
Amorim Seperti Mainkan Permainan Berbahaya di Man United
Vivagoal – Liga Inggris – Eks palang pintu Manchester United, Rio Ferdinand menggambarkan jika Ruben Amorim seperti tengah memainkan permainan penuh resiko, yang sangat mungkin membuatnya harus angkat kaki dari Old Trafford.
Tekanan pada Ruben Amorim di Manchester United masih harus Ia dapatkan sepanjang musim ini. Performa Setan Merah di pekan awal Liga Inggris 2025/26 menunjukan belum ada perubahan besar dari performa mereka di atas lapangan hijau.
Kritikan dari berbagai pihak itu secara spesifik menyasar pada skema 3-4-3 yang terus diterapkan oleh Amorim. Walau mengalami kesulitan, tapi Amorim bersikukuh untuk tidak melakukan pergantian formasi untuk anak asuhnya itu.
Tapi pembelaan pada Amorim pun terus digaungkan terutama oleh pihak klub. Salah satu pemilik minor United, Sir Jim Ratcliffe beberapa waktu lalu menyatakan bahwa mereka masih percaya pada kapabilitas Amorim menangani Setan Merah.

Sejak saat itu pula, United seakan mendapat dorongan hebat yang dimulai dari kemenangan atas Sunderland 2-0 di pekan ke-7. Mereka kini tengah dalam moral menanjak berkat kemenangan tiga beruntun, termasuk melawan Liverpool 2-1 di Anfield pada pekan ke-8 kemarin.
Catatan kemenangan beruntun ini menjadi yang pertama bagi Amorim sejak datang pada November 2024 silam. United pun sekarang mulai merangkak ke posisi ke-6 pada tabel klasemen Liga Inggris, setelah lama bertahan di papan tengah.
Rio Ferdinand mengakui jika Ia cukup mengagumi keteguhan Amorim untuk tetap bertahan pada pendiriannya, apapun kondisinya. Namun menurut Ferdinand, Amorim seperti memainkan permainan berbahaya secara bersamaan di Man United saat ini, disertai penyesuaian minor.
Baca Juga:
- Punya Skuad Mumpuni, Allegri Tak Panik meski Milan Dilanda Krisis Cedera
- Bellingham dan Rashford Catatkan Rekor di El Clasico, Apa Itu?
- El Clasico Kemarin Seperti Laga Orang Dewasa Melawan Anak-Anak!
- Unggul Jumlah Pemain, Persis Malah Kesulitan Hadapi Persib, Kok Bisa?
“Saya mengaguminya sampai batas tertentu. Tapi seperti yang aku katakan, dia sedang bermain Russian Roulette dengan pekerjaannya. Saya tidak berpikir dia telah berubah secara drastis, hanya melakukan penyesuaian kecil,” ujar Ferdinand dilansir Goal.
“Itulah yang banyak penggemar minta. Hanya sesuaikan apa yang sudah ada. Mungkin jangan terlalu agresif, mungkin lebih konservatif saat kita tidak menguasai bola. Kamu tidak bisa terus menekan selama 90 menit, kecuali timmu benar-benar hebat. PSG melakukannya. Manajer ini tidak bisa melakukannya dengan skuad ini.”
“Itu kadang-kadang begitulah kenyataannya. Kita mungkin akan melihat kembali dalam enam bulan dan, misalnya Manchester United finis di Liga Champions atau semacamnya, dia mungkin akan duduk dengan percaya diri dan berkata, ‘Ya, jika mengubahnya, saya mungkin akan kehilangan pekerjaan karena telah melakukan hal-hal yang asing.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















