
Diikuti 70 Tim, Indonesia Junior Soccer League Kategori Sekolah Dasar Resmi Bergulir
Vivagoal – Liga Indonesia – Pertama kali dalam sejarah, Indonesia Junior Soccer League (IJSL) menggelar kompetisi jenjang sekolah dasar (SD). Edisi perdana ini diikuti oleh 70 sekolah dari berbagai wilayah Jabodetabek dan Karawang.
Upacara pembukaan IJSL antarsekolah dasar berlangsung di Lapangan Sintetis Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Sabtu (19/9). Indra Sjafri selaku Program Director IJSL hadir langsung memberikan sambutan.
IJSL kategori Sekolah Dasar ini punya dua kategori yaitu U-9 (30 tim) dan U-11 (40 tim). Pertandingannya digelar tiap dua pekan.
IJSL sebelumnya telah lebih dulu berkiprah melalui kompetisi antarsekolah sepak bola (SSB). Kini kompetisi antarsekolah dasar menjadi langkah awal untuk memperluas pembinaan sepak bola usia dini.
Baca Juga:
- Atletico Madrid vs Real Madrid: Duel Penentu Penguasa Ibu Kota Spanyol
- Persijap Jepara vs Persib Bandung: Duel Beda Nasib di Gelora Bumi Kartini
- Pemain Ini Dinilai Bisa Jadi Jawaban Masalah Kreativitas Tottenham
- Gelandang Atalanta Ungkap Perbedaan Sarri dan Spalletti
“Untuk event ini, kita bikin antarsekolah dasar dan diikuti 70 sekolah. Apakah nanti dari event pertama ini kita akan memperbesar, nanti kita lihat. Cuma kita inginnya nanti antar-SD ini dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia,” ujar Indra Sjafri.
Mantan Direktur Teknik PSSI itu menjelaskan, pemilihan kelompok usia U-9 dan U-11 berkaitan dengan pembinaan pemain di level grassroot. Kelompok usia tersebut merupakan tahap awal sebelum pemain masuk ke jenjang pembinaan yang lebih tinggi.
Indra menambahkan, pembinaan pemain usia dini membutuhkan dukungan berbagai aspek, mulai infrastruktur, kurikulum, pelatih berkualitas, tahapan pembinaan, hingga kompetisi yang berkesinambungan.
“Lima hal untuk anak-anak kita supaya bisa berkembang. Infrastrukturnya harus bagus untuk dia berlatih, kurikulumnya juga harus bagus. Ketiga, pelatih-pelatih yang menangani juga harus cukup dan berkualitas. Keempat, tahapan pengembangannya. Jangan terburu-buru. Dan terakhir, sediakan kompetisi yang bagus untuk dia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara IJSL Donny Octaviano menjelaskan, kompetisi berlangsung pada 19 September hingga 31 Oktober 2026. Pertandingan digelar setiap Sabtu dengan sistem kompetisi dalam beberapa tahap.
Menariknya, setiap tim akan mendapatkan medali sebagai tanda partisipasi. Hal ini sesuai tujuan pembinaan usia dini yang tidak berfokus kepada prestasi.
“Kami bukan turnamen yang mementingkan mereka meraih pencapaian. Memang pencapaian penting, tapi untuk umur segini perkembangan itu yang lebih penting,” ujar Donny.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















