
Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026 karena Jeda Hidrasi
Vivagoal– Piala Dunia 2026 – Juru taktik Tim Nasional Brasil, Carlo Ancelotti menyoroti aturan baru di Piala Dunia 2026, yakni jeda hidrasi yang menjadi kunci kegagalan skuad Selecao memenuhi ambisi untuk mendapatkan bintang ke-6 di atas logo jersey kebanggaan mereka.
Timnas Brasil masih tak mampu memutus puasa gelar di Piala Dunia yang terakhir kali mereka menangkan lebih dari dua dekade silam. Pada edisi 2026 yang baru selesai beberapa waktu lalu, Brasil menyerah secara dramatis 1-2 oleh Timnas Norwegia di babak 16 besar.
Padahal untuk bisa segera kembali meraih juara, Brasil sudah menunjuk seorang Carlo Ancelotti sebagai pelatih. Tapi, keberadaan Don Carlo nyatanya belum banyak memberikan perubahan nasib bagi Tim Samba pada turnamen antara negara.

Berselang beberapa pekan, Ancelotti kembali coba melihat penyebab yang membuat mereka tersingkir lebih cepat di Piala Dunia. Ancelotti menyingung aturan jeda hidrasi yang menurutnya ikut mempengaruhi perubahan momentum pada laga tersebut.
Cuaca panas yang ada pada tiga tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko memaksa FIFA mengeluarkan peraturan baru mereka. FIFA memperkenalkan jeda hidrasi selama tiga menit yang wajib diterapkan pada setiap babak dalam pertandingan.
Aturan FIFA itu menurut Ancelotti membuat Brasil menjadi kehilangan kontrol pertandingan, terlebih kondisi kedua tim masih 0-0. Ditambah lagi masalah badai cedera pemain yang memaksa Ancelotti merumuskan ulang rencana di Piala Dunia 2026.
“Secara umum, saya rasa kerja yang dilakukan selama setahun ini sangat baik. Dari segi logistik, tim Brasil sangat terorganisir dengan baik terkait penginapan, stadion, dan tempat latihan. Saya rasa penampilan para pemain sepanjang tahun ini positif. Saya juga yakin bahwa 26 pemain yang dipanggil adalah yang paling tepat untuk berada di sana,” ujar Ancelotti dilansir Goal.
Baca Juga:
- Radar Peluang Menipis, Ini Instruksi Pelatih Tampines Rovers Untuk Hadapi Persib
- Soal Pengganti Salah di Liverpool, Bukan Barcola Orangnya!
- Federico Barba Sebut Persib dan Indonesia Saat Diperkenalkan Palermo
- Senne Lammens Saja Belum Cukup Untuk Man United
“Ternyata kita harus memperhitungkan bahwa rencana yang disusun tahun lalu sedikit berubah karena cedera. Kami mengalami banyak cedera pada periode antara Maret dan Piala Dunia: Militao cedera, lalu Rodrygo, kemudian Estevao, dan Wesley cedera sebelum Piala Dunia, serta selama Piala Dunia, Raphinha juga cedera. Jadi, rencana tersebut sedikit berubah,” tambah Ancelotti.
“Tapi menurut saya, kami kalah di Piala Dunia saat jeda minum melawan Norwegia. Mengapa? Karena tim kami mengendalikan alur pertandingan hingga saat itu. Memang benar bahwa Norwegia menguasai bola, dan banyak menguasainya di wilayah mereka sendiri… Norwegia bermain dengan cara yang sama saat melawan Inggris. Mereka mengendalikan pertandingan, tetapi pada akhirnya, mereka bisa saja mengalahkan Inggris.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















