2 Tahun di Man City Menangkan 4 Trofi Juara, Jack Grealish: Terima Kasih Guardiola!
Jack Grealish, Pep Guardiola, Foto: dok suara

Grealish Sebut Kesulitannya di Man City Bukan Salah Guardiola

Irman Maulana - September 24, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Eks pemain Chelsea, Pat Nevin menilai bahwa ada sesuatu yang membuat kemampuan seorang Jack Grealish tidak bisa muncul secara maksimal di Manchester City seperti saat berseragam Aston Villa, dan hal tersebut bukanlah tanggung jawab dari manajer The Citizen, Pep Guardiola.

Jack Grealish diboyong oleh Manchester City pada musim panas tahun 2021 silam dari Aston Villa. The Citizen rela menggelontorkan dana hingga 117,50 juta euro pada The Villans demi menghadirkan Grealish di Kota Manchester.

Sayangnya, performa Grealish di Man City dianggap tidak pernah benar-benar muncul secara maksimal. Sejak keberhasilan City meraih treble winner 2022/23 lalu, Grealish justru semakin redup dan akhirnya dipinjamkan pada Everton di musim panas ini.

Jack Grealish Everton
gettyimages via ligaolahraga.com

Keputusan tersebut terbukti tepat, karena Grealish perlahan bisa kembali menjadi sosok menakutkan di sisi sayap. Ia sudah melalui lima laga bersama Everton dan mampu menyumbangkan empat assists dibawah komando David Moyes.

Terkait masalah Grealish di Man City, Pat Nevin merasa bahwa penyebab dari hal ini bukanlah adanya masalah dengan sang manajer, Pep Guardiola. Menurut Nevin, perbedaan tekanan saat bermain di Man City dengan tim yang lebih kecil turut mempengaruhi performa Grealish di atas lapangan hijau.


Baca Juga:


Nevin merasa para lawan tentu bakal lebih menumpuk banyak orang di lini belakang ketika mereka menghadapi City, yang punya segudang pemain bintang. Sehingga, Grealish saat ini akan tampak lebih bebas di Everton ketimbang bersama The Citizen karena adanya perbedaan strategi dan rencana para lawan.

“Ini memang menjengkelkan, tapi sejumlah klub dan gaya bermain mereka tidak cocok untuk beberapa pemain. Semua orang sepertinya berpikir bahwa Pep tidak membiarkannyab melewati pemain lain, tidak. Doku diizinkan melakukannya. Pep tidak mengatakan, ‘Jack, kamu tidak boleh, dan Doku boleh.’ Jadi ada hal lain yang terjadi di sana, dan salah satunya adalah ruang di belakang,” ujar Nevin dilansir Goal.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

“Jika kamu bermain untuk Manchester City, kamu sering menghadapi blok besar pemain. Di sepertiga akhir lapangan, kamu mungkin mendapatkan banyak bola, tapi hanya menjadi penghalang, dengan dua atau tiga pemain di depanmu. Jika kamu kehilangan bola, mereka tidak suka itu,” tambahnya.

“Ketika bermain di Everton, baik kandang maupun tandang, kamu tidak sering menghadapi situasi seperti itu. Kamu sering kali berhadapan satu lawan satu dengan bek. Hal itu hampir tidak pernah terjadi pada Jack saat dia di Man City. Jadi Ia diberi kebebasan ruang. Terserah untuk melihat apakah dia bisa bereaksi terhadapnya. Dan dia bereaksi dengan brilian. Sangat fantastis.”

Tunjukkan Gambar Terbaikmu dan Menangkan Total Hadiah Hingga Puluhan Juta Rupiah Hanya di VG Art Competition