
Mantan Juventus Bahagia Jika Bianconeri Gagal Lolos Liga Champions Musim Depan
Vivagoal – Serie A – Mantan kiper Italia dan Juventus yaitu Stefano Tacconi merasa senang jika tim berjuluk Bianconeri itu tidak lolos Liga Champions musim depan.
Juventus meraih hasil yang sangat buruk dengan kalah empat kali dari lima laga terakhir mereka. Terakhir mereka kalah 0-2 dari Como 1907 pada lanjutan Serie A 2025/26.
Rentetan hasil negatif ini kemungkinan besar akan berlanjut ketika Juventus menjamu wakil Turki, Galatasaray S.K., di leg kedua play-off Liga Champions.
Anak asuh Luciano Spaletti harus mengejar agregat tiga gol setelah di leg pertama kalah 5-2 dari Galatasaray. Tentunya, itu bukan hal yang mudah mengingat performa mereka juga tidak meyakinkan.
Menariknya, mantan kiper mereka yaitu Stefano Tacconi justru berharap rentetan negatif ini terus berlanjut. Tidak tanggung-tanggung, Tacconi ingin Juventus tidak lolos ke Liga Champions musim depan.
Baca Juga:
- Pertemuan Pemain Sebelum Lawan Spurs, Buat Arsenal Makin Solid
- Pelatih Bodo/Glimt Serang Balik Chivu yang Kritik Kualitas Lapangannya: City Tidak Melakukan Itu!
- Sesko Tak Peduli Starter atau Supersub, Selama Bisa Cetak Gol
- Chivu Pede Inter Milan Bisa Comeback Lawan Bodo/Glimt di Leg Kedua
Semua itu ia lakukan agar manajemen mau melepas banyak pemainnya di musim ini dan mendatangkan pemain-pemain berkualitas. Di sisi lain, Tacconi juga ragu jika ada tim yang menginginkan pemain-pemain Juventus saat ini.
“Saya bahkan akan senang. Pada titik itu, klub bisa menyingkirkan banyak pemain dan memiliki banyak ruang untuk pemain-pemain berkualitas tinggi. Tetapi, ada masalah lain: Siapa yang menginginkan pemain-pemain ini?” kata Tacconi yang dilansir dari Football Italia.

“Ini sangat sulit, tetapi semuanya harus berubah. Setelah kegagalan seperti itu, akan adil, saya akan senang tidak melihat beberapa wajah ini di lapangan.”
“Selain dari segi finansial, ini akan menjadi kegagalan total. Saya ulangi masalah yang sama: Siapa yang mengingikan pemain-pemain ini?”
“Mungkin seseorang harus belajar sedikit lebih sedikit. Saat ini, agen memegang kekuasaan, tidak ada yang bergerak sendiri, tidak ada kepribadian yang sama seperti dahulu,” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















