
Gasperini Dibuat Heran, Usai Tiga Penalti Roma Gagal Jadi Gol
Vivagoal – Berita Bola – Allenatore AS Roma, Gian Piero Gasperini mengaku sangat terkejut melihat anak asuhnya itu mengalami kegagalan penalti sampai tiga kali, yang berujung kekalahan dari LOSC Lille pada lanjutan Liga Eropa musim ini.
AS Roma gagal mendulang poin di kandang sendiri saat menjamu LOSC Lille dini hari tadi WIB pada lanjutan pekan ke-2 Liga Eropa 2025/26. Bermain di Olimpico Roma, Roma menyerah dengan skor 0-1 dari wakil Liga Prancis itu.
Satu-satunya gol kemenangan Lille dicetak oleh Hakon Arnar Haraldsson saat laga baru berjalan enam menit. Lille pun kemudian mampu mempertahankan keunggulan 1-0 sampai laga berakhir, meski mendapat gempuran dari Roma.

Kejadian unik namun memilukan bagi Roma lantas terjadi pada 10 menit jelang babak kedua berakhir. Roma memiliki peluang menyamakan kedudukan setelah mendapat hadiah penalti dari wasit.
Artem Dovbyk maju sebagai eksekutor, tapi sayangnya sepakan dia masih mampu ditahan kiper Lille, Berke Ozer. Wasit lalu memutuskan untuk mengulang penalti, tapi lagi-lagi tembakan mendatar Dovbyk bisa dihalau oleh Ozer.
Baca Juga:
- Tandang ke Slovakia, Strasbourg Tak Akan Diperkuat Pilar Krusialnya
- Luis Enrique Singgung Peran Suporter di Balik Kemenangan PSG Atas Barcelona
- Eddie Howe Balas Sindiran Tajam Bos Bayern Soal Transfer Nick Woltemade ke Newcastle
- Jumpa Lille, Gasperini Minta AS Roma Waspadai Giroud
Wasit kemudian kembali memutuskan untuk mengulang penalti AS Roma, tapi kali ini yang maju sebagai eksekutor adalah Matias Soule. Namun, untuk ketiga kalinya, Ozer bisa menebak arah tembakan Soule sekaligus memastikan kemenangan Lille atas Roma.
Juru latih AS Roma, Gian Piero Gasperini tampak dibuat heran, karena pengalaman melihat anak asuhnya gagal penalti sampai tiga kali jadi yang pertama sepanjang karirnya. Ia turut menyayangkan skuad Il Lupi yang tidak bisa memaksimalkan berbagai peluang, yang mereka dapatkan sepanjang laga.
View this post on Instagram
“Ini belum pernah terjadi sebelumnya bagiku untuk gagal mengeksekusi tiga penalti dalam situasi yang sama. Kami tertinggal sejak awal, yang memberi mereka kondisi terbaik,” ujar Gasperini dilansir Goal.
“Roma, meskipun ada beberapa kesalahan teknis, bermain dengan semangat dan ritme hingga akhir. Mungkin kami tidak cukup kuat dalam memanfaatkan peluang, tetapi dari pertandingan-pertandingan ini, kita bisa mengambil pelajaran berharga. Itu hampir unik dan kebetulan. Tapi itu terjadi dan tanpa diragukan lagi memengaruhi hasil. Tim, dalam hal semangat, memberikan segalanya.”
Tunjukkan Gambar Terbaikmu dan Menangkan Total Hadiah Hingga Puluhan Juta Rupiah Hanya di VG Art Competition















