
Dibantai Swiss, Bosnia Belum Lempar Handuk di Piala Dunia 2026
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Pelatih Tim Nasional Bosnia Herzegovina, Sergej Barbarez menegaskan bahwa skuad The Dragons sama sekali belum menyerah untuk bisa melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026, walau baru saja mendapatkan kekalahan telak dari Swiss.
Timnas Bosnia harus mendapatkan hasil buruk kala melakoni partai kedua Grup B Piala Dunia 2026, melawan Swiss dini hari tadi WIB. Diwarnai kartu merah Tarik Muharemovic menit ke-80, Bosnia tumbang dengan skor telak 1-4 dari Swiss.
Empat gol kemenangan Swiss itu dicetak melalui dua gol Johan Manzambi, Ruben Vargas, serta penalti Granit Xhaka. Sementara satu-satunya balasan Bosnia tercipta lewat Ermin Mahmic pada penghujung babak yang kedua.
Bosnia sejatinya mampu mengimbangi perlawanan Swiss, setidaknya sampai menit ke-74. Tapi pergantian pemain yang efektif dan tepat sasaran dari Swiss memaksa Bosnia bertekuk lutut di Los Angeles Stadium.

Hasil ini membuat Bosnia berada di posisi ke-3 pada klasemen Grup B Piala Dunia 2026 dengan satu poin dan minus 3 pada selisih gol. Meski begitu, peluang Bosnia lolos dari fase grup masih terbuka, lewat jalur peringkat tiga terbaik.
Hal tersebut lah yang kini coba diyakini oleh Sergej Barbarez terkait dengan nasib mereka di sisa turnamen. Ia menolak menyerah begitu saja, menegaskan bahwa Bosnia berusaha meraih hasil terbaik pada partai terakhir nanti melawan Qatar.
“Kami masih punya pertandingan ketiga ini dan segalanya belum berakhir. Tentu saja kami harus memenangkannya jika ingin melaju lebih jauh. Kekalahan ini sangat berat bagi kami, tapi saya tidak suka mengeluh,” ujar Barbarez dilansir Reuters.
Baca Juga:
- Lolos 32 Besar Piala Dunia, Meksiko Bisa Jadi 10 Tim Terbaik di Dunia
- Piala Dunia 2026 Grup A: Jadwal, Hasil, Klasemen, dan Skuad
- Janji Carlo Ancelotti untuk Laga Brasil vs Haiti di Piala Dunia 2026
- Gabriel Magalhães Usung Misi Kebangkitan di Laga Brasil Kontra Haiti
Barbarez lantas merasa Bosnia sebenarnya mampu tampil baik, setidaknya sampai sebelum jeda minum di pertengahan babak kedua. Tak lama setelah itu, mereka sempat menciptakan dua peluang emas, ditengah dominasi Swiss dan kesulitan Bosnia menembus pertahanan rapat lawan.
“Kami adalah tim yang lebih baik (sebelum jeda hidrasi). Kami memiliki dua atau tiga peluang emas yang seharusnya berujung pada gol. Bosnia mengendalikan pertandingan dan melakukan banyak tekanan,” katanya.
“Gol ini (Gol pertama Manzambi) seharusnya tidak terjadi. Itu berasal dari kesalahan individu, dan kemudian kami mendapat kartu merah. Bahkan tim yang jauh lebih berpengalaman pun akan terpengaruh oleh hal itu.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















