
Grup K Piala Dunia 2026: Portugal dan Kesempatan Terakhir Cristiano Ronaldo
Portugal
Dilatih oleh Roberto Martinez, Portugal datang ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan skuad terbaiknya. Mereka memanggil nama-nama besar seperti Joao Cancelo (FC Barcelona), Vitinha (Paris Saint-Germain), hingga Bruno Fernandes (Manchester United).
Tidak lengkap rasanya jika kita tidak membicarakan Cristiano Ronaldo. Pemain yang bisa meraih lima Ballon d’Or tersebut tetap dipanggil Roberto Martinez di usianya yang sudah menginjak 41 tahun.
Ini merupakan Piala Dunia keenam Ronaldo sejak debut di 2006. Total sudah 227 caps ia torehkan bersama Portugal dengan 143 gol dan 46 assist.
Ronaldo sudah memenangkan Euro pada 2016, dan trofi Piala Dunia akan menjadi penutup yang manis bagi Ronaldo. Karena kemungkinan ini adalah Piala Dunia terakhirnya bersama Portugal.
Baca Juga:
- Piala Dunia 2026 Kanada, Meksiko & Amerika Serikat: Profil, Tim, Stadion dan Jadwal Pertandingan
- Grup I Piala Dunia 2026: Dominasi Prancis yang Siap Dihempas Norwegia?
- Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Jadi Unggulan dan Maroko Yang Ingin Tampil Menjanjikan
- Grup B Piala Dunia 2026: Pertarungan Pengalaman, Ambisi, dan Kejutan
Kolombia
Setelah absen di Piala Dunia 2022, Kolombia kembali meramaikan pentas tertinggi sepak bola antardunia 2026. Ini merupakan keikutsertaan mereka yang ketujuh di Piala Dunia.
Kolombia punya rekam jejak yang apik untuk memulai Piala Dunia 2026. Meraih posisi runner-up di Copa America 2024 setelah kalah di extra time oleh Timnas Argentina.
Namun, Kolombia bisa membalaskan dendamnya di kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan. Mengalahkan Argentina dan juga Timnas Brasil.
Dilatih oleh Nesto Lorenzo, Kolombia datang dengan skuad terbaiknya. Pemain-pemain ternama seperti James Rodriguez (Minnesota United), Davis Ospina (Atletico Nacional), Daniel Munoz (Crystal Palace), dan tentu Luis Diaz (Bayern Munich) akan memimpin tim ini di grup K.
Republik Demokratik Kongo
Kongo menjadi tim terakhir yang memastikan diri bermain di Piala Dunia 2026. Mereka juga menjadi tim pertaman dari wilayah Sub-Sahara Afrika yang lolos ke Piala Dunia sejak 1974.
Di edisi kali ini, Kongo diisi oleh pemain-pemain yang pentas di Eropa. Nama-nama seperti Aaron Wan-Bissaka (West Ham United), Axel Tuanzebe (Burnley FC), Chancel Mbemba (LOSC Lille), Yoane Wissa (Newcastle United) mungkin tidak asing bagi banyak orang.
Meskipun secara kekuatan dan nama Kongo tidak seperti tiga tim lainnya di grup K, namun mereka bisa membuat kejutan. Kongo tentu tidak ingin pulang lebih dahulu di Piala Dunia 2026.
Uzbekistan
Sama seperti Kongo, Piala Dunia 2026 merupakan yang perdana bagi Uzbekistan. Setelah pecah dari Uni Soviet pada 1991, Uzbekistan tidak pernah merasakan bermain di Piala Dunia.
Tapi, di edisi kali ini berbeda. Tim berjuluk Serigala Putih tersebut berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 setelah federasi sepak bola Uzbekistan menaruh investasi yang besar untuk pengembangan talenta-talenta muda mereka.
Untuk itu, mayoritas pemain Uzbekistan yang tampil di Piala Dunia 2026 kali ini berasal dari liga lokal mereka. Hanya beberapa nama seperti Eldor Shomurodov (Istanbul Basaksehir) dan Abdukodir Khusanov (Manchester City) yang bermain di luar Uzbekistan.
Tapi, mereka juga dilatih oleh pelatih yang memiliki karier yang cemerlang sebagai pemain yaitu Fabio Cannavaro. Berbekal pengalamannya sebagai pemain yang pernah membawa Timnas Italia juara Piala Dunia 2006, Uzbekistan diprediksi jadi tim underdog di Piala Dunia 2026.
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















