5 Fakta Uli Hoeness, Legenda Bayern Munchen

5 Fakta Uli Hoeness, Legenda Bayern Munchen

Fachrizal Wicaksono - Desember 10, 2019
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

1. Pensiun di Usia Muda

Uli Hoeness sempat bermain sebagai penyerang sayap kiri dengan pemain amatir TSG Ulm 1846 pada tahun 1970. Tak lama kemudian, ia direkrut oleh Udo Lattek , yang saat itu menjadi manajer klub raksasa Bundesliga, FC Bayern Munich .

Tak lama bergabung dengan Munchen, Hoeness telah mencetak enam gol dalam 31 pertandingan. Alhasil, The Bavarians finis di posisi kedua, di belakang Borussia Mönchengladbach. Meskipun tak mendapatkan Piala Bundesliga, Hoeness sukses membantu meraih piala domestik lainnya.

Selama delapan setengah tahun bermain bersama Bayern, Hoeness telah menikmati kesuksesan besar. Tercatat, ia telah memenangkan delapan gelar utama, termasuk tiga gelar liga dan sisanya trofi Piala Eropa.

Baca Juga: 5 Fakta Michel Platini, Legenda Juventus

Pada musim 1973-74, itu merupakan kompetisi terakhir dari sosok Uli Hoeness. Dalam beberapa pertandingan terakhirnya, saat Bayern Munchen melawan Atlético Madrid, Uli Hoeness telah melakukan penampilan paling luar biasanya.

Di laga tersebut,  ia berhasil mencetak dua gol dalam kemenangan atas Atletico Madrid dengan skor 4-0. Namun, di laga final Piala Eropa tahun berikutnya, ia menderita cedera lutut yang ia tidak pernah sepenuhnya pulih saat melawan Leeds United ,

Pada akhir 1978, Hoensess dipinjamkan ke klub tetangga Bayern,  FC Nürnberg , di mana ia berharap bisa mendapatkan lebih banyak menit bermain untuk mengembalikan performa terbaiknya.

Namun, recovery yang ia jalani gagal total. Akhirnya, Hoeness dipaksa untuk pensiun dini saat dia berumur 27 tahun. Tercatat, ia telah tampil dalam 250 pertandingan di divisi teratas Jerman, dan mencetak 86 gol.