pemusatan latihan telah berakhir lebih cepat. Dijadwalkan bahwa para pemain akan selesai pemusatan latihan pada tanggal 20 Maret 2020 mendatang.

Menurut Bima Sakti, pemusatan latihan dipercepat karena arahan dari Presiden dan Gubernur DKI Jakarta.

“Seperti yang sudah kita tahu bahwa wa bapak presiden dan Gubernur DKI telah mencermati terkait penyebaran virus Corona di beberapa daerah di Indonesia. Dan juga ketua umum PSSI juga telah memutuskan untuk menghentikan pemusatan latihan di Bekasi,” jelas Bima Sakti.


Baca Juga: 


Hal ini dilakukan agar para pemain bisa tetap sehat dan fit. Mereka juga akan menjadi generasi penerus pemain Timnas Indonesia pada masa mendatang.

“Ini sudah pertimbangan yang masak. Kami mengharapkan kesehatan para pemain muda Indonesia. Mereka juga akan menjadi cikal bakal pemain Timnas Indonesia pada beberapa tahun kedepan,” jelas Bima.

Kesehatan, Nomor Satu di Sepak Bola Tanah Air

Pelatih Timnas Indonesia U-16 tersebut juga tidak mengharapkan pemusatan latihan ini berakhir seperti ini. Namun, karena tuntutan kesehatan yang didahulukan maka PSSI juga telah bertindak tegas.

“Sebetulnya, kami tidak mau untuk berhenti di sini. Kami juga masih ada ada beberapa sesi latihan dan uji coba. Karena keputusan dari pemerintah kami pun tidak mempermasalahkan.

“Namun, yang perlu diingat kami akan menyelesaikan pemusatan latihan ini setelah wabah virus Corona ini mereda,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Kalah dengan Tim Kampus Korsel, Shin Tae-yong: Banyak Kelemahan Pemain Timnas U-19

Vivagoal – Liga Indonesia – Shin Tae-yong selaku pelatih anyar Timnas Indonesia baru saja menjalani debut yang kurang manis lantaran kalah dengan tim kampus Korea Selatan dalam laga uji coba di Thailand.

Timnas Indonesia U-19 harus dipaksa menyerah dengan Kyung Hee University salah satu tim kampus Korea Selatan di Alvin Football Camp Training, Thailand pada Jumat (24/1).

Waktu pertandingan berlangsung dengan tiga babak lantaran pelatih timnas Indonesia ingin melihat seluruh pemainnya bermain di lapangan.

Shin Tae-yong akhirnya mengetahui atas kekalahan Timnas Indonesia u-19 dengan skor meyakinkan 2-0. Ia menambahkan banyak sekali pekerjaan rumah yang harus diperbaiki oleh para pemain.

Baca Juga: 5 Fakta Kasus yang Menghebohkan Sepakbola Indonesia

“Saya merasa masih banyak sekali PR yang harus diperbaiki oleh para pemain. Sebetulnya, saya sudah cukup puas melihat permainan anak-anak pada pertandingan ini,” ujar Shin Tae-yong dalam situs resmi PSSI.

“Saya juga sangat puas dengan cara kerja para pemain yang telah memiliki progres dan kualitas passing yang cukup mumpuni dan baik,” jelasnya.

“Fisik dari para pemain mulai ada peningkatan signifikan. Kami ajak mereka lari cross country. Saya juga telah melihat bahwa pemain memiliki keberanian untuk melakukan duel dengan pemain lawan,” imbuhnya.

“Saya mengambil sisi positif dari pertandingan hari ini. Saya merasa pemain telah memiliki perkembangan fisik yang baik dan semua pemain secara bergantian telah menunjukkan skillnya,” jelasnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS