Tag: Berita Serie A

Baru Gabung, Bintang Brescia Dipersilahkan Pergi Januari Nanti

Vivagoal – Serie A –  Penyerang Italia Mario Balotelli pulang ke kampung halamannya Brescia di awal musim ini. Namun, Balotelli kabarnya dipersilahkan untuk pergi Bulan Januari nanti jika memang sudah tidak betah di Brescia.

Hingga pekan ke-14 Serie A, Balotelli baru memainkan delapan pertandingan saja bersama Rondinelle. Presiden Brescia Massimo Cellino pun tak akan menahannya jika sang pemain ingin hengkang di bursa musim dingin mendatang.

“Mario sedih karena dia tidak bisa mengekspresikan permainan terbaiknya. Baginya, bermain di Serie A merupakan pengorbanan besar,”ujar Cellino dilansir Fox Sports Asia.

“Di Januari dia bebas untuk pergi. Saat ini, dia harus memilih ingin bangkit atau tidak. Dia harus meyakinkan dirinya sendiri. Jika dia pergi, kita berdua kalah taruhan.

Baca Juga: Ancelotti: Bukan Hanya Saya, Pemain Juga Harus Bertanggung Jawab

Sejak kepulangannya ke Italia, Balotelli lebih banyak berkutat dengan masalah di luar lapangan. Beberapa insiden pun mengiringi karir Super Mario bersama tim kampung halamannya ini.

Akhir bulan lalu, dalam laga tandang melawan Verona, Ia menendang bola keluar tribun penonton dan mengancam untuk menolak bermain. Setelah Ia menjadi korban dari rasisme yang dilakukan oleh suporter tuan rumah.

Pasca terlibat berbagai insiden, Cellino mengatakan bahwa Balotelli berkulit hitam dan sedang berkerja untuk tampil bersinar. Tetapi menurutnya Ia kini tengah menghadapi masalah.

Perkataannya itu justru menuai kontroversi. Pemilihan kata ‘nero’ yang dipilih Cellino dinilai berbau rasisme. Kata ‘nero’ dalam bahasa Italia memang berarti hitam tetapi dapat diartikan untuk ‘suram’.

Tetapi penialaian itu langsung dibantah oleh Cellino dan menganggap komentarnya telah dimanulipasi. Ia mengatakan bahwa sama sekali tidak memiliki maksud untuk berkata rasis pada Balotelli.

“Aku berbicara dengannya, bukan aku yang membuatnya tersinggung. Saat lelucon saya dimuat seperti itu (oleh media), saya justru lebih mengkhawatirkan Mario daripada hal lain,”ungkapnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ditaksir Tiga Tim Eropa, Wonderkid Parma Buka Suara

0

Vivagoal Serie AMeski diincar tiga tim Eropa, Dejan Kulusevski mengaku tak bergeming dan ingin tetap fokus membela Parma. Sejauh ini, pemain pinjaman asal Atalanta ditaksir sejumlah klub mulai dari Juventus, Arsenal hingga Wolverhampton Wanderers.

Namun, sang pemain menyatakan masih ingin berkembang lebih pesat bersama Parma karena ia senang berman dengan kultur Serie A. sejauh ini, ia sudah mengemas 13 laga 3 gol dan 5 assist bersama I Gialloblu di kancah tertinggi Sepakbola Italia.

“Saya tidak ingin hengkang pada Januari karena saya ingin tumbuh di sini. Saya menyukai Serie A dan saya senang dengan Liga Primer Inggris, tapi pada akhirnya Atalanta yang akan memutuskan,” katanya, seperti dinukil Goal International.

Baca Juga : Serie A, Liganya Kakek-Kakek

“Saya mencoba untuk tidak memikirkan masa depan, sebab saya bisa-bisa akan berlatih dengan buruk, demikian juga saat bertanding. Saya tahu, saya akan menjadi pemain yang tangguh, saya hanya tidak mengetahui seberapa bagus saya bisa menjadi pemain,” pungkas Kulusevski.

Parma sendiri saat ini berada di posisi kedelapan dngan raihan 18 angka dari 13 laga yang telah mereka mainkan. Mantan tim Gigi Buffon ini terdekat akan menjalani pekan ke-14 Serie A kontra AC Milan pada Minggu (1/12) mendatang di Ennio Tardini.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Lippi: Inter Bakal Saingi Juve Hingga Akhir Musim

0

Vivagoal – Serie A – Mantan Pelatih Italia, Marcelo Lippi menilai Inter Milan memiliki kualitas untuk terus menekan Juventus di sepanjang Serie A musim 2019/20 ini. Hal itu diucapkannya, pasca Nerazzurri meraih kemenangan 3-0 atas Torino, Sabtu (23/11).

Pasukan Antonio Conte itu sukses meraih kemenangan ke empat mereka secara beruntun pasca meraih hasil imbang melawan Parma bulan lalu. Inter sukses menempel Juventus yang di akhir pekan lalu juga sukses mengalahkan Atalanta 3-1.

Baca Juga: Berbincang dengan Staf Napoli, Allegri Khianati Juventus?

Hadirnya Antonio Conte di Inter menjadi salah satu faktor penting atas meningkatnya permainan tim dari musim lalu. Beberapa pihak menilai kedalaman skuat dari Juventus dan Inter akan menjadi kunci dari persaingan mereka, meski Lippi berharap perebutan gelar juara musim ini akan terus berjalan ketat.

“Itu sangat luar biasa dan membuat awal musim ini menjadi sangat menarik,”ujar Lippi dilansir Corriere dello Sport.

“Saya rasa persaingan itu akan berlansung hingga akhir. Di Bulan Agustus saya pikir akan berlangsung persaingan antar tiga tim, tetapi Napoli kini harus berjuang keras kembali ke jalur persaingan.

Lippi menambahkan bahwa Serie A musim ini akan jelas berbeda dengan musim-musim sebelumnya. Meski berada di peringkat pertama, Juventus belum pasti akan kembali meraih gelar juara di akhir musim.

“Siapa yang menjadi juara menjadi lebih tidak pasti dari pada beberapa tahun terakhir ini dan hal itu sangat bagus untuk sepakbola Italia,”ungkapnya.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Ia pun memuji pelatih baru Juve, Maurizio Sarri yang dinilai bisa beradaptasi cukup baik di Turin. Menurutnya Sarri bisa menunjukan kualitas sebagai pelatih hebat yang bisa membuat perubahan positif dalam tim.

“Dia berhasil menerapkan beberapa ide yang dimiliki tanpa harus menurunkan kualitas permainan Juventus yang telah dibangun sejak Conte kemudian Allegri,”tambahnya.

Hingga giornata ke 13, satu-satunya kekalahan yang dialami oleh Inter adalah dari Juventus Bulan Oktober lalu dengan skor 1-2. Perbedaan jarak antar kedua tim pun sangatlah tipis. Juventus saat ini memimpin dengan 35 poin, sementara Inter Milan menguntitnya dengan poin 34.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bomber Polandia Merasa Dirinya Pantas Dihargai Selangit

0

Vivagoal Serie ABomber Polandia yang bermain untuk AC Milan, Kryszstof Piatek menyebut dirinya layak dihargai 70 Juta Euro andai Milan benar-benar berniat menjualnya ke tim lain. Ia merasa, apa yang dilakukannya kepada Rossoneri patut mendapatkan kredit lebih.

Bedasarkan laporan berbagai media Eropa, AC Milan disebut bakal menjualnya karena rasio gol eks Genoa itu kian menyusut. Dalam 12 laga yang telah ia mainkan, Piatek baru bisa mencetak tiga gol. Hal ini jelas merosot tajam dari apa yang ditorehkkannya setengah musim lalu. Kala itu, Piatek yang baru dibeli dari Genoa langsung tampil moncer dengan mencetak 9 gol dalam 18 laga yang telah ia mainkan bersama AC Milan.

Piatek sendiri mengalami peningkatan yang signifikan sebagai pemain. Sebelumnya, ia berlabuh ke Genoa dengan mahar 4,5 Juta Euro. Di tim asal Sicilia itu, Piatek sukses tampil apik sehingga Milan tak ragu untuk merekrutnya dengan mahar 38 Juta Euro meski kondisi keuangan mereka tengah morat-marit.

Baca Juga:  Milan Berada di Atas Angin Terkait Kemungkinan Mendapatkan Ibrahimovic

“Ketika saya pindah ke Milan, semuanya terjadi begitu cepat sehingga saya bahkan tidak pernah berhenti bertanya pada diri sendiri apa yang sedang terjadi,” kata Piatek kepada TVP Sport. Seperti dinukil Goal International.

“Saya berharga €38 juta sekarang, tapi selanjutnya jika saya berganti klub, maka saya ingin dihargai €60 juta – €70 juta. Saya harus merasa ambisius dan akan bekerja keras untuk mewujudkannya. Lagipula, saya masih berada dalam fase awal karier, ini baru musim kedua saya di Serie A, salah satu dari lima liga top di Eropa,” pungkasnya.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Juventus Bisa Bernapas Lega Karena Bintangnya Tak Cedera Serius

0

Vivagoal Serie A – Geladang Juventus asal Bosnia, Miralem Pjanic disebut tak mengalami cedera serius di bagian otot. Hal ini jelas membuat lega Si Nyonya Tua mengingat eks As Roma itu merupakan salah satu elemen penting di lini tengah Juventus.

Pjanic disebut mengalmai cedera kala Bosnia berhadapan dengan Italia, Sabtu (16/11) kemarin. Dalam laga tersebut, ia berjalan tertatih-tatih sehingga tak bisa melanjutkan laga. Namun setelah mendapatkan pemeriksaan di J-Medical, Senin (18/11) tak ditemukan robekan di bagian ototnya.

J-Medical menyebut jika Pjanic hanya mengalami kelelahan pada ototnya dalam jeda Internasional kemarin. Hal yang sama sebelumnya juga sempat terjadi kepada Pjanic kala Juve bersua Lecce beberapa pekan lalu. Namun, tim medis menyarankan dirinya untuk beristirahat total guna mendapatkan revocery yang cukup.

Baca Juga: Bintang Jerman Frustasi di Juve. Kenapa?

Tim medis pun juga menyarankan jika pemain berdarah Balkan itu harus mendapatkan istrirahat yang cukup agar siap tampil kala Juve bertanding melawan Atalanta akhir pekan mendatang.

Sejauh ini, Pjanic sudah mengemas 15 laga bersama Si Nyonya Tua. Dalam kesemaptan tersebut, ia sukses menyumbangkan tiga gol untuk tim yang bermarkas di Turin itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bintang Jerman Frustasi di Juve. Kenapa?

0

Vivagoal – Serie A – Emre Can kembali menunjukan rasa frustasinya terkait menit bermain yang kurang di Juventus. Pemain asal Jerman itu tercatat baru merasakan tampil sebagai starting line-up sebanyak satu kali saat melawan Lecce akhir Oktober lalu.

Sebelumnya, Pelatih Juve Maurizio Sarri memutuskan untuk tidak menyertakan Can dari Skuat Juve di Liga Champions musim ini. Hal itu langsung membuat Can sangat terkejut dan kabarnya Sarri memang ingin menjualnya Januari mendatang.

“Saya hanya seorang ambisius, yang selalu ingin bersaing di level tertinggi,” ujar Can dilansir One Football

“Tapi saya juga banyak belajar dari waktu sulit ini ketika semuanya tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Baca Juga: Ronaldo Sanggah Kalau Dirinya Marah-marah Usai Diganti Sarri

Sejauh ini Emre Can baru memainkan empat laga saja bersama Juventus di Serie A. Ia hanya mendapatkan 150 menit bermain saja dari Maurizio Sarri serta lebih banyak dimainkan sebagai pemain pengganti.

“Saya tidak bermain sejak menit awal, jadi saya tentu tidak senang. Tapi saya akan tetap kuat dan bekerja keras untuk diri sendiri.

“Saya selalu berada di gym sebelum dan sesuah berlatih melakukan latihan tambahan. Saya ingin selalu siap,” ungkapnya.

Menurutnya banyak hal yang bisa terjadi di sepakbola. Selain menit bermain yang kurang, Can pun menyoroti komitmen yang kurang dari para pemain muda. Mereka terkesan kurang memanfaatkan kesempatan langka untuk berlatih bersama para profesional.

“Beberapa dari mereka kadang memiliki bahasa tubuh yang hampir membuat saya marah. Saya sering mendatangi mereka, berbica dengan mereka, untuk mencoba menunjukan apa yang bisa dilakukan saat berjuang secara keras.

“Hal itu agar mereka mengerti,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kabar Gembira, Pemain Cile Diprediksi Pulih Lebih Cepat

0

Vivagoal Serie ADua Bulan sudah Alexis menepi dari Inter Milan lantaran cedera yang membekapnya kala mbela Cile di ajang uji coba beberapa waktu lalu. Namun, Alexis diprediksi lebih cepat pulih dan bisa kembali bermain untuk La Beneamata.

Alexis, yang didiagnosa menderita cedera engkel diprediksi baru bisa merumput paling cepat Februari mendatang. Namun dokter tim Inter mengklaim eks Udinese bisa bermain sebulan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

“Kami bekerja baik dengan Alexis Sanchez dan cederanya itu membutuhkan pengawasan khusus. Tapi semua berjalan sangat baik,” katanya seperti dilansir Daily Mail.

“Jadwal pemulihan yang kami lakukan di Inter sangat dihormati. Dia diperkirakan akan kembali pertengahan Januari, tapi kita lihat saja nanti. Dia bahkan kemungkinan bisa kembali lebih cepat dari jadwal jika semuanya berjalan baik,” ia menambahkan.

Baca Juga: Kabar Buruk Tuk Fans Inter, Antonio Conte Terima Surat Berisikan Peluru!

Guna mempercepat proses recovery sang pemain, staf medis Inter akan memanfaatkan jeda libur natal sebagai ajang untuk mengembalikan kondisi Alexis seperti sedia kala.

Sekedar catatan, pemain yang dipinjam dari Manchester United ini baru saja membuka keran golnya bersama I Nerrazurri. Sejauh ini, eks Barcelona sudah mengemas satu gol dan satu assist untuk tim asal Kota Mode itu.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Milan Dinilai Gegabah Pecat Giampaolo

0

Vivagoal Serie AAsisten pelatih AC Milan Daniele Bonera menilai jika Marco Giampaolo membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa mengembangkan taktik permainan yang coba ia terapkan. Namun, belum sampai di titik tersebut, Milan sudah langsung memecat sang pelatih.

Nasib Giampaolo memang terbilang cukup miris. Ia hanya bertahan selama 111 hari. Dirinya dinilai gagal menerapkan taktik bermain yang diinginkan manajemen Milan. Setelah berpisah dengan Giampaolo, Rossoneri kemudian menunjuk Stefano Pioli sebagai pelatih. Bonera kemudian mengatakan jika masing-masing pelatih memiliki karakter yang sangat berbeda.

“Hanya dalam beberapa bulan, kami memiliki dua pelatih berbeda dengan metode kerja yang juga berbeda, pendekatan taktis dan ide-ide bertahan yang mereka terapkan berbeda satu sama lain,” bukanya kepada Gazzetta dello Sport. “Dengan Giampaolo ada lebih banyak fokus pada penguasaan bola. Sedangkan Pioli lebih praktis dan bekerja berdasarkan posisi para pemain,” terang Bonera.

Bonera kemudian mengatakan jika keputusan manajemen memecat Giampaolo adalah keputusan yang tergesa-gesa dan cenderug gegabah. Menurutnya mantan pelatih Sampdoria itu butuh waktu lebih lama untuk bisa menerapkan skema permainan andalannya di Milan.

Baca Juga: Bonera Tak Akan Biarkan Donnarumma Pergi dari Milan

“Setiap pelatih memiliki metode mereka masing-masing, tetapi Giampaolo tidak mendapatkan waktu yang dibutuhkannya untuk mengembangkan ide-idenya. Kemudian lagi, di klub seperti Milan, Anda tidak akan pernah mendapatkan banyak waktu,” tuturnya.

Sedangkan untuk Pioli, Bonera masih belum bisa melakukan penilaian karena masih terbilang seumur jagung. “Pekerjaan Pioli sulit untuk dievaluasi setelah baru satu bulan bertugas,” tandas Bonera.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kabar Buruk Tuk Fans Inter, Antonio Conte Terima Surat Berisikan Peluru!

0

Vivagoal Serie A – Baru-baru ini, Allenatore Inter Milan, Antonio Conte mendapat ancaman pembunuhan. Ia mendapatkan surat kaleng disertai beberapa butir peluru. Hal tersebut dilaporkan oleh media Italia, Corriere Dello Sport.

Masih menurut laporan yang sama, pasca insiden tersebut, pihak klub akan meningkatkan keamanan terkait Antonio Conte. Klub bakal menyiagakan petugas keamanan di pusat latihan Inter maupun rumah pribadi Conte.

Saat ini polisi tengah mendalami kasus tersebut. Dalam waktu dekat, pihak kepolisian bakal melakukan pengujian sidik jari guna mengungkap siapa dalang dan motif di balik peneror tersebut kepada mantan pelatih Juventus itu.

Baca Juga: Sempat Alami Masa Kelam, Striker Belgia Malah Merasa Betah di Italia

Menurut laporan Corriere, surat tersebut bisa saja hanya dijadikan ajang mencari sensasi belaka. Namun Inter dan Conte tetap waspada menghadapi teror tersebut.

Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi pada Fabio Quagliarella. Polisi pun menemukan pelaku dan menjebloskan ke dalam penjara untuk waktu yang lumayan lama.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pindah ke Italia, Bomber Inter Sudah Prediksi Bakal Terima Rasisme

0

Vivagoal Serie A – Romelu Lukaku sudah memprediski dirinya bakal mengalami kasus rasisme kala memutuskan hengkang dari Manchester United ke Inter Milan di bursa transfer musim panas kemarin. Sepak Bola Italia memang merupakan Negara yang kerap bermasalah terhadap orang-orang dengan kulit berwarna. Hal tersebut dapat dilihat dari bermuculannya kasus rasisme dalam beberapa kesemaptan.

Kala bertanding melawan Cagliari beberapa waktu lalu, Lukaku mengalami sasaran pelecehan rasisme dari fans Cagliari kala ingin mengeksekusi penalti. Namun sebelum hal tersebut terjadi, ia mengaku sudah siap dengan konsekuensi yang bakal dihadapinya kelak.

“Saya sudah siap untuk itu, karena sebelum datang ke sini saya berbicara dengan beberapa teman yang bermain di Serie A dan mereka memperingatkan saya akan hal tersebut,” ungkapnya seperti dinukil Goal International.  “Di Cagliari, itu adalah momen yang sulit. Serie A dan UEFA harus berbuat lebih banyak.”

Eks striker Everton ini juga berharap UEFA, selaku otoritas tertinggi sepakbola Eropa bisa segera mengambil sikap guna meminimalisir hal yang sama terulang kembali, khususnya di sepakbola Italia. Bahkan menurutnya, berbagai kampanye yang dilakukan untuk mencegah kasus serupa tak berjalan efektif andai tak ada tindakan tegas.

Baca Juga: Duo Manchester Tertarik Boyong Bintang Baru Inter Milan

“UEFA harus bertindak. Kita bisa mempromosikan kampanye ‘Tidak Untuk Rasisme’, tapi jika kami tidak melakukan apa pun untuk melawan fenomena tersebut, itu tidak masuk akal,” pungkasnya.

Sejauh ini, Lukaku sudah mencetak Sembilan gol di berbagai ajang yang ia mainkan bersama Inter Milan. Saat ini, La Beneamata berada di peringkat kedua di bawah Juventus dengan perbedaan satu poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS