
Ada Skema Khusus dari United Tekan Gaji Pemainnya, Apa Itu?
Vivagoal – Liga Inggris – Manchester United tengah berupaya merubah skema penggajian untuk para pemainnya guna menekan beban gaji di klub. Masalah menahun ini coba dikoreksi dalam guna ringankan beban pengeluaran klub untuk pemain yang kurang terpakai dalam tim.
Dalam 10 tahun ke belakang, finansial United memang agak terganggu dengan masifnya pengeluaran gaji untuk para pemain. Tak hanya pemain dari tim utama yang mendapatkan bayaran besar, mereka yang jarang berkontribusi juga mendapatkan bayaran besar lantaran ada rangkaian klausul yang dirasa memberatkan.
Dulu, Setan Merah kerap memberikan kenaikan gaji sebesar 25 persen kepada para pemain andai mereka mampu lolos ke kompetisi Eropa. Kini, menukil laman the Telegraph, Ineos, yang mengurusi bidang keolahragaan klub sudah, sejak akhir 2023 menyiapkan struktur pembayaran untuk pemain baru yang diangkut guna mengontrol beban gaji klub.

Pemain yang baru masuk dan siapapun yang ada dalam tim tak otomatis mendapatkan kenaikan bayaran 25 persen meski tim mentas di Liga Champions. Bonus akan diberikan berbasis performa. Pemain yang mentas setidaknya 60 persen dari semua jumlah pertandingan yang dimainkan baru mendapatkan mekanisme tersebut agar gajinya bisa naik.
Baca Juga:
- Tielemans Bisa Jadi Pembelian Terbaik Man United Musim Ini
- Arteta Percaya Peminjaman Pemain Mudanya ke Prancis Bisa Tiru Langkah Saliba
- Sudah Lepas Dua Jebolan La Fabrica, Madrid Siap Lepas Pemain Mudanya Lagi?
- Guimaraes Sudah, Arsenal Langsung Kejar Rekrutan Baru Ke-5 di Musim Panas
Skema tersebut sengaja dibuat United guna memudahkan pemain yang tak masuk dalam rencana atau jarang mendapatkan menit bermain. Dulu, United sempat ingin melepas Marcus Rashford. Namun lantaran gaji sang pemain kelewat besar dan ia eenggan menurunkan gajinya, sang pemain harus dipinjamkan ke tim lain seperti Aston Villa dan Barcelona.
Musim kemarin, saat United mendulang spot ke Liga Champions dan Rashy tak bartisipasi di dalamnya, ia tetap akan mendapatkan kenaikan gaji empat juta paun dalam klausul yang ersemat di kontrknya. Situasi inilah yang coba diminimalisir klub untuk tak mengulangi kejadian serupa di masa mendatang.
Rashford tak terkena aturan tersebut lantaran ia meneken kontrak sebelum keputusan tersebut dibuat. Dengan diberlakukan bonus bedasarkan presentase bermain, hal ini akan memudahkan Setan Merah untuk melepas pilar yang tak mereka butuhkan dengan gaji yang lebih kompetitif dan masih bisa dijangkau tim peminat nantinya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















