
Thom Haye Dibuat Jengkel Sekaligus Bersyukur Oleh Gaya Main Lebanon
Vivagoal – Liga Indonesia – Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, dibuat jengkel sekaligus bersyukur oleh gaya bermain Timnas Lebanon.
Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang ketika menghadapi Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Senin (8/9) malam WIB. Sayangnya, laga yang berakhir dengan skor 0-0 itu juga diwarnai insiden keributan.
Kemarahan pemain Timnas Indonesia tidak lepas dari gaya bermain Lebanon. Mereka tampil dengan strategi bertahan total, permainan yang keras, hingga beberapa kali mengulur waktu.
View this post on Instagram
Thom Haye selaku gelandang Timnas Indonesia pun jengkel dengan gaya main Lebanon. Menurutnya, itu tidak pantas dilakukan karena pertemuan mereka hanya sebatas pertandingan persahabatan.
“Sekarang, semuanya merasa sangat kesal dan kita ingin memainkan permainan kami dan tidak mau itu memberikan pengaruh yang terlalu besar,” ucap Thom Haye di podcast The Haye Way.
“Namun, itu hanya sangat menjengkelkan karena di pikiran Anda ini adalah sebuah pertandingan persahabatan dan Anda hanya ingin menampilkan permainan yang bagus.”
Baca Juga:
- Jay Idzes Soal Keributan Timnas Indonesia Dengan Lebanon: Saya Ingin Pertandingan yang Bersih!
- Kapten Lebanon Yakin Timnas Indonesia Akan Ikuti Gaya Main Mereka Jika Lolos Piala Dunia
- Diwarnai Keributan, Kapten Lebanon Minta Maaf ke Timnas Indonesia
- Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
“Memang, Anda ingin menang, tapi hasil bukan segalanya. Anda hanya ingin tampil bagus melawan tim lain dan membuat permainan yang bagus untuk kedua tim. Jadi, itu rasanya sedikit tidak perlu, dan mungkin itulah kenapa kita jengkel,” tambahnya.
Di sisi lain, pemain anyar Persib Bandung tersebut merasa bersyukur bisa dipertemukan tim dengan gaya permainan seperti itu. Menurutnya, itu diperlukan agar mereka jauh lebih bersiap lagi ke depannya.
Perasaan yang sama juga diungkapkan Kevin Diks. Bek Borussia Monchengladbach itu merasa para pemain Timnas Indonesia harus mengambil sisi positif dari gaya permainan Lebanon.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
“Namun, di sisi lain itu juga bagus karena kami harus mempersiapkan segala hal,” pungkas Haye.
“Saya pikir itu juga menjadi pelajaran yang bagus untuk kami bahwa apapun bisa terjadi di sepakbola. Dan, Anda perlu tenang,” tambah Kevin Diks.
“(Intensitasnya akan jauh lebih tinggi?) Iya, mungkin lebih banyak yang dipertaruhkan. (Ini jadi pembelajaran yang bagus untuk kalian?) Iya.”
Pertandingan melawan Lebanon jadi persiapan Timnas Indonesia jelang ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dijadwalkan skuad Garuda akan menghadapi Timnas Irak dan tuan rumah Arab Saudi pada Oktober 2025.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















