Home Tags Everton
SQUAD
Player Position Nationality Age
Sandro Ramírez Attacker Spain 25
J. Pickford Goalkeeper England 26
João Virginia Goalkeeper Portugal 21
R. Olsen Goalkeeper Sweden 30
J. Lössl Goalkeeper Denmark 31
J. Kenny Defender England 23
M. Holgate Defender England 24
M. Keane Defender England 27
L. Digne Defender France 27
Y. Mina Defender Colombia 26
N. Nkounkou Defender France 20
B. Godfrey Defender England 22
Séamus Coleman Defender Republic of Ireland 32
Allan Midfielder Brazil 29
F. Delph Midfielder England 31
G. Sigurðsson Midfielder Iceland 31
A. Doucouré Midfielder France 27
A. Iwobi Midfielder Nigeria 24
J. Rodríguez Midfielder Colombia 29
Bernard Midfielder Brazil 28
André Gomes Midfielder Portugal 27
J. Gbamin Midfielder Côte d'Ivoire 25
T. Davies Midfielder England 22
M. Bešić Midfielder Bosnia and Herzegovina 28
J. Branthwaite Midfielder England 18
B. Baningime Midfielder Congo DR 22
Richarlison Attacker Brazil 23
D. Calvert-Lewin Attacker England 23
Cenk Tosun Attacker Turkey 29
A. Gordon Attacker England 19
Yannick Bolasie Yala Attacker Congo DR 31
T. Walcott Attacker England 31
M. Kean Attacker Italy 20
STANDINGS
2020-20 League Cup
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES
Everton
Manchester United
Tue, 22/12 07:45 WIB

Tag: Everton

Pemain Ini Picu Friksi di Tubuh Real Madrid?

Vivagoal Liga Inggris – Pasca kepergian James Rodriguez ke Everton, Zinedine Zidane dan petinggi Real Madrid dirumorkan tengah terlibat friksi. Benarkah demikian?


Baca Juga:


Di bursa transfer musim panas kemarin, Real Madrid membiarkan Jaems hengkang secara cuma-Cuma lantaran mantan pemain AS Monaco tak masuk dalam rencana Zinedine Zidane. Musim lalu, James memang hanya tampil 8 kali di kancah domestik.

Bahkan, sejak dilatih Zizou, nama James pun kerap kali “bersekola: di tim lain. Bayern Munchen sempat menjadi perhentian pemain yang tampil apik di Piala Dunia 2014. Kini, menukil laman AS, petinggi Real Madrid diklaim tak senang dengan cara Zidane memperlakukan James sehingga sang pemain terlihat tak berkembang.

Saat ini, James emmang tengah tampil apik dengan membawa Everton ke papan atas Premier League. Bersama James, Toffees mampu menfulang 13 angka dalam lima laga awal mereja. Catatan tersebut terbilang lumayan fantastis.

Selain melepas James, Madrid juga banyak melepas beberapa nama ke Premier League dengan status pinjaman macam Gareth Bale (Tottenham), Dani Ceballos (Arsenal) hingga menjual Sergio Reguilon (Spurs)

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Kasus Tekel Horor Pickford, Carragher: Tak Ada Unsur Sengaja

Vivagoal – Liga Inggris – Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menyebut jika Jordan Pickford tidak sengaja melakukan tekel horor kepada Virgil Van Dijk pada Derby Merseyside.

Van Dijk menjadi korban pada laga Liverpool kontra Everton, Sabtu (17/10/2020) lalu. Bek asal Belanda tersebut mengerang kesakitan setelah mendapat tekel horor dari Pickford.

Pickford melakukan tekel dengan kedua kakinya atau biasa disebut tekel gunting. Meski melakukan tekel horor, namun wasit tidak memberikan kartu merah kepada Pickford setelah Van Dijk terlebih dulu terjebak offside.

Banyak pihak yang menyebut keputusan wasit tersebut tidak tepat termasuk Carragher. Menurutnya dengan tekel yang dilakukan tersebut, Pickford seharusnya sudah keluar dari lapangan di menit awal.

“Tentu saja, seharusnya kartu merah diberikan untuk Jordan Pickford, itu adalah tekel yang sangat buruk,” buka Carragher dikutip dari Sky Sports.


Baca Juga:



“Ada banyak rasa frustrasi di kubu Liverpool, fans pendukung Liverpool, mungkin dari kalangan netral yang menginginkan Jordan Pickford dihukum,” sambungnya.

Carragher sependapat jika Pickford mendapat hukuman, akan tetapi ia tidak melihat ada faktor kesengajaan yang dilakukan oleh Pickford. Ia pernah berada di situasi yang sama saat bertemu Luis Nani. Namun pelanggaran keras bukan berarti sengaja dilakukan oleh pemain profesional.

“Saya akan membela Jordan Pickford tentang itu. Ya, itu adalah tekel yang buruk. Kaki saya patah, kaki Nani hampir patah. Hal-hal ini terjadi, sayangnya di sepak bola, saya rasa tidak ada orang yang sengaja mencederai yang lainnya,” tegas Carragher.

“Saya yakin 99 persen pesepakbola profesional tidak akan bermain untuk mencederai pemain lainnya,” kata Carragher.

“Jordan Pickford ada di mana-mana dengan permainannya saat ini. Dia keluar, membuat keputusan gila seperti yang telah dia lakukan selama 12 bulan terakhir. Saya sangat yakin Jordan Pickford tidak akan berada di tempat yang baik malam ini,” kata Carragher.

Van Dijk sendiri sudah dikonfirmasi mengalami cedera ACL akibat tekel tersebut. Pemain 29 tahun itu diperkirakan akan menepi setidaknya enam bulan ke depan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

FA Masih Mungkin Jatuhkan Sanksi, Pickford Jangan Bersenang Hati

Vivagoal – Liga Inggris – Kiper Everton, Jordan Pickford masih mungkin menerima sanksi berat atas tekel gunting kepada Virgil Van Dijk. Hal ini setelah FA masih memiliki kuasa penuh untuk meninjau kembali laga kontra Liverpool.

Derby Merseyside menghadirkan cerita tersendiri musim ini. Selain keputusan VAR yang merugikan Liverpool, Everton cukup diuntungkan dengan tidak adanya kartu merah yang diberikan kepada Pickford.

Kiper timnas Inggris tersebut kedapatan melakukan tekel gunting kepada Van Dijk. Akibatnya, bek Liverpool itu harus ditarik keluar di menit ke-enam dan didapati menderita cedera ACL.

Pada peraturan yang disepakati, pelanggaran yang dilakukan Pickford seharusnya dijatuhi kartu merah. Namun wasit, Michael Oliver yang memimpin pertandingan tidak bisa melakukannya karena Van Dijk lebih dahulu terjebak offside.

Namun demikian dilansir dari Daily Mirror, FA masih mungkin untuk menjatuhkan hukuman. Pasalnya, mereka memiliki kuasa untuk meninjau ulang jalannya sebuah pertandingan.


Baca Juga:



Pada peraturan yang berlaku, pihak FA masih berhak menjatuhkan sanksi kendati wasit atau perangkat pertandingan lain seperti video assistant referee, tak mengambil sikap atas insiden horor seperti yang dilakukan Pickford.

Hukuman paling berat pun bisa dijatuhkan. Pickford bisa jadi akan mendapat sanksi larangan bermain tiga laga berikutnya atau setara dengan kartu merah langsung.

Namun untuk mengambil keputusan, FA terlebih dulu harus menunggu laporan dari Michael Oliver. Andai dirasa ada keputusan yang seharusnya diambil namun terganjal oleh aturan, maka pihak FA baru akan turun tangan.

Selain Pickford, Richarlison juga melakukan tekel horor pada laga tersebut. Ia kedapatan melakukan tekel gunting kepada Thiago Alcantara. Bedanya, Richarlison langsung mendapat kartu merah langsung usai melakukan pelanggaran keras tersebut.

Tekel gunting atau tekel menggunakan dua kaki menjadi pelanggaran berat di dunia sepak bola setelah banyak pemain yang mengalami cedera parah usai mendapat tekel tersebut. Alhasil bagi siapapun yang melakukan tekel tersebut, kartu merah wajib dikeluarkan oleh wasit.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Derita Cedera ACL, Van Dijk Enggan Maafkan Jordan Pickford

Vivagoal – Liga Inggris – Bek andalan Liverpool, Virgil Van Dijk dikabarkan menolak permintaan maaf yang dilontarkan Jordan Pickford usai sang kiper melakukan tekel horor kepadanya.

Sebagai salah satu derby panas di Inggris, Derby Merseyside kerap menghadirkan cerita menarik. Entah pertarungan sengit kedua tim atau hasil pertandingan yang menarik perhatian.

Hal tersebut terjadi pada derby pada hari Sabtu (17/10/2020) di Goodison Park kemarin. Laga Everton kontra Liverpool diwarnai dengan banyak keputusan kontroversial dan juga pelanggaran-pelanggaran keras.

Salah satu pelanggaran diterima oleh Van Dijk. Bek asal Belanda tersebut mendapat tekel keras dari Pickford yang membuatnya harus ditarik keluar saat laga baru berjalan enam menit.

Pickford kemudian terlihat meminta maaf kepada Van Dijk setelah tekel yang dilakukannya. Namun saking kecewanya, Van Dijk menolak permintaan maaf tersebut.


Baca Juga:



“Tidak’, tegas Van Dijk saat Pickford meminta maaf seperti dilansir dari
Liverpool Echo.

Tidak hanya Van Dijk, Sadio Mane terlihat juga mendorong Pickford untuk menjauhi sang bek. Pemain asal Senegal itu menyuruh kiper timnas Inggris tersebut untuk pergia karena ‘pertolongannya’ tak dibutuhkan oleh Van Dijk.

Tekel horor yang dilepas Pickford membuat Van Dijk dipastikan mengalami cedera ACL. Sang kiper kini harus menjalani operasi di mana cedera satu ini paling tidak memaksa pemain menepi minimal enam bulan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Calvert-Lewin Ganas Gara-gara Ancelotti?

Vivagoal Liga Inggris – Dominic Calvert-Lewin, salah satu striker andalan Everton tak bisa dihentikan untuk mencetak gol. Terbaru, ia berhasil mencetak gol saat melawan Liverpool dengan hasil imbang 2-2 pada pekan lalu.

Hasil tersebut membuat Everton masih menjadi klub Liga Inggris yang belum terkalahkan dan masih bertengger di puncak klasemen sementara. Mendapatkan hasil positif, nama Calvert-Lewin juga disebut-sebut.

Pemain Timnas Inggris tersebut sudah mencetak gol sejak awal musim, baik di level klub maupun level internasional. Penampilan impresifnya membuat banyak orang kagum dan terkejut karena namanya tidak terlalu dikenal sejak musim lalu.

Peningkatan performa yang terlihat dari diri Dominic Calvert-Lewin ini pun diamati oleh salah satu analisis Liga Inggris yaitu Gary Neville. Ia menyebut bahwa tidak ada rahasia khusus terkait kesuksesan sang pemain.

Ia juga menjelaskan bahwa hanya ada satu formula yang bisa menjadi pemain lebih baik dari musim sebelumnya. Formula yang dimaksud adalah saat klub memiliki pelatih level dunia dan bisa mengembangkan para pemain.


Baca Juga:


“Ketika Anda berbicara terkait kebangkitan Raheem Sterling menjadi pemain top di bawah asuhan Pep Guardiola, begitu juga terlihat dengan Calvert-Lewin saat diasuh Ancelotti. Ini membuat para fans Everton dalam dua sampai tiga tahun terakhir terkagum-kagum,” ujar Neville kepada Sky Sports.

“Usai kedatangan pelatih kelas dunia seperti Carlo Ancelotti ini membuat performa Everton naik hingga 30 persen. Everton masih jauh lebih baik daripada diasuh oleh pelatih sebelumnya,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Kekecewaan Pemain Liverpool kepada Wasit di Derby Merseyside

Vivagoal Liga Inggris – Andrew Robertson, salah satu bek Liverpool menyindir keras kepada wasit yang bertugas di pertandingan Derby Merseyside. Ia mengatakan bahwa gol dari Jordan Henderson dianulir karena kuku kaki Sadio Mane yang terlihat offside.

Pertandingan antara Liverpool melawan Everton di Goodison Park pada pekan kelima Liga Inggris menyisakan banyak sekali drama. Awalnya, Liverpool berhasil unggul lewat gol yang dicetak oleh Sadio Mane pada menit ke-3.

Namun, Everton berhasil membalas pada menit ke-19 lewat gol dari Michael Keane. Akhirnya, Liverpool membalikkan keadaan dengan mencetak gol lewat Mohamed Salah pada menit ke-72.

Akan tetapi, anak asuh Carlo Ancelotti berhasil menyamakan skor pada menit ke-81 lewat gol yang dicetak oleh Dominic Calvert-Lewin lewat tandukan kerasnya. Gawang yang dijaga ketat Adrian pun berhasil dijebol. Skor menjadi 2-2.

Di penghujung babak ke-2 Liverpool sebetulnya berhasil mencetak gol lewat umpan dari Sadio Mane yang berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Jordan Henderson. Namun sayang, Liverpool dianggap offside oleh wasit sehingga Liverpool gagal untuk bersukacita.

Setelah pertandingan, Andrew Robertson mengaku sangat kecewa dengan keputusan yang dilayangkan oleh wasit karena memutuskan offside pada gol tersebut. Ia juga menyindir wasit yang bertugas pada pertandingan tersebut.


Baca Juga:


“Hal ini jelas sangat mengecewakan dan saya memikirkan bahwa tim kami sudah mati-matian untuk bermain namun dikecewakan oleh wasit,” ujar Robertson dikutip dari laman resmi Liverpool.

“Dalam pertandingan tersebut, kami menciptakan cukup banyak peluang. Saya memikirkan bahwa kami telah melakukan yang terbaik. Namun hanya karena kuku kaki Sadio Mane mungkin hal tersebut menjadi offside untuk wasit,” jelas Robertson.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Richarlison Menyesal Sudah Bikin Thiago Cedera Di Derby Merseyside

Vivagoal Liga Inggris – Gelandang serang Liverpool, Thiago Alcantara mengalami cedera akibat tekel Richarlison. Penyerang Everton itu pun menyesal sudah menyakiti Thiago dan bersegera membuat pernyataan maaf.

Thiago Alcantara memang bisa menuntaskan pertandingan ketika Liverpool diimbangi Everton 2-2 di Goodison Park, Sabtu (17/10/2020) malam WIB dalam lanjutan pekan keenam Liga Inggris musim 2020/2021. Kendati begitu, pemain asal Spanyol itu menderita cedera di akhir laga setelah mendapat tekel keras dari Richarlison.

Seusai laga, manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku bahwa dirinya belum bisa memastikan apakah Thiago mengalami cedera parah atau tidak. Menurutnya, hal tersebut baru akan diketahui setelah tim medis The Reds melakukan pemeriksaan secara mendetail.

Meski demikian, Richarlison mengaku menyesal betul dengan apa yang sudah dilakukannya terhadap eks gelandang Barcelona dan Bayern Munchen itu. Ia pun berharap Thiago tidak mengalami cedera yang serius atas ulahnya dan meminta maaf sekaligus mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tak ada niat tuk menyakiti Thiago.

“Sejujurnya saya sedih, semua juga tahu saya tidak pernah menyakiti pemain. Apa yang terjadi adalah imbas dari dedikasi yang berlebihan. Saya tidak punya masalah untuk menyakiti Thiago.” ucap Richarlison dilansir dari situs resmi Everton.


Baca Juga:



“Ketika melihat insiden yang terjadi, saya mengangkat kaki terlalu tinggi dan menghantam dengan lutut, yang tak bisa terhindarkan dalam kecepatan permainan. Saya sudah mengirim pesan permintaan maaf dan juga melakukannya disini kepada publik. Saya berharap cederanya itu tidak terlalu buruk.” tandasnya.

“Saya juga meminta maaf kepada rekan setim, klub maupun penggemar karena meninggalkan mereka dengan kekurangan pemain hingga akhir laga. Amat disayangkan, tidak ada yang bisa saya lakukan, selain refleksi diri, berlatih dan terus melangkah.” tutup Richarlison.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Carlo Ancelotti Tegaskan Everton Pantas Jadi Penantang Serius Juara EPL

Vivagoal Liga Inggris – Lama puasa gelar, Everton musim ini menunjukkan diri bahwa mereka adalah kandidat kuat peraih gelar Liga Inggris. Hal itu merujuk pada keberhasilan mereka mengimbangi Liverpool, sang juara bertahan.

34 tahun sudah Everton puasa gelar Liga Inggris, tepatnya sejak kali terakhir keluar sebagai juara EPL pada musim 1986/1987. Sejak saat itu, The Toffees tak pernah benar-benar dipertimbangkan sebagai kandidat kuat peraih gelar di Premier League.

Selama periode tersebut, Everton selalu kalah bersaing dengan Manchester United, Chelsea, Manchester City, atau Liverpool yang dianggap punya dukungan dana lebih kuat.

Namun di musim ini, James Rodriguez dkk menunjukkan geliat yang oke dengan memuncaki papan klasemen liga unggul tiga poin atas sang juara bertahan Liverpool. Bahkan, sudah sejak pekan kedua, posisi pimpinan klasemen tak pernah lepas dari genggaman pasukan Carlo Ancelotti.

Teranyar, mereka bahkan bisa mengimbangi rival terdekatnya tersebut setelah sempat dua kali tertinggal oleh gol Sadio Mane dan Mohamed Salah, sebelum disamakan oleh Michael Keane dan Dominic Calvert-Lewin.


Baca Juga:



Fakta bahwa Richarlison Cs dua kali mampu menyamakan kedudukan dan bertarung hingga 90 menit laga berlangsung dinilai oleh Ancelotti sudah merubah perspektif publik, dimana tadinya Everton bukan penantang serius juara EPL selama 34 tahun terakhir.

“Itu laga yang luar biasa. Secara umum, itu adalah pertandingan yang bagus, laga yang menarik. Banyak terjadi duel, tekanan dan intensitas yang tinggi.” ucap Ancelotti dilansir dari BBC.

“Kami mampu menyaingi Liverpool. Kami sempat tertinggal 0-1 dan menyamakan, lalu ketinggalan 2-1 dan kembali menyamakan. Ini sungguh ujian yang bagus.” tegas Ancelotti.

“Saya mendapatkan perasaan yang bagus bahwa kami bisa bersaing dengan juara musim lalu sudah memberikan kami kepercayaan diri lebih besar dan menunjukkan kami cukup bagus sekarang untuk kedepannya.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Imbang di Merseyside Derby, Top Skor Sementara EPL: Seharusnya Menang!

Vivagoal Liga Inggris – Liverpool dan Everton harus puas berbagi poin usai bermain imbang 2-2 dalam laga bertajuk Merseyside Derby. Juru gedor The Toffees, Dominic Calvert-Lewin menilai Everton seharusnya bisa mengamankan poin penuh.

Bertanding di Goodison Park pada pekan kelima Liga Inggris, Sabtu (17/10) malam WIB, laga dengan tensi tinggi tersaji. Tim tamu unggul terlebih dahulu lewat Sadio Mane pada menit ke-3 dan disamakan oleh Michael Kane di menit ke-18.

Meski Mohammed Salah sempat membawa The Reds unggul di babak kedua, tandukan Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-81 membuyarkan kemenangan tim tamu yang sudah berada di depan mata.

Everton sendiri tampil mendominasi dan kerap membuat Liverpool kerepotan di laga tersebut. Karenanya, Calvert-Lewin kecewa dengan hasil imbang yang didapat.

Menurut Calvert-Lewin, dengan penampilan yang ditunjukan, sepatutnya Everton bisa meraih poin penuh dalam laga tersebut.

“Kecewa, kami tidak bisa mencuri gol saat skor masih imbang 1-1. Saya berhasil menjaringkan satu gol, saya pikir kemenangan itu akan datang, tapi ternyata tidak.

“Kami jelas kecewa karena tidak memenangkan pertandingan ini. Kami sangat ingin menang, meski sebenarnya cukup furstasi. Tapi, jika kita lihat gambaran besarnya, kita tetap mendapat poin dan kami akan mengambilnya,” kata Calvert-Lewin dikutip dari Tribal Football.


Baca Juga:


Tambahan satu gol di laga tersebut juga mengantar Calvert-Lewin memimpin tangga topskor Liga Inggris 2020/21 untuk sementara waktu. Dari lima pekan awal, sang pemain tercatat telah menjaringkan 7 gol, unggul satu gol dari Mo Salah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Liverpool Gagal Menang, Drama di Goodison Park

Vivagoal Liga Inggris – Drama tersaji di Goodison Park, kandang Everton di pekan ke-5 Liga Inggris 2020. Menjamu Liverpool, kedua kesebelasan harus puas berbagi poin usai bermain imbang 2-2 pada Sabtu (17/10) malam WIB.

Sejak laga dimulai, kedua kesebelasan ngotot untuk jadi pemenang di laga ini. Liverpool yang tampil dengan pemain-pemain terbaiknya, berhasil mencuri keunggulan di menit ke-3 lewat Sadio Mane.

Kecolongan lewat gol Mane, Everton langsung merespon. Gelombang serangan dikomandoi James Rodriguez tak henti dilancarkan ke pertahanan Liverpool.

The Toffees baru bisa menyamakan kedudukan saat laga memasuki menit ke-19. Memanfaatkan skema sepakan pojok, bek Everton, Michael Keane, berhasil menyudul bola tanpa bisa dihalau Adrian. Skor 1-1 sama bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Everton mengambil alih jalannya pertandingan. Tampil mendominasi, mereka malah kecolongan di menit ke-72.

Bermula dari sapuan yang tak sempurna, bola jatuh ke kaki Mohammad Salah yang berdiri bebas. Tanpa pikir panjang, pemain asal Mesir itu melepaskan sepakan terukur dan merubah skor menjadi 1-2 untuk Liverpool.

Sembilan menit berselang, Everton kembali merespon. Kali ini giliran Dominic Calvert-Lewin yang unjuk gigi. Memanfaatkan umpan silang, Calvert-Lewin mencocor bola dan mengecoh Adrian.

Menjelang akhir laga, Liverpool sejatinya sempat mencetak gol lewat Jordan Henderson. Sayang, wasit menganulir gol tersebut lantaran Sadio Mane telah dianggap berada di posisi offside.


Baca Juga:


Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 bertahan. Atas hasil ini, Everton kokoh di pucuk klasemen dengan 13 poin. Sementara Liverpool membuntut di posisi kedua dengan 10 poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS