
Usai Permalukan Persija, Thom Haye Dapat Ancaman Pembunuhan
Vivagoal – Liga Indonesia – Kabar mengejutkan datang dari gelandang Persib Bandung, Thom Haye usai mengantarkan timnya meraih kemenangan atas Persija Jakarta. Thom Haye mengaku, ia dan keluarganya mendapat ancaman pembunuhan.
Hal ini disampaikan Thom Haye dalam unggahan Instagram Stories-nya selepas laga Persib versus Persija. Laga tersebut digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Persib Bandung sukses meraih kemenangan atas Persija dengan skor tipis, 1-0. Gol sematawayang di laga Derbi Indonesia tersebut dicetak oleh Beckham Putra saat laga baru berjalan 5 menit.
Gol tersebut bermula dari umpan kiriman umpan Berguinho yang gagal disapu oleh Bruno Tubarao. Bola liar itu langsung dikemas Beckham Putra menjadi gol dan Stadion GBLA pun langsung bergemuruh.
Baca Juga:
- Inter Milan vs Napoli: Prediksi dan Jadwal Pertandingan
- Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman Sudah Tiba di Indonesia
- Diisi Banyak Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Persija Akui Skuad Persib Berkualitas
- Pelatih Persib Ingin Jaga Tren Positif Saat Menjamu Persija
Selepas gol tercipta, tensi pertandingan kian mendidih. Kontak fisik terus terjadi dan Persija kian tertekan usai harus tampil dengan 10 pemain. Bruno Tubarao diusir wasit usai sengaja menginjak kaki Beckham.
Namun hingga peluit panjang dibunyikan dan Persib meraih kemenangan, tensi panas itu tetap berlanjut. Thom Haye secara terang-terangan mendapatkan ancaman pembunuhan dari orang tak dikenal.

“Kami memenangkan derbi hari ini, dan saya bangga dengan tim kami dan Bobotoh. Saya benar-benar percaya sepakbola Indonesia memiliki potensi. Gairah dan suasananya istimewa,” buka Thom Haye.
Dalam pernyataan di Instagramnya, ada beberapa orang dengan sengaja mengirimkan pesan singkat kepada ia dan keluarga. Thom Haye mengaku kecewa atas tindakan tersebut.
“Pada saat yang sama, saya meras sedih, sangat disayangkan bahwa terlalu banyak pertandingan yang dibayangi oleh perilaku tidak sopan dan pelanggaran yang tidak perlu,”
“Sangat disayangkan melihat pemain berkontribusi di pertandingan ini dan merusak kualitas permainan. Gila kalau itu dibicarakan cuma mau berkelahi saja. Rasa hormat sangat penting untuk perkembangan permainan.” lanjutnya.
Thom menyebut, ini merupakan tindakan yang berlebihan karena sepakbola seharusnya bisa menjadi sarana pemersatu bangsa. Apalagi sepakbola Indonesia memiliki potensi besar menjadi lebih baik.
“Dan satu hal terakhir. Saya dapat mengambil banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi dengan penuh rasa hormat meminta kepad orang-orang yang mengirimkan harapan kematian dan pesan mengerikan kepada seluruh keluarga saya untuk berhenti. Sepakbola seharusnya tidak pernah berjalan sejauh ini,” imbuhnya.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Gelandang bernomor punggung 33 itu pun meminta agar pihak yang melakukan pengancaman segera berhenti karena dampaknya bisa memperburuk wajah sepakbola Indonesia di masa depan.
“Mari bersama-sama membangun lingkungan sepakbola yang lebih baik untuk pemain, penggemar, dan masa depan sepakbola Indonesia.” tutup Haye.
Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















