Ada Beberapa Aturan Baru Premier League yang Perlu Anda Ketahui, Apa Saja? - Vivagoal.com
Ada Beberapa Aturan Baru Premier League yang Perlu Anda Ketahui, Apa Saja?

Ada Beberapa Aturan Baru Premier League yang Perlu Anda Ketahui, Apa Saja?

Heri Susanto - August 7, 2019
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Liga InggrisPremier League 2019/20 akan segera bergulir akhir pekan ini. Akan ada sejumlah perubahan dan hal baru di liga paling hingar bingar se-kolong langit itu. Apa saja?

Premier League akan kick-off pada Jumat (9/89) malam waktu setempat atau Sabtu (10/8) dini hari WIB. Pertandingan antara Liverpool dan Norwich City di Anfield akan jadi laga pembuka kompetisi. Untuk musim baru nanti, Premier League menerapkan beberapa aturan baru. Berikut sederet aturan baru yang perlua anda ketahui dikutip dari situs resmi kompetisi;

  1. Jeda di Pertengahan Musim

Premier League selama ini dikenal sebagai liga yang tak mengenal jeda musim dingin. Saat Natal dan tahun baru, kompetisi tetap berjalan seperti biasanya. Namun pada musim ini, Premier League akan menerapkan jeda pertengahan musim yang dikenal sebagai mid-season player break.

Masa istirahat akan ada di bulan Februari 2020 antara tanggal 8-15. Meski demikian, bukan berarti tidak akan ada pertandingan pada saat itu. Dari 10 pertandingan, masing-masing lima laga akan dimainkan pada akhir pekan pada tanggal 8 dan 15 Februari.

  1. Aturan Head-to-Head

Selama ini Premier League memakai aturan selisih gol jika ada dua tim atau lebih yang punya poin sama. Jika selisih gol sama, maka barulah turun ke jumlah gol yang dihasilkan. Jika tak ada perbedaan, playoff antar kedua calon juara bakal digelar

Mulai musim 2019/20, Premier League akan menggunakan aturan head-to-head. Jika ada dua klub atau lebih yang memiliki jumlah poin, selisih gol, dan produktivitas gol sama maka untuk menentukan juara, jatah kompetisi Eropa, atau degradasi menggunakan catatan head-to-head.

Jika hasilnya masih sama juga, maka tim yang mencetak gol tandang lebih banyak akan menempati posisi lebih tinggi di klasemen. Ketika head-to-head tetap tak bisa menentukan, maka playoff akan digelar di tempat netral.

  1. Video Assistant Referee (VAR)

Seluruh laga di Premier League nantinya akan dipantau lewat VAR. Seorang wasit akan memantau pertandingan lewat sejumlah layar di VAR Hub di London.

VAR hanya akan digunakan jika terjadi ‘kesalahan yang jelas’ atau ‘insiden serius yang terlewatkan’ dalam empat situasi yang bisa mengubah pertandingan yakni gol, keputusan penalti, kartu merah langsung, kesalahan identifikasi pemain. Hanya saja keputusan akhir tetap kembali di tangan wasit yang memimpin pertandingan.

Di stadion dengan layar besar, VAR juga memungkinkan untuk menayangkan video yang berkaitan dengan insiden yang sedang ditinjau guna memberi gambaran jelas kepada penonton.

[irp]

  1. Kiper yang Menghadapi Penalti Harus Berdiri di Garis Gawang

Nantinya kiper yang menghadapi penalti paling tidak harus menempatkan satu kakinya di garis gawang. Atau, jika mereka melompat-lompat sebelum bola ditendang, kiper harus tetap sejajar dengan garis gawang.

Kiper juga tidak diperbolehkan berdiri di belakang garis gawang saat tendangan penalti akan dilakukan.  Sementara itu, pemain yang memenangkan penalti dan cedera pada prosesnya, punya peluang untuk bisa menjadi eksekutor. Mereka diperbolehkan mendapat perawatan secara kilat dan kemudian mengambil penalti.

  1. Kartu Kuning dan Merah untuk Manajer

Manajer dan ofisial tim harus menjaga sikap di pinggir lapangan jika tak mau dapat kartu kuning atau merah dari wasit pada musim 2019/20. Ofisial tim akan dikartu merah jika terbukti bersikap buruk di pinggir lapangan.

Jika pelaku tidak bisa diidentifikasi, maka kartu akan diberikan ke pelatih senior di area teknik yang biasanya adalah manajer atau pelatih. Sosok ditersebut dianggap bertanggung jawab atas perangai ofisial tim lainnya.

  1. Aturan Pergantian Pemain

Protokol baru terkait pergantian pemain juga akan diterapkan di Premier League 2019/20. Untuk meminimalisasi potensi wasting time, pemain yang ditarik keluar harus meninggalkan lapangan di titik terdekat dari pinggir lapangan saat ia ditarik keluar.

Pengecualian hanya akan diterapkan jika wasit memberi indikasi kalau pemain boleh meninggalkan lapangan dengan cepat di garis tengah atau arah yang berbeda karena alasan keamanan atau cedera. Begitu diganti, pemain tersebut harus berada di area teknik atau ruang ganti bukan bench.

  1. Pagar Betis Saat Tendangan Bebas

Kiper yang menghadapi tendangan bebas tak akan lagi menghadapi ‘penyusup’ di pagar betis yang dibangun pemain bertahan.

Pada musim-musim sebelumnya, pemain dari tim lawan bisa berdiri di antara pagar betis pemain lawan untuk mengusik atau menghalangi pandangan kiper. Mulai 2019/20, hal itu tidak lagi diperbolehkan.

Ketika ada pagar betis yang dibangun oleh tiga pemain atau lebih, pemain dari tim lawan dilarang berada dalam jarak satu meter. Jika melanggar, wasit akan memberikan tendangan bebas tidak langsung.

  1. Handball

Mulai 2019/20, gol yang tercipta melalui handball atau ada handball dalam prosesnya tidak akan disahkan. Apapun kondisinya, sengaja atau tidak sengaja, gol tersebut akan dianulir oleh wasit.

Namun aturan lebih longgar akan diterapkan untuk bola yang lebih dulu memantul baik dari tanah maupun pemain lain. Jika bola mengenai tangan setelah membentur tubuh siapa pun, maka tidak akan dianggap handball dan gol tetap disahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com