Ancelotti Terima Kegagalan di UCL Dengan Lapang Dada

0
311
Ancelotti Terima Kegagalan di UCL Dengan Lapang Dada

VivagoalLiga Champions – Gol tunggal Mohamed Salah membuyarkan mimpi Napoli untuk melangkah ke babak 16 besar Liga Champions musim ini. Ancelotti pun mengatakan tidak ada yang perlu disesali dari hasil tersebut.

Hanya butuh satu poin dan Napoli bisa melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions, itu misi termudah saat mereka berkunjung ke Anfield dalam laga terakhir fase Grup C Liga Champions, Rabu dini hari tadi.

Namun apa mau dikata sang lawan berhasil melesakkan gol yang mereka tunggu-tunggu juga untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Adalah gol tunggal Mo Salah di menit 34 yang membuat mental dan permainan Napoli menurun.

Arkadiusz Milik hampir menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama andai usahanya tidak digagalkan dengan gemilang oleh Alisson Becker. PSG dan Liverpool akhirnya lolos dan Napoli turun ke Liga Europa.

Baca Juga :  PSSI Menunjuk Bima Sakti Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

Kegagalan tersebut tentu sangat menyakitkan terlebih mereka belum terkalahkan satu kalipun di fase grup musim ini. Meski demikian Carlo Ancelotti mengatakan jika semua pihak harus menerima hasil ini terlebih para pemain sudah menunjukkan kualitas terbaik mereka sepanjang pertandingan.

“Kami harus menerima kenyataan ini, bahkan meski ini memang sangat mengecewakan karena kami sudah melakukan segalanya. Selama enam pertandingan, kami mungkin sudah melakukan yang terbaik lebih dari yang diharapkan siapapun,” buka Ancelotti pada Sky Sports.

“Kami hampir lolos dari fase grup, jadi tidak ada yang perlu disesali.”

“Kami akan membawa penampilan apik ini ke ajang Liga Europa dan akan menggunakannya sebagai motivasi untuk tampil lebih baik lagi di sana,” tandas pelatih berusia 59 tahun tersebut.

Baca Juga :  Update Klasemen Pekan 12 Liga Primer Inggris

Lebih lanjut ia mengatakan cukup kecewa dengan ketajaman lini serang yang kurang memuaskan. Meski demikian hasil tersebut bukan yang terburuk mengingat lawan mereka adalah finalis musim lalu.

“Kami kurang memiliki ketajaman di saat membangun serangan karena Liverpool terus menekan kami. Di babak kedua, kami juga tidak cukup baik di sayap. Arkadiusz Milik mencetak gol fantastis minggu lalu di Bergamo dan hampir melakukannya lagi dengan sentuhan pertama yang indah,” jelasnya

“Memiliki sedikit kesulitan melawan tim yang kalah di final musim lalu tentu bukan sesuatu yang mengejutkan.”

Selalu update berita bola terkini seputar Liga Champions hanya di vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here