
Gasperini Masih Pelajari Skuad AS Roma, Meski Sudah di Papan Atas Serie A
Vivagoal – Serie A – Allenatore AS Roma, Gian Piero Gasperini mengaku masih terus mempelajari batasan yang dimiliki oleh anak asuhnya itu saat ini, walau mereka untuk sementara berada di papan atas Serie A.
Gian Piero Gasperini baru saja mengantarkan AS Roma meraup kemenangan ke-4 mereka di Liga Italia musim ini. Il Giallorossi menumbangkan Hellas Verona dengan skor 2-0 pada pekan ke-5 Serie A dini hari tadi WIB di Stadio Olimpico.
Hasil itu membuat Roma kini menyodok ke poisi tiga pada klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 12 poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari Milan sebagai capolista dan Napoli di posisi runnerup.

Raihan poin Roma ini jadi yang terbanyak dalam tiga musim terakhir di Liga Italia. Kali terakhir Roma bisa mengoleksi sampai 12 poin dari lima laga adalah saat ditangani Jose Mourinho pada musim 2021/22 silam.
Meski begitu, Gasperini enggan anak asuhnya itu mengalami kepercayaan diri berlebih mengingat musim masih berjalan panjang. Ia mengaku terus mempelajari batas dari skuad Roma saat ini, yang kemudian akan mereka benahi.
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Jumpa Barcelona, PSG Tak Akan Diperkuat Nominator Ballon d’Or
- Pelatih Persija Ungkap Penyebab Kekalahan dari Borneo
- Tolak Main di Ligue 2, Pilar St Etienne Ingin Batalkan Kontraknya
Menurut Gasperini, Roma perlu bersiap dengan berbagai kemungkinan, salah satunya tentang jadwal padat. Ditambah lagi kejutan dari tim lawan, seperti yang mereka rasakan saat menghadapi Verona.
“Saya sangat menyadari kesulitan yang dialami beberapa pemain. Ini adalah pertama kalinya musim ini kami memiliki tiga pertandingan dalam seminggu, dan tidak semua pemain pulih sepenuhnya,” ujar Gasperini dilansir Bein Sports.
View this post on Instagram
“Kami tidak mengharapkan hal itu, jadi perlu merenung dan mengevaluasi hal ini ke depannya. Kami mengalami masalah hari ini yang tidak kami alami di pertandingan lain. Jelas bahwa beberapa pemain kesulitan menjaga ketajaman mereka,” pungkasnya.
“Ketika Verona menyerang, mereka mampu mengoper bola dengan lebih mudah dari biasanya. Sayangnya, kami juga tidak cukup tajam dalam transisi, dan kami kesulitan lebih dari yang seharusnya.”
Tunjukkan Gambar Terbaikmu dan Menangkan Total Hadiah Hingga Puluhan Juta Rupiah Hanya di VG Art Competition















