5 Fakta Transfer Terburuk di Musim 2023/24

5 Fakta Transfer Terburuk di Musim 2023/24

Heri Susanto - Juni 3, 2024
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Moises Caicedo
5 Fakta Transfer Terburuk di Musim 2023/24
Moises caicedo, Foto: dok situs resmi Chelsea

Chelsea harus mengeluarkan dana tak kurang dari 115 juta paun dari Brighton guna mengamankan sosok asal Kolombia itu. Transfer Caicedo menjadikannya sosok termahal di Inggris. Namun eksektasi terkait performa sang pemain yang mampu tampil brilian justru harus dikubur rapat-rapat.

Sang pemain sejatinya masih mampu mendulang 48 laga di lintas kompetisi dan mengepak satu gol serta empat assist. Namun catatannya dianggap kurang menggigit. The Blues dianggap terlalu banyak menghamburkan dana untuk pemain 22 tahun lantaran ia belum sepenuhnya matang.

Chelsea nampak belum bisa belajar dari transfer Enzo Fernandez musim lalu yang juga belum mampu memberikan imrpesi sampai hari ini dan Caicedo adalah nama lain yang dianggap sebagai pemborosan. Sekedar catatan, kedua nama itu membuat the Blues harus mengeluarkan transfe lebih dari 200 juta paun!

  1. Sandro Tonali
5 Fakta Transfer Terburuk di Musim 2023/24
Sandro Tonali, Foto: dok Twitter @caughtoffside

Sandro Tonali datang ke Newcastle United dengan status sebagai bagian dari kesuksesan AC Milan yang mendulang Scudetto dua musim lalu. Magpies harus mengeluarkan 64 juta Euro sebagai transfer untuk mengamankan sosok yang digadang sebagai Next Andrea Pirlo itu.

Ia sempat tampil dalam 12 laga di lintas kompetisi. Namun ada penyidikan terkait kasus judi yang dilakukannya di Italia. Hal tersebut membuat Tonali harus diskors hingga Agustus 2024 mendatang. Magpis baru bisa memaksimalkan potensi sang pemain di musim depan dan kontribusinya di sepanjang musim lalu sama sekali tak terlihat.

  1. Randal Kolo Muani
5 Fakta Transfer Terburuk di Musim 2023/24
Sumber: PSG Post

Randal Kolo Muani memiliki reputasi sebagai pencetak gol ulung ketika masih bermain di Eintracht Frankfurt. Ia sukses mengepak 26 gol dan 17 assist dari 50 laga yang dimainkan bersama Die Alder. PSG pun ingin mengamankan sang pemain guna membuat trisula di lini depan bersama Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

Kolo Muani datang dengan mahar 95 juta Eurp. Namun yang terjadi, ia justru paceklik performa. Musim lalu, sang pemain hanya mampu mendulang 9 gol dan 6 assist dari 40 laga yang dimainkan di lintas kompetisi. Tingginya valuasi yang dikeluarkan Les Parisiens membuat sang pemain sebagai pemborosan yang nyata di klub.

Pembuktikan mantan punggawa Nantes bakal dilihat di musim depan. Ia bakal kembali diandalkan Luis Enrique bersama Ousmane Dembele lantaran Mbappe sudah memutuskan angkat kaki ke Real Madrid pasca kontraknya berakhir.


Baca Juga:


  1. Oriol Romeu
5 Fakta Transfer Terburuk di Musim 2023/24
Sumber: Twitter Fichajes

Barcelona harus mencari pengganti Sergio Busquets yang kontraknya berakhir di musim panas kemarin. Di tengah dana yang menipis, mereka harus mencari pivot anyar dan Oriol Romeu, mantan pemain mereka didatangkan dari Girona dengan mahar 7 juta Euro.

Di awal kedatangan Romeu masih mampu tampil prima. Namun setelahnya, performa sang pemain menurun dan lebih sering akrab dengan bangku cadangan. Belakangan, ia diketahui memiliki masalah pada mentalnya dan tengah berjuang memperbaiki hal tersebut.

Musim lalu, sosok yang sempat memperkuat Chelsea hanya mengepak 1.400an menit bermain dan mendulang satu gol. Ada potensi ia bakal kembali ke Girona di musim panas ini dan Barcelona tengah bergegas mencari pivot baru lagi.

  1. Naby Keita
5 Fakta Transfer Terburuk di Musim 2023/24
Sumber: Twitter @werderbremen_en

Naby Keita merupakan rekrutan gagal Liverpool di bawah komando Jurgen Klopp. Ia banyak mengalami cedera dan ketika fit, ia tak mampu bersaing dengan pemain lain. Hal tersebut membuatnya akrab dengan bangku cadangan alih-alih turun ke lapangan guna mengomando lini tengah.

Di musim panas kemarin, the Reds melepas investasi seharga 60 juta Euro secara gratis dan Werder Bremen menampungnya, Ia masih kerap mengalami masalah cedera dan belakangan kerap terjebak aksi indisipliner. Musim lalu, ia hanya bermain 5 laga di Bundesliga dan mengoreksi 100an menit bermain!

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com