
Uruguay Tersingkir Tragis, Marcelo Bielsa Akui Salah Strategi
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa buka suara terkait kegagalan timnya menembus babak 32 besar Piala Dunia 2026. Uruguay tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai menelan hasil buruk di Grup H.
Marcelo Bielsa menilai timnya cukup pantas mendapatkan hasil lebih baik di fase grup. Meski begitu, Marcelo Bielsa secara jantan menerima gelombang kritik setelah Uruguay dipastikan angkat koper lebih awal.
“Kami bermain untuk mendapatkan tujuh poin, tetapi kenyataannya kami hanya mampu mengemas dua poin,” ujar Bielsa seperti dalam laporan France 24.

Bielsa menyoroti beberapa kekurangan timnya di ajang ini. Ia menilai lemahnya penyelesaian akhir serta rapuhnya lini pertahanan yang menjadi biang kerok kegagalan La Celeste.
“Kami gagal mencapai rasio yang ideal antara peluang yang diciptakan dan gol yang tercipta. Di sisi lain, proses terjadinya gol-gol yang bersarang ke gawang kami sangat buruk. Gol-gol itu seharusnya bisa dihindari.” katanya.
Menanggapi kekecewaan publik, mantan pelatih Leeds United ini menolak mencari kambing hitam. Ia pun siap bertanggung jawab atas hasil tersebut dan akan mempebaikinya di masa depan.
Baca Juga:
- LOSC Lille Selangkah Lebih Dekat Amankan Jasa Winger Muda Turki
- Resmi Gabung RC Lens, Michael Cuisance Siap Rajut Kembali Mimpi Eropa
- Eks Striker Barcelona dan Arsenal Ini Dijual Marseille dengan Harga Miring
- Tangan Kanan Bojan Hodak Resmi Tinggalkan Persib
“Para jurnalis dan pendukung Uruguay sepenuhnya berhak menyalahkan saya. Saya adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kegagalan ini, dan saya harus menerimanya.”
Laga penentu melawan Tanjung Verde yang berakhir imbang 2-2 menjadi sorotan tajam, terutama performa kiper veteran Fernando Muslera yang melakukan blunder fatal pada dua gol lawan.
Uniknya, Bielsa membeberkan bahwa keputusan menarik keluar kiper berusia 40 tahun itu di jeda babak pertama murni atas permintaan sang pemain sendiri.
Selain isu penjaga gawang, Bielsa juga memicu kontroversi setelah menarik keluar bintang Real Madrid, Federico Valverde, saat laga baru berjalan 60 menit.
“Muslera sendiri yang memutuskan untuk diganti pada jeda babak pertama. Sementara untuk Valverde, saya menggantinya dengan Federico Vinas karena tim membutuhkan kehadiran fisik yang lebih kuat di lini serang,” jelasnya.
Bielsa tidak menampik bahwa keputusannya kembali mempercayai Muslera berakhir blunder. Namun, ia memiliki alasan emosional dan teknis untuk tetap memasang pahlawan Uruguay di Piala Dunia 2010 tersebut.

“Saya tidak membantah penilaian buruk atas performa Muslera. Namun, di saat yang sama, dia adalah kiper yang baru saja menjalani musim yang luar biasa, serta memiliki kepribadian dan karakter yang kuat,” tambah Bielsa.
“Saya paham sudut pandang Anda (media), tetapi keputusan saya saat itu adalah untuk menjaga mental dan kepercayaan diri Muslera, bukan untuk menghancurkannya,” pungkasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















