
Bakal Mainkan Laga Kedua di Liga Champions, De Zerbi Minta Satu Hal Pada Timnya
Vivagoal – Liga Champions – Pelatih Marseille, Roberto De Zerbi mengklaim jika kritikan akan selalu ada saat nama Les Olympiens tersemat. Dirinya mau tak mau harus berdamai akan hal tersebut. Pasalnya, Les Olympiens merupakan salah satu ekosistem yang lumayan besar di sepakbola Prancis.
Agustus lalu, sempat terlibat krisis pada tubuh tim tatkal terjadi perkelahian antar pemain saat Marseille keok dari Stade Rennes. Ada friksi antara Adrien Rabiot dan Jonathan Rowe. Mereka berdua pada akhirnya dilego ke tim lain di penghujung bursa musim panas.
Sebulan berselang pasca kejadian tersebut, Les Olympiens menang untuk kali pertama sejak 14 tahun terakhir atas PSG di Le Classique. Setelahnya mereka mampu menang 1-2 atas RC Strasbourg. Di kompetisi eropa, mereka sempat bermain baik melawan Real Madrid di Liga Champions meski akhirnya kalah.

Dalam sesi press conference jelang matchday kedua melawan Ajax Amsterdam di matchday kedua Liga Champions, Rabu (1/10) dini hari WIB, De Zerbi mengingatkan timnya terkait kritikan yang mungkin muncul meksi hasil tim di kancah domestik terbilang lumayan prima.
Baca Juga:
- Atletico vs Eintracht Frankfurt: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Galatasaray vs Liverpool: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Minim Informasi Jadi Kunci Tim Siprus Ini Untuk Permalukan Bayern Munich di Liga Champions
- Bos Bayern Munich Sebut Newcastle Idiot Karena Rekrut Nick Woltemade, Kenapa?
“Untuk ada di Marseille, anda harus berdamai dengan kritikan. Selalu harus ada perhatian. Anda harus selalu behrati-hati karena tak butuh banyak hal untuk munculnya krisis tersebut,” urai De Zerbi seperti diwartakan Get France Football News.
View this post on Instagram
Menurut pelatih asal Italia itu, dirinya dan tim masih perlu menjaga keseimbangan atara pemain dan visinya agar bisa menyamai level permainan yang ditunjukan Leonardo Balerdi, Pierre Hojbjerg hingga ason Greenwood. Ia merasa keseimbangan tersebut perlu diperhatian agar memahami situasi ketika tim menang dan kalah karena kritikan bisa datang kapan saja.















