FIFA 20 Ternyata Memiliki Empat Kekurangan, Apa Saja? - Vivagoal.com
Cara Mencetak Gol dengan Tendangan Volley di FIFA 20

FIFA 20 Ternyata Memiliki Empat Kekurangan, Apa Saja?

Heri Susanto - April 8, 2020
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – IGL – EA Sports, selaku developer game FIFA 20 menuai kesuksesan dari sisi marketing. Penjualan mereka untuk seri terbaru lumayan fantastis. Sejak dirilis pada September tahun lalu, game sepakbola ini sudah terjual lebih dari 260 juta Copy.

Meski mendapatkan review positif lantaran gameplay yang mendekati aslinya, bukan berarti game ini tak memiliki kekurangan. Vivagoal mencatat da empat kekurangan dari game ini dan tentunya hal tersebut harus segera diperbaiki EA Sports selaku developer game.

Dexerto melaporkan ada empat aspek yang kurang dari game ini, vivagoal telah merangkum daftarnya. Selamat membaca.

  • Absennya Mode The Journey

Pada edisi sebelumnya, mode The Journey hadir dengan menyematkan sosok Alex Hunter sebagai tokoh fiktif. Hunter memulai kiprah di tim Premier League dan sempat dipinjamkan ke tim divisi bawah sebelum mendulang kejayaan dengan berseragam Real Madrid.

Melalui mode ini, FIFA Player memiliki opsi mengatur karir Hunter seperti kemana ia akan berlabuh. Namun sayangnya dalam FIFA 20, mode Journey ditiadakan

  • Masalah Server

Pemaiin FUT di seluruh penjuru kolong langit bakal sedikit sebal lantaran server FIFA kerap mengalami permasalahan mulai dari delay hingga down. Menukil laman Bleacherreport, permasalahan pada server juga membuat hadirnya lag pada gameplay.


Baca Juga:


  • Career Mode Membosankan

Suka atau tidak, career mode dalam game FIFA 20 bileh dibilang membosankan lantaran taka da perubahan dari edisi sebelumnya, satu-satunya hal yang baru dalam career mode adalah kehadiran fitur press conference. Menyebalkan bukan?

  • Gameplay

Ada dua kunci untuk mendominasi pertandingan dalam game FIFA 20 yakni dengan melakukan Counter Attack dan Drop Back. Hal tersebut bakal membuat anda dominan dalam pertandingan. Namun variasi di luar kedua taktik tersebut boleh dibilang tak hadir.

Kritik nyata pun sempat dilontarkan Donovan ‘ Tekkz ‘ Hunt dari tim Fnatic. Ia menyebut jika tak ada orang yang menikmati game play dalam game FIFA lantaran terlalu membosankan. “Game FIFA 20 memiliki peluang 50:50 untuk setiap player. Saya bisa mengalahkan orang lain, pun sebaliknya. Saya rasa, permainan di tahun ini tidak menguntungkan karena semua player bisa menang, termasuk yang tidak terampil,” kata dia seperti dikutip dari Dexerto.

Jangan lupa ikuti turnamen FIFA 20 dan PES 2020 di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store.

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com