
Analisa Vigo: Jay Idzes Bisa Ukir Sejarah di Indonesia Jika Promosi ke Serie A Musim Depan!
Untuk babak penyisihan, sistem yang dipakai adalah single match, di mana pertandingan akan dilaksanakan di kandang tim dengan peringkat yang lebih tinggi. Bagi tim yang menang, mereka akan langsung ke semifinal.
Namun, jika pertandingan seri hingga waktu normal, pertandingan akan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Andai masih imbang, pertandingan tidak akan dilanjutkan ke babak penalti karena yang lolos diambil dari tim yang memiliki peringkat yang lebih tinggi.
Si raccomanda a tutti i tifosi Arancioneroverdi di acquistare il biglietto in prevendita e di raggiungere lo stadio con largo anticipo per evitare code all’ingresso.
TUTTI AL PENZO#VeneziaCremonese#ArancioNeroVerde🟠⚫️🟢 https://t.co/Swz5dDX4I1 pic.twitter.com/LZIIfVOo24
— Venezia FC (@VeneziaFC_IT) April 25, 2024
Untuk semifinal, sistem yang dipakai adalah double match, di mana kedua tim akan bertanding di kandang maupun tandang. Agregat gol tidak diperhitungkan dalam laga ini, namun sama seperti sebelumnya, tim yang memiliki peringkat yang lebih tinggi akan dinyatakan lolos jika agregat tetap imbang sampai perpanjangan waktu.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
Dua tim yang berhasil lolos ke fase semifinal akan bertanding ke final yang dilaksanakan dua leg. Sama seperti sebelumnya, laga akan dilaksanakan hingga perpanjangan waktu jika agregatnya sama dan tim yang peringkatnya lebih tinggi dipastikan lolos jika masih imbang.
Perihal kans Jay Idzes untuk tampil di Serie A sejatinya terbuka lebar. Mereka hanya berjarak dua poin dari Como di peringkat kedua, dan itu bisa tersalip di pekan terakhir Serie B 2023/24 dengan dua syarat.
Baca Juga:
- Obrolan Vigo: Arne Slot Adalah Sosok yang Tepat untuk Gantkan Jurgen Klopp
- Obrolan Vigo: Sebastian Deisler dan Karir yang Rapuh Karena Cedera
- Obrolan Vigo: Gelar Perdana Luis Enrique Bersama PSG yang Kurang Menyenangkan
- Obrolan Vigo: Perjalanan Dortmund di Liga Champions Jadi Kabar Bagus untuk Sepakbola Jerman
Syarat pertama adalah Venezia menang kontra Spezia Calcio pada Sabtu (11/5) dini hari WIB, dan Como kalah dari Conzenza Calcio di hari dan jam yang sama. Jika itu terjadi, maka Venezia mampu menyalip posisi Como di peringkat kedua dan otomatis lolos ke Serie A musim depan.
Kedua, Venezia menang dan Como imbang. Jika itu terjadi, maka Venezia bisa salip Como lantaran unggul dalam hal jumlah selisih gol, di mana I Leoni Alati memiliki 24 Goal Difference (GD) berbanding 18.
Untuk itu, Jay Idzes berpeluang besar untuk bisa membawa Venezia promosi ke Serie A. Terakhir kali mereka tampil di kasta tertinggi sepakbola Italia tersebut adalah musim 2021/22, di mana mereka langsung degradasi karena berakhir di dasar klasemen dengan 27 poin.
View this post on Instagram
Jika Venezia bisa promosi, maka Jay Idzes mencatatkan sejarah dengan satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang tampil di Serie A musim 2024/25. Memang, ada Emil Audero yang merupakan pemain keturunan Indonesia, tapi dia bukan bagian dari Timnas karena belum melakukan sumpah Warga Negara Indonesia (WNI).
Saat ini, Jay Idzes sudah tampil sebanyak 24 laga bersama Venezia di Serie B. Pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu juga sudah mencetak dua gol untuk I Leoni Alati.
Selalu update berita bola terbaru seputar sepakbola dunia hanya di Vivagoal.com















