Bukan Pemangkasan Gaji, Ini yang Membuat Pelatih PSM Kesal!

0
457
Semua Pemain Indonesia Terlihat Payah Setelah Main 60 Menit!

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak menyayangkan keputusan PSSI terkait pemangkasan gaji pemain dan official klub hingga 75 persen setelah Liga 1 2020 dihentikan sementara.

Hodak saat ini berada di Kuala Lumpur setelah PSM meliburkan pemain dari agenda latihan. Hodak memaklumi diambilnya kebijakan pemangkasan gaji pemain, pelatih dan ofisial tim. Tapi dia menyesalkan sikap PSSI yang tidak mengajak diskusi seluruh elemen sebelum memutuskan mengambil langkah itu.

“PSSI sudah menunda liga Indonesia. Jika situasinya membaik, diharapkan bisa kembali bergulir 1 Juli, tetapi beberapa kompetisi mungkin akan dihilangkan,” ujar Hodak seperti dilansir dari laman New Straits Times.

“Federasi Indonesia dalam hal ini PSSI telah mengizinkan pihak klub untuk memberikan gaji maksimal 25 persen kepada para pemain selama dua bulan ke depan. Tapi anehnya itu tidak dibicarakan dulu dengan perwakilan pemain atau pelatih.” kesalnya.


Baca Juga:


Hodak sendiri menyebutkan, pandemi virus Corona menghadirkan ancaman serius bagi klub-klub kecil di kawasan Asia Tenggara. Menurut perkiraannya, setidaknya butuh waktu enam bulan setelah krisis berakhir untuk memulihkan keuangan klub.

“Semua klub di dunia akan menderita jika sepakbola tidak ada selama tiga bulan, karena mereka kehilangan pemasukan dari tiket, sponsor, dan hak siar. Klub butuh waktu 6 hingga 12 bulan untuk kembali ke jalur keuangan yang baik,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here