
Kisruh Barcelona dan Marc-Andre Ter Stegen Hampir Mencapai Titik Didih
Vivagoal – La Liga – Perselisihan Barcelona dan Marc-Andre Ter Stegen menemui babak baru. Hal ini disebabkan La Liga menolak tinjauan laporan Barcelona soal cedera Marc-Andre Ter Stegen. Hubungan Barcelona dan Ter Stegen pun hampir mencapai titik didih.
Situasi ini bermula dari cedera punggung Marc-Andre Ter Stegen yang memerlukan masa pemulihan panjang, atau sekitar 3 bulan. Akan tetapi hal ini justru dimanfaafkan Barcelona untuk tidak mendaftarkannya pada La Liga musim ini.
Dalam proses pemulihan dan operasi punggungnya tersebut, Marc-Andre Ter Stegen rupanya tidak melibatkan tim medis Barca secara penuh. Bahkan, kiper asal Jerman itu menolak melaporkan hasil pemeriksaan itu kepada Barca. Barca pun langsung merespons.
Baca Juga:
- Bintang Liverpool Enggan Pusingkan Soal Harga Transfernya dari Leverkusen
- Pilar Napoli Masih Nantikan Pinangan dari Tim Ibukota Spanyol
- Diterbangkan dengan Jet Pribadi, Wonderkid Club Brugge Segera Jalani Tes Medis Bersama Milan
- Cegah Pemain Malas, Amorim Siapkan Teknologi Khusus di Man United
Seperti yang dilaporkan Mundo Deportivo, Barcelona akhirnya membuat laporan baru terkait cedera Ter Stegen yang memerlukan masa pemulihan selama 4 bulan. Ini merupakan salah satu cara mengakali aturan di La Liga agar tidak mendaftarkan sang pemain.
Terlebih dalam hal ini, bobot cedera selama 4 bulan tersebut bisa membuka jalan Barcelona untuk terbebas dari 50% gaji pemainnya itu. Namun di sisi lain, situasi ini memberi isyarat bahwa Barca sudah siap melepas Ter Stegen dengan berbagai bentuk skema kepindahan.
Dengan tidak mendaftarkan Ter Stegen, maka Barca bisa merampingkan beban gaji, termasuk mendaftarkan dua rekrutannya, yakni Joan Garcia dan Marcus Rashford ke La Liga. Sayangnya Ter Stegen pun memberi perlawanan kepada Barca.

Mantan penjaga gawang Borussia Mönchengladbach itu menolak menandatangani dokumen yang menyebutkan bahwa dirinya harus absen selama 4 bulan. Dokumen ini sedianya akan dikirim ke Dewan Medis La Liga, untuk memuluskan rencana Blaugrana.
Atas situasi yang terjadi Barcelona mulai melirik opsi lain untuk menempuh jalur hukum atau membuka kemungkinan untuk mengakhiri kontrak secara sepihak tanpa kompensasi. Pasalnya Barca merasa dirugikan dengan tindakan sang pemain.
Kondisi ini juga membuat Barca panik karena kemungkinan, masalah ini menghambat proses pendaftaran rekrutan lainnya. Apalagi Barca hanya memiliki waktu dua pekan sebelum tampil menghadapi pertandingan perdananya di La Liga menghadapi Mallorca.
Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com















