
Ganti Pelatih Bukan Solusi, Man United Diminta Bersabar Pada Amorim
Vivagoal – Liga Inggris – Mantan pilar Manchester United, Patrice Evra menilai jika keputusan untuk terus mengganti manajer jadi salah satu penyebab dari kesulitan Setan Merah mencapai potensi maksimal dalam beberapa musim terakhir.
Manchester United harus memulai perjalanan mereka di Liga Inggris 2025/26 dengan hasil mengecewakan. Setan Merah tumbang dari rival mereka, Arsenal dengan skor tipis 0-1 di Old Trafford akhir pekan kemarin, lewat gol Riccardo Calafiori.
Hasil itu membuat para pendukung United kembali khawatir tim favoritnya akan kembali mengulang prestasi di musim lalu. Setan Merah sampai terjerembab di peringkat ke-15 pada klasemen akhir Liga Inggris, tanpa meraih satu gelar juara pun.

Padahal United sudah banyak melakukan pembenahan sepanjang bursa musim panas 2025. Mereka tercatat menggelontorkan dana hingga 229,70 juta euro untuk mendatangkan Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Diego Leon.
Langkah tersebut dilancarkan United demi mengakomodasi rencana Amorim secara maksimal. Manajer asal Portugal itu sebelumnya datang ke Old Trafford ketika musim sedang berjalan di akhir tahun 2024 kemarin.
Baca Juga:
- Sebut Kedalaman Skuad Bayern Munich Kecil, Harry Kane Kena Semprot Legenda Jerman
- Drama Alexander Isak dan Newcastle Memasuki Episode Baru
- 5 Fakta Pelepasan Termahal Raksasa Portugal ke Asia
- Tak Ada Titik Terang, Inter Menyerah Amankan Pilar Atalanta
Kini Patrice Evra meminta pihak klub agar memberikan lagi waktu bagi Amorim untuk memantapkan sistem bermainnya di Man United. Ia berharap United tidak terburu-buru mengganti manajer, karena hal tersebut takkan menyelesaikan masalah Setan Merah.
“Dengan United, kamu tidak pernah tahu. Suatu hari mereka membuatmu bermimpi, keesokan harinya mereka menghancurkan hatimu,” ujar Evra dilansir Goal.
🏆 @B_Fernandes8 is one of 6️⃣ nominees for the @PFA Players’ Player of the Year award — the winner is announced tonight 🙌 pic.twitter.com/e3IBwb4WW2
— Manchester United (@ManUtd) August 19, 2025
“Tapi jika mereka bisa mengembalikan semangat juang lama itu, di mana para pemain rela berdarah-darah untuk jersey, mereka bisa mengejutkan orang. Ini soal konsistensi, bukan momen-momen Instagram,” tambah Evra.
“Sepak bola adalah hutan belantara. Ketika hasil tidak datang, manajer selalu menjadi yang pertama dipecat. Tapi jika kamu terus mengganti koki, supnya tidak akan pernah terasa enak. Berikan dia waktu, tapi di United, waktu itu mahal.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















