
Tak Perlu Disuruh, PSSI Tahun Depan Ada Pergantian!
Vivagoal – Liga Indonesia – Permintaan untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) jadi salah satu rekomendasi yang dikeluarkan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), terkait dengan tragedi di stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Ahmad Riyadh menegaskan bahwa pihaknya baru akan melangsungkan KLB di tahun 2023 mendatang. Permintaan untuk KLB ini memang gencar digaungkan oleh banyak pihak buntut dari tragedi Kanjuruhan, (1/10) lalu.

Tak sedikit yang merasa para pengurus PSS perlu mundur sebagai bentuk tanggung jawab mereka. Tapi Riyadh mengatakan bahwa yang bisa meminta KLB ini hanyalah anggota PSSI saja.
Begitu pula dengan rekomendasi dari TGIPF, yang menurut Riyadh berbentuk sebagai usulan saja. Sehingga, semuanya akan kembali pada berbagai aturan yang sudah ada sekarang.

“KLB itu hak anggota PSSI. Kalau anggota minta sesuai statuta, ya (bisa) terlaksana. Kalau di luar itu, ya tidak bisa serta Merta. Harus melalui statuta yang ada,” ungkap Riyadh, di Mapolda Jatim, Kamis (20/10).
“(Desakan mundur) itu rekomendasi, usulan. Keputusan akhir ya ada di aturan.”
Baca Juga:
- Terus Didesak Mundur, Jubir PSSI: Tidak masalah, kita butuh masukan
- Soal Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan, Jubir PSSI Masih Defensif
- Liga 1 Ditunda Lebih Lama, Belum Tentu Lanjut 24 November
- Hanno Behrens Sudah Tak Sabar Liga 1 Kembali Bergulir
Riyadh lalu mengatakan bahwa agenda untuk melakukan KLB ini sudah ada dalam agenda dari PSSI. Namun, hal tersebut membutuhkan waktu, setidaknya tiga bulan untuk kembali adakan pergantian di PSSI.
“PSSI ga pake disuruh nanti tahun 2023 ya ganti. Perlu proses tiga bulan sebelumnya mundur,” tambah Riyadh.
Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















