5 Tim Underdog yang Sempat Gegerkan Dunia

0
388
5 Fakta Tim Underdog

Vivagoal 5 Fakta – Bukan hal aneh kita tim besar yang dihuni pemain-pemain bintang berhasil menjuarai sebuah kompetisi atau turnamen. Sebaliknya, publik kerap dibuat berdecak kagum dengan kejutan dari tim berlabel kuda hitam.

Kita tentu ingat saat FC Porto yang kala itu menjadi kuda hitam berhasil memenangi Liga Champions 2003/04. Bak mimpi di siang bolong, mereka menjadi yang terbaik di Benua Biru usai menundukan AS Monaco.

Ungkapan ‘Tak Ada yang Mustahil di Sepakbola’ nampak benar adanya. Selain Porto, banyak klub bahkan Tim Nasional yang membuat kejutan ketika mereka dianggap mustahil bisa berbicara banyak dalam sebuah ajang.

Kali ini, Vivagoal merangkum 5 tim kuda hitam yang sukses melawan kemustahilan di ajang bergengsi dunia. Berikut daftarnya:

1.Yunani – Euro 2004

YunaniTim Nasional Yunani untuk Euro 2004 selalu layak masuk daftar tim underdog tersukses. Bagaimana tidak, berada di grup neraka Yunani mampu menjawab semua keraguan.

Berada satu grup dengan Spanyol, Rusia dan Portugal, Yunani dianggap hanya akan menjadi penggembira. Tapi kenyataan berkata lain, tuan rumah Portugal ditaklukan dengan skor 2-1, Spanyol ditahan 1-1 dan meski kalah 2-1 dari Rusia mereka tetap berhak melaju ke fase gugur usai unggul selisih gol.

Di babak selanjutnya, Yunani tak henti memberi kejutan. Prancis dan Republik Ceko ditundukan dengan skor tipis 1-0. Hingga akhirnya, mereka kembali ditantang Portugal di partai final. Hebatnya, Yunani berhasil membungkam tuan rumah lewat gol Traianos Dellas di perpanjangan waktu.

Usai juara, skuad besutan Otto Rehhagel malah panen kritikan. Mereka dikecam lantaran kerap mempertontonkan sepak bola negatif dengan selalu berorientasi pada pertahanan. Di sisi sebaliknya, bermain bertahan merupakan satu-satunya cara untuk memperlebar harapan di dalam turnamen mengingat mereka sama sekali tidak diunggulkan.

2.Jerman Barat – Piala Dunia 1954

Berhadapan dengan Hungaria di final Piala Dunia 1954 bak mimpi buruk buat Jerman Barat. Pasalnya, Hungaria, saat itu merupakan tim terbaik dunia. Mereka bahkan jadi tim pertama yang bisa mengalahkan Inggris di Wembley (6-3) setahun sebelum Piala Dunia digelar.

Keganasan Hungaria di turnamen tak perlu diragukan. Sejak fase grup,  mereka juga mengalahkan favorit juara, Brasil dan sang juara bertahan, Uruguay.

Bertemu dengan Hungaria di final, seolah bunuh diri bagi Jerman Barat. Sebagai unggulan, semua pihak menganggap, Hungaria bakal menang mudah. Benar saja, delapan menit pertandingan berlangsung, Hungaria langsung unggul 2-0.


Baca Juga: 


Tertinggal, Jerman Barat coba bangkit, selang 10 menit, mereka sukses menyamakan kedudukan. Bermain di lapangan berlumpur dan basah setidaknya memberi angin segar buat Jerman Barat. Pasalnya, skema permainan Hungaria jadi berantakan karena tak bisa mempertontonkan passing-passing pendek yang selalu jadi andalan.

Tanpa diduga, tepatnya pada menit ke-84, keajaiban terjadi. Helmut Rahn mencetak gol dan memastikan Jerman Barat mengangkat trofi.  Selanjutnya laga ini dikenal dengan The Miracle of Bern lantaran kemustahilan yang berhasil dipatahkan dalam pertandingan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here