Tottenham Newcastle
(c) John Walton/PA via AP via bola.net

Tottenham Belanja Banyak Pemain, Tapi Lupa Soal Masalah Mentalitas

Rizal Saleh - Agustus 30, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris  Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mengakui perubahan mentalitas para pemain menjadi tantangan terbesar yang harus dihadapinya setelah Spurs kembali menelan kekalahan pada awal musim Premier League 2026/2027.

Masa-masa kelabu masih menyelimuti Tottenham Hotspur saat lakoni pekan kedua Liga Inggris musim ini. Menghadapi Newcastle United, Spurs tumbang dua gol tanpa balas, yang ironisnya di kandang sendiri tadi malam WIB.

Hasil itu membuat Spurs menjalani start yang sangat mengecewakan dengan menelan dua kekalahan dari dua pertandingan pertama. Lebih buruk lagi, Spurs belum mencetak satu gol pun dan kini berada di dasar klasemen

Padahal mereka menjadi salah satu tim yang tidak hanya membeli banyak pemain, tapi menggelontorkan dana selangit di bursa musim panas 2026. Total The Lilywhites menghabiskan dana hingga 320 juta pounds, untuk pemain seperti Sandro Tonali dan Matheus Fernandes.

Kekalahan dari Newcastle terasa semakin menyakitkan karena Tottenham sebenarnya tampil lebih dominan pada sebagian besar pertandingan. Namun, momentum berubah setelah Anthony Elanga mencetak gol pada pertengahan babak kedua.

Tottenham tidak mampu memberikan respons berarti setelah tertinggal. Newcastle kemudian menggandakan keunggulan melalui Yoane Wissa yang memanfaatkan bola muntah dari jarak dekat sekaligus memastikan Spurs pulang tanpa poin.

Berbagai suara sumbang lantas di alamatkan pada Spurs, utamanya pada sang manajer, Roberto De Zerbi. Eks pelatih Marseille itu pun tidak membantah ketika ditanya apakah persoalan mentalitas menjadi masalah terbesar yang sedang dihadapinya.


Baca Juga:


“Kamu benar. Mentalitas adalah masalah terbesar, tantangan terbesar, dan tujuan terbesar kami adalah menemukan mentalitas yang tepat. Sayangnya, kita tidak bisa membeli mentalitas di bursa transfer,” ujar De Zerbi seperti dikutip Goal.

De Zerbi menyadari bahwa membangun mentalitas sebuah tim tidak dapat dilakukan secara instan. Termasuk ketika klub telah melakukan investasi besar untuk mendatangkan banyak pemain baru, seperti yang dijalankan Spurs musim panas ini.

“Sepak bola seperti sulap. Kamu bisa mengganti banyak pemain dalam satu bursa transfer dan langsung menemukan keseimbangan, tetapi kita juga bisa membutuhkan waktu lebih lama. Saya ingin mencapai tujuan ini dengan cepat, sesegera mungkin, karena hal itu sangat penting untuk bisa memainkan sepak bola dengan baik,” lanjutnya.

Investasi besar dilakukan untuk memperkuat skuad sekaligus membangun tim yang sesuai dengan filosofi permainan De Zerbi. Namun, banyaknya pemain baru juga menuntut proses adaptasi, membangun ikatan kuat yang belum terjalin sekarang.

Meski start Tottenham berjalan buruk, De Zerbi tidak kehilangan keyakinan terhadap proyek klub. Ia menilai perubahan besar memang membutuhkan proses, tetapi percaya fondasi yang sedang dibangun akan memberikan hasil dalam jangka panjang.

“Rencana dan proyek klub, termasuk apa yang sedang kami lakukan untuk membangun kembali tim dengan pemain-pemain baru, merupakan rencana dan proyek yang luar biasa. Saya tidak memiliki keraguan mengenai hasil akhir dari proyek ini,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com