5 Fakta Dibalik Suksesnya Jebolan Akademi Ajax

0
1800

5.Persaingan dengan Akademi Lain

Tidak lengkap rasanya jika berbicara tentang akademi sepakbola tanpa melibatkan Arsenal dan Barcelona. The Arsenal Academy dan La Masia merupakan dua akademi yang juga terkenal akan kualitas pemain mudanya. Di samping itu terdapat juga Real Madrid’s La Fabrica dan Schalke’s Knappenschmeide juga merupakan penantang utama di jajaran akademi sepakbola.

 

Di Ajax, sepakbola merupakan gaya hidup. Para pemain muda diajarkan untuk menjadikan sepakbola sebagai sarana pengembangan dan pendewasaan mental mereka secara keseluruhan.

Bicara tentang pemain muda, Edwin van der Sar, yang merupakan CEO Ajax Amsterdam mengatakan, “Tapi kami (Ajax) adalah (klub kecil) jadi kita harus saling membantu, untuk membuat satu sama lain semakin besar.

Baca Juga :  Jika Persija Juara, Maka Bepe Pamit Pensiun

Kamu memiliki rencana untuk dirimu sendiri dan bagaimana anda ingin berkembang tapi Ajax memberi kami (jajaran staf) kesempatan pertama dan kami ingin membagikan pengetahuan kami. Kami tidak memiliki pemain bintang dalam skuat saat ini yang memiliki pengalaman menjadi juara. Kami ingin berbagi itu.”

“Kami menerima itu dengan satu cara, jika kamu berusia 27, 28 dan masih bermain untuk Ajax mungkin anda tidak cukup baik untuk berada di puncak Eropa karena semua pemain ingin berada di puncak Eropa.

Jadi kami harus memastikan ada pemain yang lebih cepat dan lebih kuat dan lebih baik untuk tim utama mungkin dibandingkan dengan tiga, empat, atau lima tahun lalu. Kami ingin memiliki skuat muda terbaik di Eropa,” kata Van Der Sar dilansir dari Sportskeeda.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here