
Terem Moffi dan Jérémie Boga Jadi Sasaran Amukan Pendukung OGC Nice
Vivagoal – Ligue 1 – Situasi panas OGC Nice semakin memburuk setelah menelan enam kali kekalahan beruntun di semua kompetisi. Jérémie Boga dan Terem Moffi jadi sasaran amukan ratusan pendukung OGC Nice yang kecewa atas rentetan hasil minor timmya.
Usai kalah atas Lorient dengan skor 3-1, sekitar 400 suporter menunggu para pemain OGC Nice di tempat latihan pada Minggu malam. Jérémie Boga dan Terem Moffi termasuk di antara mereka yang diserang, tak terkecuali Direktur olahraga Florian Maurice juga menjadi sasaran.
Jérémie Boga dan Terem Moffi, kedua penyerang Nice tersebut dikabarkan telah menjadi sasaran puluhan pukulan dari para suporter. Menurut laporan dari L’Equipe dan RMC Sport, keduanya dinilai gagal menunjukan permainan terbaik saat menelan kekalahan dalam 6 pertandingan beruntun.
Adapun menurut sumber lain, para pendukung OGC Nice sempat memblokir jalur bus, lalu menyalakan suar dan mulai meneriakkan lagu-lagu yang bernada permusuhan. Salah satu perwakilan mereka diizinkan naik ke bus untuk berbicara.
Baca juga:
- Terpilih jadi Pelatih Terbaik Serie A, Conte Dedikasikan untuk Pemain Napoli
- Tepis Rumor Bersitegang dengan Chivu, Lautaro: Dia Pelatih yang Tepat untuk Inter
- Belum Lama Gabung, Kiper Man City Sudah Minta Dijual?
- Bek Sayap Jerman Jadi Rebutan Real Madrid dan Barcelona
Begitu mereka sampai di lantai bawah, situasi dilaporkan berubah menjadi jauh lebih konfrontatif, dengan ludahan dan pukulan keras, terutama pada Moffi dan Boga. Moffi dan Boga juga akhirnya diberi izin beristirahat selama beberapa hari usai insiden tersebut.
Florian Maurice, yang dianggap bertanggung jawab atas rekrutmen yang gagal musim panas lalu, dicemooh habis-habisan. Namun Florian Maurice memilih bungkam saat dimintai keterangan dan itu menjadikan kondisi semakin memanas.

Sementara itu, OGC Nice mengeluarkan pernyataan pada Senin malam yang mengecam peristiwa sehari sebelumnya dan menyatakan dukungannya kepada para korban.
“Klub memahami rasa frustrasi yang ditimbulkan oleh serangkaian penampilan buruk dan pertunjukan yang jauh dari nilai-nilai klub. Namun, ekses yang terjadi selama pertemuan ini tidak dapat diterima. Beberapa anggota klub menjadi sasaran. OGC Nice memberikan dukungan penuh dan mengutuk tindakan ini sekeras-kerasnya,” jelas OGC Nice.

Sedangkan serikat pesepakbola Prancis, UNFP mengutuk sekeras-kerasnya tindakan kekerasan yang tidak dapat diterima yang dialami tadi malam oleh pemain OGC Nice, Terem Moffi dan Jérémie Boga, sekembalinya mereka dari pertandingan melawan Lorient.
“Kekerasan fisik ini tidak dapat ditoleransi dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan frustrasi dalam olahraga apa pun. Tidak ada yang dapat membenarkan tindakan semacam itu, yang secara serius membahayakan kesehatan fisik dan psikologis mereka dan bertentangan dengan semua nilai yang dijunjung tinggi oleh sepak bola, bahkan sepak bola profesional,” imbuhnya.

UNFP segera menghubungi para pemain yang terlibat untuk menyatakan dukungan penuh, menawarkan bantuan, dan memberikan dukungan. Menanggapi kekerasan ini dan pengaduan yang diajukan, UNFP siap mendampingi keduanya dalam mengawal kasus tersebut.
“Kami menyerukan kepada semua pemangku kepentingan sepak bola untuk meningkatkan kewaspadaan dan dengan tegas mengutuk semua bentuk kekerasan di dalam dan di sekitar stadion,” tutup UNFP.
Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com















