
Belajar dari Kluivert, PSSI Tetapkan Dua Syarat Utama untuk Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia
Vivagoal – Liga Indonesia – PSSI menetapkan dua syarat utama untuk calon pelatih baru Timnas Indonesia. Hal ini dilakukan agar kesalahan saat menunjuk Patrick Kluivert tak terulang.
PSSI kini punya dua kandidat utama untuk menangani Timnas Indonesia. Keduanya menunjukkan kesan yang baik saat menjalani sesi wawancara pada pekan lalu.
Sesi wawancara calon pelatih Timnas Indonesia yang baru dilakukan di Eropa pada pekan lalu. PSSI mengirim Endri Erawan dan Muhammad (Anggota Komite Eksekutif) serta Alexander Zwiers (direktur teknik) bersama Jordi Cruyff (penasihat teknik) untuk melakukan agenda ini.
Ada empat kandidat yang menjalani sesi wawancara. Mereka diberikan kesempatan memaparkan visi dan misi serta menjawab sejumlah pertanyaan.
Pada momen itu, PSSI juga menetapkan dua syarat utama yang wajib dipenuhi para kandidat. Hal yang dimaksud adalah melibatkan asisten pelatih lokal dan bersedia menetap di Indonesia.
Baca Juga:
- Tim Papan Tengah LaLiga Kencangkan Minat pada Penyerang Dortmund
- Mainkan Ter Stegen Setelah Sekian Lama, Flick: Ia Kaptennya
- Exco PSSI Bocorkan Hasil Wawancara Kandidat Pelatih Baru Timnas Indonesia
- Milomir Seslija Butuh Pemain Baru Agar Bisa Bantu Persis Keluar Dari Zona Degradasi
“Kami ingin pelatih terbaik yang betul-betul hatinya untuk Indonesia karena kami tidak mau kejadian kurang baik sebelum ini (terulang). Target kami adalah pelatih tersebut harus all out di sini, mereka harus lebih banyak (tinggal) di Indonesia daripada di negaranya,” kata Endri Erawan.
“Harapan kami, pelatih yang dipilih nantinya harus berkontribusi kepada pelatih-pelatih lokal. Dia harus bisa berdiskusi dan dekat dengan pelatih klub Liga 1 dan Liga 2, filosofi pelatih tersebut juga harus ditularkan kepada pelatih-pelattih di seluruh Indonesia.”

Dari pernyataan tersebut, PSSI tampaknya belajar banyak dari kesalahan menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia sebelumnya. Pria asal Belanda tersebut memang tidak mampu memenuhi dua syarat di atas.
Kluivert tidak menetap di Indonesia dan datang ke sini hanya beberapa hari sebelum pertandingan. Ia juga tidak melibatkan pelatih lokal ke dalam staf kepelatihannya.
“Target kita tidak main-main karena ingin berusaha lolos (Piala Dunia) 2030. Makanya kita harus cari pelatih kompeten, punya jejak karier bagus, dan terpenting well prepared, kami tidak igin beli kucing dalam karung,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















