(Foto: Neal Simpson/Sportsphoto/Allstar via ligaolahraga.com)

Debut Maresca di Man City Dibuka dengan Rekor Buruk dalam 120 Tahun Terakhir

Rizal Saleh - Agustus 17, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga Inggris – Era baru Manchester City di bawah asuhan Enzo Maresca dimulai dengan hasil mengecewakan, usai The Citizen tak mampu berbuat banyak dihadapan sang juara bertahan Liga Inggris, Arsenal sekaligus mencatatkan rekor buruk pada sejarah klub.

The Citizens takluk tiga gol tanpa balas dari Arsenal dalam laga Community Shield tadi malam WIB di Millennium Stadium, Cardiff. Kekalahan telak yang membuat manajer Man City, Enzo Maresca mengakui bahwa timnya masih harus melakukan banyak perbaikan.

Manchester City tidak pernah benar-benar mampu menemukan ritme permainan setelah Arsenal mencetak gol pembuka hanya 23 detik setelah pertandingan dimulai. Riccardo Calafiori memanfaatkan kelengahan lini belakang City untuk membawa The Gunners unggul cepat.

Situasi semakin sulit bagi Maresca setelah Kai Havertz menggandakan keunggulan Arsenal sebelum pertandingan memasuki menit ke-30. Martin Odegaard kemudian melengkapi kemenangan Arsenal setelah turun minum dan memastikan skor akhir 3-0.

( Action Images via Reuters/Matthew Childs via cnnindonesia.com)

Hasil tersebut sekaligus membuat Maresca masuk ke dalam catatan sejarah Manchester City dengan cara yang tidak diinginkan. Ia menjadi salah satu dari hanya dua manajer City yang menelan kekalahan terbesar dalam pertandingan kompetitif pertamanya bersama klub.

Dilansir Goal, catatan serupa sebelumnya dibuat Harry Newbould pada 1906. Kala itu, Manchester City kalah 1-4 dari Arsenal, sehingga kedua manajer memiliki kesamaan catatan buruk saat mengawali masa kepemimpinan mereka.

Maresca mengakui gol cepat Calafiori memberikan pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan. Manchester City sebenarnya sempat memberikan respons dan menciptakan sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan, tetapi gagal memanfaatkannya.


Baca Juga:


“Saya pikir bagian penting dari pertandingan ini adalah gol pertama yang kami kebobolan. Sayangnya, setelah 30 detik kami sudah kebobolan,” ujar Maresca seperti dikutip Goal.

Mantan pelatih Chelsea itu menilai respons para pemain setelah tertinggal sebenarnya cukup positif. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang membuat City kehilangan momentum sebelum Arsenal kembali mencetak gol.

“Saya pikir reaksi setelah gol pertama cukup baik. Sebelum mereka mencetak gol kedua, kami memiliki tiga atau empat peluang untuk mencetak gol dan menyamakan kedudukan. Sayangnya, kami gagal memanfaatkan peluang tersebut. Setelah gol kedua, pertandingan menjadi jauh lebih sulit. Ada kesalahan di sana, tetapi ini baru permulaan,” tambah Maresca.

Kekalahan tersebut menjadi peringatan awal bagi Maresca sebelum memasuki musim 2026/2027. Dengan ekspektasi tinggi yang melekat pada Manchester City, sang pelatih kini dituntut segera menemukan solusi agar timnya mampu kembali tampil kompetitif.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com