Kalah Telak di Hadapan Pendukung Sendiri, Kevin Diks Kecewa
Vivagoal – Bundesliga – Borussia Monchengladbach menelan kekalahan telak 0-4 saat menjamu Werder Bremen di Borussia-Park. Kevin Diks sama sekali tak bisa menyembunyikan kekecewaannya pasca kekalahan yang dialami timnya akhir pekan kemarin.
Die Fohlen sudah tertinggal 0-2 sejak babak pertama dan semakin tak berkutik pada babak kedua saat tim tamu menutup laga dengan kemenangan telak empat gol tanpa balas. Suporter Gladbach pun langsung menyuarakan kekecewaannya mereka kepada tim.

“Saya rasa kami layak menerimanya (reaksi fans). Jika kalian kalah 0-4 di kandang, artinya kami tak bermain dengan baik,” ungkap Kevin Diks pasca laga, dilansir dari Bulinews.
Statistik menunjukkan bahwa Gladbach tampil sedikit lebih dominan ketimbang Bremen, namun pemain Timnas Indonesia itu mengakui bahwa timnya kurang agresif sehingga mereka sama sekali tak tampil mengancam di depan gawang lawan.
Baca juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- LALIGA Youth Tournament 2025 Rampung, Jadi Inspirasi Pemain Muda Indonesia
- Diky Soemarno: Suka-Duka Ketum Jakmania, Bentuk Pengabdian Tertinggi untuk Persija
- Bali United Pakai Taktik Guling-guling, Pelatih Persija Kritik Kinerja Wasit
“Saya rasa kami juga mengetahuinya, tapi kami harus berkaca karena kekalahan seperti ini di kandang seharusnya tak terjadi. Saya setuju (kami kurang agresif),” ujar sang pemain.
“Kami memulainya dengan baik dan bermain dengan sangat bagus saat menekan dengan bola. Tapi sebagus apapun kalian menguasai bola, jika kebobolan dua gol di awal laga tentu akan memengaruhi performa kalian,” sambungnya.
View this post on Instagram
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif die Fohlen yang baru membukukan satu angka dari tiga pekan Bundesliga yang sudah berjalan. Kevin Diks sendiri mengakui bahwa sulit untuk tetap bersikap positif pada masa-masa seperti ini.
“Sulit untuk tetap positif tapi saya pikir kami punya peluang (mencetak gol). Sayangnya bola tak bisa membobol gawang lawan padahal itu yang terpenting,” sesalnya.
“Menurut saya, jika kami bisa mencetak setidaknya satu gol saja maka hasil pertandingan akan berbeda, tapi kami harus berusaha lebih keras lagi karena kami sama sekali belum bisa mencetak gol.”
