Chivu Jabarkan Alasan Ubah Taktik Inter saat Hadapi Como

Irman Maulana - Maret 4, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal  Serie A – Perubahan cukup besar ditampilkan oleh Cristian Chivu pada skuad Inter Milan saat lakoni partai tandang melawan Como 1907 di Coppa Italia, yang menurutnya baru pertama kali mereka terapkan secara langsung di atas lapangan hijau.

Inter Milan mendapatkan hasil yang tidak terlalu buruk kala menghadapi Como, Rabut (4/3) dini hari WIB pada lanjutan leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/26. Inter memaksa Como dengan hasil imbang tanpa gol di Giuseppe Sinigaglia.

Hasil ini membuat kedua tim masih punya peluang yang relatif sama untuk melangkah ke partai final. Leg kedua babak semifinal Coppa Italia ini bakal berlangsung di Bulan April dengan Inter Milan bergantian menjadi tuan rumah.

Thuram Como Inter
(Pict: Reuters via tvonenews.com)

Tak sedikit yang cukup terkejut melihat taktik yang diterapkan Inter pada laga ini. Mereka menggunakan formasi dasar 3-5-1-1. Sejumlah pemain inti mereka terpaksa absen, seperti duo bomber mereka, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram.

Cristian Chivu lantas menjabarkan sedikit tentang alasannya menerapkan skema permainan yang baru kali ini mereka tampilkan. Bukan cuma formasi, tapi cara bermain Inter ikut berubah menurut Chivu, walau pada praktiknya harus berada dalam kendali lawan.

“Saya menghadapi beberapa masalah yang harus diatasi, kami terpaksa melakukan beberapa perubahan. Ini adalah pertama kalinya bermain dengan dua gelandang kreatif yang mendukung striker. Kami juga mengubah cara bertahan kami, terutama di setengah lapangan kita sendiri. Kami mencoba menyerang mereka secara satu lawan satu,” ujar Chivu dilansir Football Italia.


Baca Juga:


“Tetapi sedikit lambat dalam menutup ruang dengan wing-back kami terhadap left-back mereka. Ada dua penyerang Como yang sebenarnya bukan penyerang, yang turun sedikit lebih dalam, dan menyebabkan masalah bagi kami. Mereka sangat ahli dalam menguasai bola, mengopernya, dan menarik kamu keluar untuk kemudian menyerang ruang kosong,” tambahnya.

“Kami berhasil memahami apa yang perlu dilakukan, dan beruntung dalam beberapa situasi. Mengingat tidak punya banyak waktu untuk persiapan, bermain setelah 72 jam, para pemain berhasil memahami instruksi dengan cepat dan memberikan yang terbaik. Mengetahui bahwa terkadang kami harus menerima permainan penguasaan bola Como.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com