Tengah Komunikasi dengan Ajax, Slot Bakal Ditinggal Asistennya?
Sumber: Liverpool

Tebus Mahal Bek Rennes, Liverpool Disebut Bodoh

Rizal Saleh - February 4, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris  Langkah Liverpool merekrut bek muda Prancis, Jeremy Jacquet, menuai kritik tajam, salah satunya dari eks penyerang Barcelona dan AC Milan, Christophe Dugarry terkait dengan harga yang dikeluarkan oleh kubu The Reds.

Pada hari terakhir bursa transfer Januari, Liverpool secara resmi mengumumkan kesepakatan transfer Jeremu Jacquet dari Rennes. Media Eropa melaporkan nilai transfer mencapai 60 juta poundsterling, angka yang langsung memicu perdebatan luas.

Namun Jaquet takkan langsung merapat bersama Liverpool, dan akan kembali bermain untuk Rennes di sisa musim ini. Bek berusia 20 tahun itu baru bergabung secara penuh ke Anfield pada musim panas mendatang.

Jeremy Jacquet Rennes
gettyimages via ligaolahraga.com

Sebelumnya, banyak pihak memperkirakan Chelsea akan menjadi klub Premier League yang mengamankan tanda tangan Jacquet. Namun, Liverpool bergerak lebih cepat dan menuntaskan transfer tersebut, dan membuat agresivitas tim Inggris kembali disorot.

Pengeluaran besar klub-klub Inggris memang kerap menuai kritik dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pengamat menilai kekuatan finansial Premier League menciptakan persaingan yang tidak seimbang di pasar transfer. Terutama bagi klub-klub Eropa lain yang membidik pemain sama.


Baca Juga:


Salah satu Kritik keras datang dari mantan penyerang timnas Prancis dan juara Piala Dunia 1998, Christophe Dugarry. Ia menilai transfer Jacquet sebagai bukti bahwa Liverpool telah kehilangan akal sehat di bursa transfer.

“Ini bukan dimaksudkan untuk menyinggung pemainnya. Jujur saja, dia sama sekali tidak salah dan kami mendoakan yang terbaik untuknya karena pemain yang bagus. Tetapi ketika ada pihak bodoh seperti itu, ya selamat untuk Rennes. Rennes berhasil menemukan orang bodoh seperti Liverpool dengan harga 72 juta euro,” ujar Dugarry, dikutip dari Goal.

Dugarry pun ikut menyinggung soal keputusan Man United yang tahun sebelumnya membawa Leny Yoro di musim panas 2024 dari Lille. Bagi Dugarry tidak ada alasan apa pun yang bisa membenarkan nilai transfer besar itu, sambil menyoroti dampak psikologis bagi pemain muda.

“Baiklah, tetapi lihat hasilnya. Biarkan saja klub-klub Inggris ini terus mengirim puluhan juta euro. Ini bukan lagi soal sepak bola dua kasta, ini sepak bola yang sudah kehilangan akal sehatnya. Hentikan upaya untuk berpura-pura ada pembenaran,” tegasnya.

Jacquet Jeremy
(AFP/FRED TANNEAU via liputan6.com)

“Tidak ada pembenaran sama sekali. Bahkan bagi Jacquet yang malang, transfer ini akan memberi tekanan besar. Anak itu, yang jelas pemain bagus, akan datang dengan beban tekanan yang sangat berat,” lanjutnya.

“Penampilannya akan dinilai secara berbeda, padahal dia tidak pantas diperlakukan seperti itu. Bagi kami yang memahami sepak bola, jangan mencoba membenarkan jumlah ini hanya karena Liverpool punya uang atau alasan lainnya. Itu tidak masuk akal. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi, ini konyol. Bukan soal hukum permintaan dan penawaran, ini konyol, benar-benar konyol.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com