
Tutupi Lambang Homophobia, Pilar Monaco Diskors Empat Laga
Vivagoal – Ligue 1 – Lantaran menolak mengkampanyekan anti homophobia pada laga melawan Nantes, gelandang AS Monaco, Mohamed Camara harus diskor empat laga oleh operator Ligue 1, LFP.
Camara menolak mengkampanyekan Gerakan antihomophobia yang digagas LFP beberapa waktu lalu. Ia menutupi badge tersebut dengan solatip putih. Hal tersebut berdampak pada dipanggilnya sang pemain oleh komite disiplin Ligue 1.

Sebelumnya, sang pemain sudah diajak berdiskusi oleh pihak klub terkait keenganannya menggunakan badge tersebut pasca menolak berfoto jelang laga di antara spanduk bertuliskan “Homophobia Football.”
Baca Juga:
- Legenda Man United Jadi Calon Pengganti Maresca di Leicester
- Mats Hummels Kecewa Tak Dipanggil Julian Nagelsmann
- Wonderkid Brasil Kian Dekat ke Chelsea, Real Madrid Khawatir Kehilangan Incarannya?
- Presiden Galatasaray Bakal Bertemu dengan Agen Gundogan, Bahas Transfer?
Ada potensi Camara bakal menghadapi larangan tampil dalam 10 laga. Namun Ligue 1 hanya akan menjatuhkan sanksi selama empat laga ke depan. Artinya, andai ia masih bermain di AS Monaco pada musim depan, ia bakal melewatkan laga Piala Super Pranci melawwan PSG dan tiga laga Ligue 1 musim 2024/25.
Dalam keterangan terbaru Get France Football News, CEO AS Monaco, Thiago Scuro meminta maaf terkait tindakan Camara. Adi Hutter selakku juru taktik pun sempat memberikan pandangan terkait aksi yang dilakukan Camara dan siap melakukan diskusi internal kepada sang pemain. Mentri Olahraga Prancis, Amelie Oudea-Castera juga mengklaim sanksi yang dijatuhkan pada sang pemain merupakan sanksi kuat lantaran tindakannya tak bisa diterima.
Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com















