
Timnas Maroko Raih Rasa Hormat Usai Singkirkan Belanda
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Pelatih Tim Nasional Maroko, Mohamed Ouahbi, mengatakan jika anak asuhnya itu kini mendapatkan rasa hormat, seiring dengan keberhasilan mereka menyingkirkan salah satu raksasa sepakbola, Belanda dari ajang Piala Dunia 2026.
Partai dramatis dijalani oleh Timnas Maroko saat hadapi Belanda, Selasa (30/6) pagi WIB pada lanjutan babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Maroko menyingkirkan Belanda lewat drama adu penalti 3-2, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Tiga pilar Belanda, yakni Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville gagal menunaikan tugasnya dengan sempurna. Sementara Maroko, hanya ada dua algojo mereka yang tak bisa menembus gawang Belanda di adu penalti.

Keberhasilan tersebut dianggap Mohamed Ouahbi meningkatkan reputasi Maroko di mata publik sepakbola dunia. Ouahbi memuji usaha keras anak asuhnya itu yang ingin memberikan hasil terbaik bagi warga Maroko yang selalu memberikan dukungan pada mereka.
“Maroko kini telah mendapatkan rasa hormat dari semua orang. Bukan karena apa yang kami katakan. Kami telah membuktikannya. ‘Tim ini, dan semua tim muda Maroko, berjuang untuk sesuatu yang jauh, jauh lebih besar daripada sekadar sepak bola atau memenangkan pertandingan,’ kata Ouahbi seperti dilansir Reuters.
“Mereka tahu bahwa di belakang mereka ada jutaan orang. Kami bermain saat jam dua pagi di Maroko dan kami yakin sebagian besar orang tetap terjaga. Hal itu memberi kamu energi untuk tidak menyerah, terus berjuang, dan percaya pada diri sendiri.”
Baca Juga:
- Pelatih Swedia Akui Sulit Temukan Kelemahan Timnas Prancis
- Inggris vs RD Kongo: Prediksi dan Jadwal Pertandingan
- Prancis vs Swedia: Prediksi dan Jadwal Pertandingan
- Pantai Gading vs Norwegia: Prediksi dan Jadwal Pertandingan
Lebih lanjut, Ouahbi merasa jika kualitas Timnas Maroko terbukti di atas lapangan hijau, walau pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Ia puas karena Maroko bisa mengendalikan pertandingan agar tidak membuat situasi menjadi lebih rumit.
“Kami benar-benar mendominasi tim Belanda. Menguasai bola hingga 70%, melepaskan lebih banyak tembakan, dan memiliki lebih banyak peluang gol yang diharapkan. Maroko mengendalikan jalannya pertandingan. Ingin tetap tenang, bermain sesuai gaya sendiri, dan yakin bahwa jika pertandingan berlanjut ke adu penalti, memiliki kiper yang luar biasa. Kami tidak membiarkan pertandingan berubah menjadi pertarungan yang kacau. Kami mengendalikannya,” tambah Ouahbi.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















