Tag: Indra Sjafri

Perangi Corona, Indra Sjafri Lelang Jaket Timnas Miliknya

Vivagoal – Liga Indonesia –   Direktur Teknik Timnas Indonesia, Indra Sjafri tergerak untuk memerangi virus Corona di Tanah Air. Ia siap meleang salah satu jacket kesayangannya agar mendapatkan donasi untuk menanggulangi wabah yang telah menyelimuti Indonesia awal Maret lalu.

Indra Sjafri pun melelang jaket berwarna biru dongker miliknya kala masih menangani Timnas U-19 di tahun 2013. Jacket tersebut juga digunakannya dalam laga krusial kontra Korea Selatan beberapa waktu lalu.

“Assalamualaikum, saya coach Indra Sjafri. Sekarang kita harus bekerja di rumah, tentu tidak banyak hal bisa kita lakukan. Maka dalam kesempatan ini saya ingin berbagi, membantu, menyumbang kepada orang-orang yang berada di garda terdepan untuk tenaga medis,” kata Indra dalam pesan singkatnya kepada detikSport, Minggu (5/4)

“Ini jaket kesayangan saya karena sangat bersejarah sekali. Saya memakainya saat pertandingan Timnas U-19 dengan Korea Selatan dan saya ikhlaskan untuk dilelang. Bagi masyarakat yang ingin, silakan sambil menyumbang teman-teman kita, tenaga medis yang menangani virus corona. Terima kasih, terima kasih, semangat menolak menyerah,” imbaunya.


Baca Juga:

 


Indra juga sudah membubuhi tanda tangan di jacket yang hendak dilelangnya tersebut. Lelang akan dilakukan di akun instagram @APPSI.Official. Pembukaan lelang dimulai dengna Rp 1 Juta dengan kelipatan Rp 100 ribu.

Nantinya, semua hasil lelang akan diserahkan kepada Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI) bekerja sama dengan Kaskus Peduli dan Kitabisa.com. Setelahnya, hasil donasi bakal didistribusikan untuk para medis yang membutuhkan alat pelindung diri (APD).

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Indra Sjafri Bakal Diberi Jabatan Strategis oleh PSSI, Apa Itu?

Vivagoal – Liga Indonesia –  Asisten pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri belum terlihat batang hidungnya. Usut punya usut, Indra bakal ditawari jabatan strategis di PSSI yakni sebagai Direktur Teknik Timnas

Tiga kali sudah Timnas Senior asuhan Shin Tae Yong menggelar latihan dan Indra Sjafri tak terlihat. Di tempat lain Mochamad Iriawan selaku ketum PSSI menyebut jika status Indra masih asisten. Namun ia akan pindah tugas ke bidang Direktut tektik untuk membantu Danurwindo.

Baca Juga: Shin Tae-Yong Dalam Benak Irfan Bachdim

“(Indra) sedang ada tugas dengan saya. Ada tugas berkaitan dengan kedirekturteknikan,” kata Iriawan, dinukil dari Detiksports. “Memang kami punya dirtek Pak Danur, sudah cukup sepuh sehingga gerakan untuk berkaitan dengan teknik, kami minta bantuan dari coach Indra,” sambungnya.

Iriawan mengaku pihaknya masih membutuhkan bantuan Indra karena posisi ini terbilang strategis. Ia bahkan menghimbau rekan media untuk tak terlalu menggoreng isu ini sehingga berbuah panjang.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Indra Sjafri Tak Hadir Latihan Perdana, Ini Penjelasannya!

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong melakukan latihan sesi latihan perdana di Stadion Madya, Jakarta pada Jumat (14/02) malam. Namun, ada yang janggal dalam Training Center tersebut karena tidak ada Indra Sjafri.

Dalam sesi latihan di sana, hanya terlihat diantaranya Nova Arianto, Yoo Jae-hoon, Kim Hae-woon, Gong Oh-kyun dan Lee Jae-hong.

“Besok sepertinya dia akan datang di sesi latihan ini. Kami kurang tahu alasannya belum bisa hadir,” kata Nova selaku pendamping Shin Tae-yong usai latihan timnas.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain Muda Indonesia yang Akan Bersinar di Eropa

Shin sempat ditanya awak media terkait ketidakhadiran Indra Sjafri usai latihan. Namun, pelatih asal Korea Selatan itu tak menjawab.

Sebelumnya ada isu yang beredar bahwa Indra mundur dari tim pelatih Shin. Pelatih asal Padang tersebut menegaskan itu adalah kabar yang tak benar.

Saat ditanya oleh wartawan, dimana Indra Sjafri berada, Shin Tae-yong terlihat bungkam dan tidak memberikan komentar.

Sempat ada isu bahwa Indra Sjafri akan mundur dari tim pelatih Korea Selatan tersebut. Namun, mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu mengatakan bahwa kabar tersebut tidak benar.

“Tidak benar (mundur dari tim pelatih). Saya kontrak empat tahun di PSSI. Saya saat ini lagi ada tugas dari PSSI,” kata Indra dalam pesan singkatnya.

“Saya mundur dari pelatih? Itu tidak benar. Saya telah dikontrak oleh PSSI selama empat tahun. Saat ini, saya masih mengemban tugas dari PSSI,” curhat pelatih asal Padang itu.

“Bismillah dan syukur Alhamdulillah generasi setelah 2011 pertama saya memegang Timnas Indonesia. Saya sangat memahami para pemain Timnas Indonesia senior,” jelas Indra.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Sosok Ini Menjadi Keberhasilan Witan Menembus Kompetisi Eropa

Vivagoal – Liga Indonesia – Keberhasilan Witan Sulaiman berkarier di benua Eropa ternyata tak lepas dari peran seorang Indra Sjafri. Mantan pelatihnya di Timnas U-23 itu sempat berucap sangat ingin melihat Witan main di Eropa dan baru-baru ini ucapannya itu berhasil jadi kenyataan.

Seperti diketahui, Witan Sulaiman secara resmi sudah diperkenalkan oleh klub asal Serbia, FK Radnik Surdulica. Witan dikabarkan diikat kontrak untuk 3,5 tahun ke depan.

Peran Indra Sjafri dibalik kesuksesan Witan Sulaiman meniti karier di Eropa diungkapkan langsung oleh agennya, Dusan Bogdanovic. Menurutnya, sejak dahulu, coach Indra sangat ingin melihat dua pemain mudanya, Witan dan Egy Maulana Vikri bisa merumput di Eropa.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

“Berapa tahun yang lalu beliau (Indra Sjafri) bilan, anak-anak Indonesia harus dan pasti bisa ke Eropa. Coba kasih kesempatan, biar kita lihat progresnya,” ungkap Dusan melalui akun Instagram pribadinya.

“Coach Indra sangat mencintai negaranya. Dia juga telah memberi begitu banyak kesenangan buat Indonesia. Terima kasih karena tidak pernah menyerah coach Indra Sjafri. Ini adalah hasil dari pekerjaan Anda,” tutup Dusan.

Sebagai informasi, merujuk pada data situs Transfermarkt, untuk musim 2019/2020 ini, Witan Sulaiman merupakan pemain Asia ketiga yang main di divisi I Liga Serbia. Dua pemain lainnya berasal dari Jepang, yaitu Takuma Asano yang membela Partizan Beograd dan Noboru Shimura di Spartak Subotica.

Sementara itu, untuk di Radnik Surdulica, Witan Sulaiman menjadi pemain Asia kedua setelah Yuan Xue dari Cina.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Soal Rumor Indra Sjafri Latih Timnas Senior, Ketum PSSI: Nanti Dibicarakan

Vivagoal – Liga Indonesia – Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule angkat bicara soal peluang pelatih timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri untuk naik pangkat menangani timnas senior Garuda Merah.

Sebelumnya, Indra Sjafri sukses membawa Timnas Indonesia U-22 melaju hingga partai final SEA Games 2019. Namun sebelum laga final, Indra memberikan pernyataan bahwa dirinya siap jika dipercaya untuk membesut timnas senior.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Sebagai informasi, saat ini, kursi pelatih timnas senior masih sementara diperebutkan oleh dua sosok, yakni Luis Milla, pelatih asal Spanyol dan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.

“Soal kans Indra melatih timnas senior, nanti akan kami bicarakan, masih ada waktu. Rencananya, kami memang akan rapatkan juga tentang hal tersebut,” kata Iwan Bule.

“Saat ini, masih dua pelatih alternatif, bisa itu Shin Tae-yong, atau bisa juga itu Luis Milla,” sambung mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Sejatinya, masih ada satu nama lagi yang coba dirayu PSSI, yaitu pelatih asal Belanda, Ruud Gullit. Namun, sepertinya harapan untuk bisa ditangani oleh eks pelatih Barcelona masih jauh panggang dari api.

Baca juga: Head to Head Kalteng Putra Vs Persipura: Peluang Ukir Sejarah Baru

“Belum ada kabarnya, mungkin sedang melatih di negaranya. Kalau dia memang mau, maka itu lebih baik,” pungkas Iriawan.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Jalan Panjang Timnas U-22 dan Harapan yang Belum Selesai

Vivagoal – Liga Indonesia –  Sebelum Sea Games dimulai, PSSI, selaku induk sepakbola Indonesia memang menargetkan emas di ajang multi olahraga dengan harap bisa mengulangi raihan di tempat dan ajang yang sama di tahun 1991. Guna merealisasikan target,  serangkaian uji coba pun diterapkan guna mendapakan hasil maksimal. 

Beberapa lawan tanding pun disiapkan. Egi MV dan kolega menjamu PSIM Jogja dan Bali United di ajang trofeo mini pada September lalu. Hasilnya pun terbilang memuaskan. Timnas sukses menjuarai trofeo dengan mengandaskan perlawanan dua tim besar tersebut.

Perjalanan pun berlanjut ke China sebulan berselang. Timnas akan dihadapkan dengan turnamen mini bersama tuan rumah China, Yordania, Uni Emirat Arab. Indonesia kalah dua kali dan hanya sekali mendulang hasil imbang kontra UEA. Raihan tersebut membuat Indonesia berada di posisi juru kunci dengan satu poin dari tiga laga yang telah rampung dimainkan.

Di rangkaian terakhir, Timnas menjamu Iran dua kali di Stadion I Wayan Dipta (13/11) dan di Stadion Pakansari (16/11) mendatang. Dari dua laga tersebut, Timnas sukses memetik hasil positif dengan satu seri dan satu kemenangan. Hasil ini pun membuat Indra Sjafri selaku pelatih timnas pede dengsn capaian timnya. Ia pun merasa sanggup berbuat banyak dan merealisasikan target yang diusung PSSI di Sea Games.

“Apa yang kami rencanakan dan inginkan dalam tim akhirnya tercapai,” kata Indra Sjafri, dinukil dari superball.  “Pemain semua paham apa yang menjadi masalah pada laga pertama melawan Iran,”

“Saya berterimakasih kepada PSSI, karena mereka mengatur lawan kami uji coba. Mereka lawan yang saya pikir sangat baik. Lima kali pertandingan internasional yang kualitasnya baik untuk kami,” ungkap Indra, seperti dinukil Goal Indonesia

Tampil Impresif di Sea Games, Indra Sjafri Buka Kans Latih Timnas Lain

Vivagoal – Liga Indonesia–  Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri sukses mengantarkan Osvaldo Haay dan kolega ke partai puncak Sea Games 2019. Ia pun membuka kans untuk melatih Timnas Senior.

Perjalanan eks pelatih Bali United itu bersama timnas rentang usia memang terbilang sangat mengesankan. Pasca mengantar timnas U-19 juara Piala AFF di tahun 2013 lalu, namanya kerap mengisi beberapa pos penting di timnas usia muda

Februari kemarin, ia sukses mengantarkan timnas U-22 menjadi juara Piala AFF. Perjalanannya pun berlanjut kala menukangi tim yang sama di Piala Asia U-23 untuk melakoni babak kualifikasi piala Asia fi Vietnam. Namun sayang, dalam kesempatan tersebut, Timnas tampil loyo dan harus tersingkir di fase grup.

Teranyar, Timnas U-22 besutannya sukses menuntaskan permainan Myanmar berkat kemenangan 4-2 di fase semifinal, Sabtu (7/12) kemarin. Indra pun mampu membawa Evan Dimas dan kolega berlaga di partai puncak guna berhadapan dengan Vietnam. Ia pun lantas mengungkapkan jika dirinya layak diberi kesempatan untuk menukangi timnas senior suatu saat nanti.

Baca Juga: Lechia Gdansk Senang Liat Performa Wonderkidnya di Sea Games 2019

“Yang disampaikan itu tulis di koran kalau perlu di semua media di Indonesia. Tulis seperti itu (penjabaran karier Indra),” ujar Indra selepas kemenangan atas Myanmar.

“Indra Sjafri adalah pelatih yang punya proses yang baik dan sekarang siap untuk ditunjuk menjadi pelatih timnas (senior),” tegasnya.

Peluangnya menukangi Beto Goncalves dan kolega memang terbuka. Pasalnya Timnas Senior belum memiliki pelatih tetap. PSSI, selaku federasi baru menjalin komunikasi dengan dua pelatih asing ysng digadang bakal melatih Timnas yakni Luis Milla dan Shin Tae Yong.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Timnas U-22 Disebut Sudah Memiliki Mental Juara

Vivagoal – Liga Indonesia– Pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjarfi menilai tim besutannya sudah memiliki mental juara. Hal tersebut dapat dilihat dari beringasnya performa Timnas kala melakoni babak semifinal Sea Games 2019 kontra Myanmar, Sabtu (7/12) kemarin.

Dalam laga tersebut, sejatinya Myanmar sukses menyamakan dua gol Indonesia dalam tempo cepat. Laga pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Osvaldo Haay dan kolega langsung merespon dengan dua gol tambahan di ekstra time tersebut. Skor 4-2 pun bertahan hingga peluit tanda pertandingan paripurna dibunyikan.

“Kami bersyukur bisa unggul 2-0 terus disamakan 2-2, di situ muncul tempaan yang buat mereka sangat matang sekarang,” kata Indra di Manila, Minggu (8/12), ungkapnya seperti dinukil Goal Indonesia.

Baca Juga: Osvaldo: Cetak Banyak Gol akan Sia-Sia Jika Timnas Tak Juara

“Mental juara mereka [pemain] muncul. Bisa dilihat ketika 2-2 tidak jatuh dan bangkit. Itu terlihat mereka sudah matang,” Indra menambahkan.

Pada laga puncak, Timnas bakal kembali berhadapan dengan Vietnam yang sukses menggasak Kamboja dengan skor 4-0. Laga kedua kesebelasan bakal dilangsungkan di Stadion Rizal Memorial, Selasa (10/12).

Selalu update Jadwal Pertandingan Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Sosok Ini Disebut Berjasa Besar Bagi Evan Dimas

Vivagoal – Liga Indonesia– Pilar Timnas U-22, Evan Dimas Darmono mengaku senang Timnas bisa melaju ke babak final Sea Games 2019. Ia pun merasa bersyukur Indra Sjafri bisa kembali mengembalikan performa terbaiknya yang sempat memudar.

Evan memang sempat disorot karena performanya menurun di level klub. Namun, sosok asal Jawa Timur sempat membungkam orang-orang yang mengkritiknya dengan mencetak sepasang gol dalam parade kemenangan Timnas atas Myanmar 4-2, Sabtu (7/12) kemarin.

Evan nampak senang dengan capaian timnas. Bahkan pemain yang kini merumput di Barito Putera sampai meneteskan air mata bahagia atas performa timnya itu.

“Coach Indra bantu saya kembalikan kepercayaan diri. Alhamdulillah bisa kasih kontribusi untuk tim dan Alhamdulillah melaju ke final,” kata Evan. “Saya selalu bersyukur atas gol tadi. Terima kasih kepada teman-teman yang sudah bantu saya cetak gol. Yang pasti kami harus fokus hadapi Vietnam,” ungkap Evan seperti dinukil Goal Indonesia.

Baca Juga: Misi Timnas U-22 Di SEA Games 2019, Cetak Sejarah Sebagai Juara

Selanjutnya Indonesia akan kembali bersua Vietnam yang sebelumnya sempat menang 4-0 atas Kamboja. Pada pertemuan pertama di fase grup, Timnas kalah dengan skor tipis 2-1. Kedua kesebelasan bakal kembali bertemu di laga puncak pada 10 Desember mendatang di Stadion Rizal Memorial.

Selalu update Jadwal Pertandingan Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Indra Sjafri Optimis Putus Tren Buruk Indonesia Di Semifinal SEA Games

0

Vivagoal – Internasional – Indonesia punya catatan yang kurang meyakinkan di semifinal SEA Games. Tapi, pelatih Indra Sjafri menegaskan bahwa dia selalu optimis menatap ke depan.

Indonesia bakal berduel melawan Myanmar pada semifinal SEA Games 2019. Laga kedua tim ini rencananya bakal dilangsungkan di Stadion Rizal Memorial, Sabtu (7/12/2019), sore ini.

Baca juga: Timnas Siap Tempur Jelang Semifinal SEA Games

Indonesia sendiri sudah tampil di babak semifinal SEA Games sebanyak 15 kali sejak tahun 1977. Sayang, dari jumlah sebanyak itu, 10 diantaranya tim Merah-Putih selalu kandas di semifinal.

Yang terbaru saat Indonesia kembali gagal di dua edisi SEA Games terakhir, yakni di Singapura 2015 dan Malaysia 2017. Kendati demikian, Indra tak mau mengurusi catatan-catatan masa lalu.

“Saya selalu berpikiran positif dan tidak pernah mau memikirkan masa lalu. Biarkan masa lalu menjadi masa lalu, sebagai pelatih saya harus melihat ke depan dan harus optimis” kata Indra.

Indra Sjafri sendiri ditargetkan oleh PSSI untuk bisa meraih medali emas di ajang SEA Games 2019 ini. Indonesia pantas optimistis karena bisa lolos dari grup berat.

Selalu update berita bola terkini seputar sepak bola Internasional hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS