Tak Main-Main! Java United Didenda Rp760 Juta Usai Kerusuhan Kontra Persija

Tak Main-Main! Java United Didenda Rp760 Juta Usai Kerusuhan Kontra Persija

Muhammad Ilham - September 30, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Java United dikenai denda sebesar 760 juta rupiah oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI buntut dari kerusuhan yang dilakukan ketika melawan Persija Jakarta.

Dalam keputusan Komdis PSSI pada Kamis, 24 September 2026, Java United dikenai banyak sanksi. Sanksi itu diputuskan Komdis PSSI terkait insiden panas yang terjadi saat melawan Persija Jakarta di pekan ke-3 Super League 2026/27, 19 September 2026.

Komdis PSSI menjatuhi sanksi kepada tujuh pihak yang dinyatakan melakukan beberapa pelanggaran, mulai dari intimidasi dan tindakan agresif kepada pihak Pengawas Pertandingan, hingga melontarkan kata-kata diskriminatif kepada tim Persija Jakarta.

Tak Main-Main! Java United Didenda Rp760 Juta Usai Kerusuhan Kontra Persija
Potret pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di SUGBK, Jakarta, Sabtu (12/9) sore WIB.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita.

Dua pemain Timnas Indoneisa, Yakob dan Yance Sayuri, juga dikenakan sanksi berupa larangan bermain sebanyak empat pertandingan serta denda sebesar 50 juta rupiah masing-masing orang. Keduanya disanksi karena melakukan tindakan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan untuk menghapus bukti rekaman video.

Lalu, Direktur Teknik (Dirtek) Java United, Achmad Resal Octavian, juga tidak lepas dari hukuman. Dirinya yang terlihat jelas melontarkan kata-kata diskriminatif ke pelatih Persija, Shin Tae-yong, dikenakan sanksi paling besar.


Baca Juga:


Achmad Resal dijatuhi sanksi skors sebanyak 10 laga, larangan memasuki stadion sebanyak satu laga, dan denda sebesar 500 juta rupiah.

Sang pelatih, Fabio Lefundes Araujo, pun juga dikenai sanksi. Komdis PSSI menjatuhi sanksi berupa denda sebesar 30 juta rupiah karena melakukan tindakan kekerasan kepada Media Officer (MO) tim Persija saat keributan di Official Area (OA).

Daftar Sanksi yang Diterima Java United:

David Glen Oei (CEO Java United)

  • Tindakan: Mencoba menghalangi Pengawas Pertandingan untuk melakukan pemeriksaan ID Card
  • Sanksi: Teguran keras

Yance Sayuri (Pemain Java United)

  • Tindakan: Melakukan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan ketika merekam insiden kerusuhan di Official Area (OA) dengan maksud dan tujuan untuk menghapus bukti rekaman video tersebut
  • Sanksi: Larangan bermain sebanyak empat laga sejak keputusan diterbitkan dan denda sebesar 50 juta rupiah

Yakob Sayuri (Pemain Java United)

  • Tindakan: Melakukan intimidasi kepada Pengawas Pertandingan ketika merekam insiden kerusuhan di Official Area (OA) dengan maksud dan tujuan untuk menghapus bukti rekaman video tersebut
  • Sanksi: Larangan bermain sebanyak empat laga sejak keputusan diterbitkan dan denda sebesar 50 juta rupiah

Achmad Resal Octavian (Direktur Teknik Java United)

  • Tindakan: Mengucapkan kata-kata diskriminatif kepada tim Persija Jakarta
  • Sanksi: Skors sebanyak 10 laga dan larangan memasuki stadion sebanyak satu laga serta denda sebesar 500 juta rupiah

Antonio Teles

  • Tindakan: Melakukan tindakan agresif berupa tendangan dan intimidasi kepada ofisial tim Persija Jakarta saat di Official Area (OA) menuju ruang ganti dan penyalahgunaan ID Card atas Ariq Iqbal Faizal
    Sanksi: Denda sebesar 100 juta rupiah

Fabio Araujo Lefundes (Pelatih Java United)

  • Tindakan: Melakukan tindakan kekerasan kepada Media Officer (MO) tim Persija Jakarta ketika terjadi keributan di Official Area (OA)
    Sanksi: Denda sebesar 30 juta rupiah

Josemiro De Goes Dos Santos (Pelatih Kiper Java United)

  • Tindakan: Melakukan tindakan kekerasa kepada Media Officer (MO) Persija Jakarta
  • Sanksi: Denda sebesar 30 juta rupiah

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com