Home Tags Werder Bremen
SQUAD
Player Position Nationality Age
F. Beijmo Defender Sweden 21
M. Harnik Attacker Austria 32
David Lennart Philipp Midfielder Germany 19
L. Plogmann Goalkeeper Germany 19
S. Kapino Goalkeeper Greece 26
K. Vogt Defender Germany 29
L. Augustinsson Defender Sweden 26
M. Veljkovic Defender Serbia 25
S. Langkamp Defender Germany 32
N. Moisander Defender Finland 35
Ö. Toprak Defender Turkey 31
T. Gebre Selassie Defender Czech Republic 34
M. Friedl Defender Austria 22
N. Wiemann Defender Germany 21
K. Möhwald Midfielder Germany 27
M. Rashica Midfielder Kosovo 24
L. Bittencourt Midfielder Germany 27
N. Şahin Midfielder Turkey 32
F. Bartels Midfielder Germany 33
S. Straudi Midfielder Italy 21
I. Gruev Midfielder Bulgaria 20
D. Klaassen Midfielder Netherlands 27
M. Eggestein Midfielder Germany 24
C. Groß Midfielder Germany 31
B. Goller Midfielder Germany 21
P. Bargfrede Midfielder Germany 31
Y. Ōsako Attacker Japan 30
N. Füllkrug Attacker Germany 27
C. Pizarro Attacker Peru 42
J. Eggestein Attacker Germany 22
L. Ihorst Attacker Germany 20
N. Woltemade Attacker Germany 18
J. Sargent Attacker USA 20
J. Pavlenka Goalkeeper Czech Republic 28
M. Lang Defender Switzerland 29
STANDINGS
2019-20 DFB Pokal
Club GP W D L GD Pts
FIXTURES
Werder Bremen
Borussia Dortmund
Tue, 4/02 07:45 WIB

Tag: Werder Bremen

Prediksi Bremen Vs Mainz 05: Tiga Poin Demi Posisi Lebih Baik

Vivagoal BundesligaMainz 05 akan bertandang ke markas Werder Bremen di Spieltag ke-15 Bundesliga Jerman Rabu (18/12/2019) dinihari WIB. Pertandingan diprediksi berjalan ketat lantaran kedua kesebelasan menargetkan merangkak naik di papan klasemen. 

Jelang pertandingan Bremen dan Mainz 05 sama-sama berada dalam tren negatif. Ditambah lagi posisi mereka di papan klasemen sekarang ini juga tidak bisa dibilang aman. Mainz di peringkat 14 dan Bremen di urutan ke-15.

Pada laga akhir pekan kemarin, Bremen tak kuasa meladeni permainan Bayern Munchen sehingga harus takluk dengan skor mencolok 6-1. Hal yang sama juga dialami Mainz 05. Menjamu Borussia Dortmund di Opel Arena, mereka malah dibungkam dengan empat gol tanpa balas. 

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Meski Bremen diuntungkan sebagai tuan rumah, tak banyak pihak yang mengunggulkan mereka bisa menang atas Mainz. Pasalnya, performa Bremen bisa masih jauh dari harapan. Dari lima penampilan terakhirnya, semuanya tuntas dengan kekalahan.

Tapi Mainz juga punya catatan kurang bagus jika melawat ke kandang lawan. Daniel Brosinski dan kolega hanya bisa mengantongi dua kemenangan dengan menelan empat kekalahan dari enam partai tandang teranyarnya di Liga Jerman.

Jika merujuk pada catatan head to head kedua tim, Bremen masih lebih baik dari Mainz. 13 kemenangan mereka catatkan dengan hanya tujuh kali menelan kekalahan dari 26 pertemuan terakhir kedua tim di semua kompetisi. 

Prediksi Starting XI Bremen Vs Mainz 05: 

Bremen: Pavlenka; Gebre Selasie, Veljkovic, Moisander, Augustinsson; Eggestein, Bargfrede, Klaassen; Bittencourt, Osako, Rashica

Mainz: Zentner; St. Juste, Fernandes, Niakhate; Brosinski, Kunde, Baku, Martin; Boetius; Quaison, Onisiwo

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bintang Baru dari Asia Telah Muncul di Werder Bremen

Vivagoal Bundesliga Pemain berkebangsaan Jepang, Yuya Osako telah menikmati klubnya saat ini, Werder Bremen. Ia diberikan tanggung jawab oleh sang pelatih dalam pertandingan keduanya di klub.

Osako telah berdagang di Jerman sejak 2013, awalnya ia bergabung dengan 1860 Munich – yang saat itu berada di Liga 2 Bundesliga. Setelah itu ia menghabiskan empat tahun dengan klub Cologne.

Kemudian, pemain asal Jepang tersebut bergabung dengan Werder Bremen pada awal musim lalu. Ia melakukan debut pertamanya dengan baik. Saat ini dipercaya untuk bertanding di Weserstadion

Sejauh ini, Yuya Osako telah muncul menjadi pemain kunci Werden Bremen pada 2019/20. Diketahui bahwa Osako telah menyarangkan tiga gol dalam beberapa pertandingan di ajang Bundesliga untuk memulai musim ini.

Baca Juga: Werder Breman Tanpa Sang Kapten Musim Depan

Usai kehilangan striker andalannya, Max Kruse di musim panas, awalnya ada banyak tanda tanya siapa yang akan mengisi kekosongan di lini serang Werder Bremen. Meskipun di sana, ada orang-orang seperti Osako, Milot Rashica, Davy Klaassen dan Josh Sargent yang telah menggantikan Maz Kruse selama ini.

“Tentu saja, saya mengambil lebih banyak tanggung jawab dan ingin terus membantu tim saya,” kata Osako dalam sebuah wawancara selama jeda internasional baru-baru ini.

“Itu baik bagi saya. Saya telah berhasi mencetak tiga gol sejak awal musim ini. Ini seperti gol yang saya dapatkan di klub lama saya pada tahun lalu. Tetapi karena angka tahun lalu sama baiknya, saya ingin mencetak lebih banyak gol untuk membantu tim kami.

Diketahui bahwa Osako pernah mengalami cedera pada musim lalu yang membuat dirinya tak bisa melanjutkan pertandingan dan tidak diberi kesempatan untuk mencetak gol.

“Sangat disayangkan cedera pada tahun lalu. Karena hal itu, masa-masa sulit bagi tim berlanjut. Namun, saya selalu berusaha untuk berpikir positif dan saya senang bisa kembali lebih awal dari yang saya kira,” yakinnya.

“Sekarang saya bisa bermain tanpa rasa sakit. Saya pikir saya akan kembali ke performa terbaik [setelah] jeda internasional ini,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Dortmund Gagal Menang Lagi, Axel Witsel: Tenang, Musim Masih Panjang

0

Vivagoal Bundesliga – Bagi Axel Witsel, kegagalan Borussia Dortmund meraih poin penuh saat menghadapi Werder Bremen bukanlah akhir dari segalanya karena musim masih sangat panjang. Tapi, Axel mengakui kalau Dortmund harus lebih kuat secara mental.

Dortmund dipaksa bermain imbang saat menjamu Bremen pada pekan keenam Bundesliga akhir pekan kemarin. Bermain di Signal Iduna Park, Sabtu (28/9/2019) malam WIB, Die Borussen harus rela hanya mengantongi satu poin setelah bermain imbang 2-2.

Baca juga: Hasil Bundesliga Pekan Ke-6: Bayern Gusur Leipzig Di Puncak Klasemen

Dortmund sejatinya sudah sempat unggul 2-1 di babak pertama, dan punya sejumlah kans tuk menambah keunggulan tapi tak mampu memaksimalkannya. Justru Bremen yang mampu mencetak gol balasan melalui Milot Rashica pada menit ke-55 sekaligus membuyarkan kemenangan skuad besutan Lucien Favre.

Axel Witsel menilai Dortmund hanya kurang beruntung meraih hasil imbang melawan Bremen. Tapi ia menganggap perjuangan timnya menuju papan atas belum berhenti. Apalagi Bundesliga juga baru melewati enam pertandingan dari total 34 laga hingga akhir musim ini.

“Dalam sebuah laga seperti melawan Bremen, anda harus beruntung dalam artian anda mencetak gol dan tidak kebobolan, namun kami tidak beruntung.” ujar Axel Witsel dilansir dari situs resmi Bundesliga.

“Jalan masih panjang dan hasil imbang atas Bremen tak lantas mengakhiri musim kami. Kami akan perbaiki itu segera.” tegasnya.

Baca juga: Bintang Bayer Leverkusen Sedang Diburu Manchester United, Siapa Dia?

Sebagai informasi, hasil imbang yang didapat Dortmund akhir pekan kemarin membuat mereka kini berada di urutan ke-8 klasemen dengan poin 11, hasil dari tiga kemenangan, dua imbang dan sekali kalah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Jalani Laga Ketat Lawan Bremen, Dortmund Dipaksa Bermain Imbang 2-2

Vivagoal Bundesliga Melawan Werder Bremen dalam laga lanjutan Bundesliga Jerman, Borussia Dortmund dipaksa menjalani laga ketat. Sempat tertinggal lebih dulu, kemudian berbalik unggul, Dortmund akhirnya hanya bisa menuntaskan pertandingan dengan skor sama kuat, 2-2.

Bermain di Signal Iduna Park, Sabtu (28/9/2019) malam WIB, Dortmund sudah langsung tertinggal 0-1 di menit ketujuh. Gol Milot Rashica berhasil membawa Bremen unggul atas tim tuan rumah.

Namun, situasi tersebut rupanya tak bertahan lama. Dortmund langsung merespon lewat gol yang dicetak Mario Goetze dua menit kemudian. Kedudukan pun kembali netral.

Baca Juga:

Dortmund akhirnya bisa berbalik unggul atas Bremen setelah Marco Reus mencetak gol pada menit ke-41 usai memanfaatkan umpan Thorgan Hazard. Skor 2-1 pun bertahan hingga jeda turun minum.

Bremen yang tidak mau pulang tanpa membawa pulang poin, berhasil mencetak gol penyama kedudukan sepuluh menit setelah restart. Adalah Marco Friedl yang membuyarkan kemenangan Dortmund setelah memaksimalkan umpan Joshua Sargent di menit ke-55 tuk mengoyak gawang Roman Buerki.

Dengan hanya bisa meraih satu poin di laga ini, Dortmund masih tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Jerman dengan torehan 11 poin hasil dari enam pertandingan. Sementara Bremen berada di urutan ke-10 dengan koleksi tujuh poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Claudio Pizarro: Musim Depan Adalah Musim Terakhir Saya

Vivagoal Bundesliga – Claudio Pizarro membuat pengumuman soal masa depannya. Pencetak gol tertua di kompetisi Bundesliga Jerman itu memastikan dirinya akan pensiun di akhir musim depan.

Akhir musim kemarin, kontrak Claudio Pizarro di Werder Bremen sejatinya sudah habis, Namun, setelah klub mempertimbangkan bahwa pemain asal Paraguay tersebut masih bisa memberi kontribusi buat tim, Bremen pun mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak setahun lagi.

Baca juga: Transfer Digantung, Legenda Bayern Ultimatum Leroy Sane

Pada Sabtu (20/7) waktu Jerman, Pizarro yang saat ini sudah berusia 40 tahun dan bakal menjalani musim ke-20 nya di Liga Jerman menegaskan bahwa itu merupakan kontrak terakhirnya sebagai pesepakbola profesional. Musim mendatang ia sudah ingin istirahat.

“Ini akan jadi musim terakhir saya, tentu saja. Saya telah berbicara dengan semua orang mengenai keputusan ini, dan saat ini saya baik-baik saja, dan dalam kondisi yang bagus. Tapi, saya pikir sudah cukuplah semuanya.” kata Pizarro dilansir dari Sport1.

Soal target terakhirnya sebagai pesepakbola, eks penyerang Bayern Munchen itu bertekad membawa Bremen lolos ke kompetisi Liga Champions akhir musim 2019/2020 nanti.

“Pada musim terakhirnya bersama Bremen, saya ingin mempersembahkan tiket ke Eropa. Ia akan membuatku sangat bahagia.” tandasnya.

Baca juga: Andre Schurrle Ingin Segera Tinggalkan Dortmund

Pizarro sendiri hingga saat ini masih menyandang predikat pemain asing tersubur kedua setelah Robert Lewandowski di kompetisi Bundesliga. Ia mencetak total 198 gol bersama Bremen, Bayern Munchen dan Cologne.

Dalam kariernya di Jerman, Pizarro sudah memenangi enam gelar Bundesliga, enam gelar DFB-Pokal dan satu gelar Piala Super Jerman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Werder Breman Tanpa Sang Kapten Musim Depan

Vivagoal Bundesliga – Penyerang andalan Werder Bremen, Max Kurse dipastikan akan meninggalkan Bremen akhir musim nanti. Meski bermain apik manejemen Bremen tak kunjung menyodorkan kontrak baru jelang berakhirnya musim ini.

Kapten Bremen itu sejatinya tak bermain buruk musim ini. Kurse berhasil mencetak 11 gol dimana Sembilan diantaranya ia hasilkan di Bundesliga. Meski demikian manajemen tak memperbarui kontraknya dan ia pun harus rela meninggalkan Bremen.

Jelang kepergiannya, sang kapten menyebut ia tak akan melupakan masa-masa indah selama tiga tahun membela Bremen. Menurutnya Bremen akan selalu menjadi klub yang spesial dimatanya.

“Saya sangat menikmati tiga tahun merumput bersama Bremen. Saya pun bangga bisa memimpin tim ini sebagai seorang kapten. Pengalaman itu akan selalu menjadi kenangan yang indah bagi saya,” jelas Kruse dilansir laman resmi klub.

Kruse yang bergabung sejak 2016 menjadi pilar penting di kubu Bremen selama mengarung Bundesliga. Penyerang bertubuh jangkung itu telah mengemas 34 gol dari 88 penampilannya bersama Bremen.

Hal itu diakui oleh pelatih mereka, Floran Kohfeldt. Menurutnya Kruse adalah pemain penting. Dimana perannya sangat berharga bagi Bremen.

“Saya punya hubungan saling percaya dengan dia. Selain itu, dia telah melakukan hal yang luar biasa selama tiga tahun ini. Saya berharap yang terbaik untuk masa depannya,” tutup sang pelatih.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Preview Bremen vs Dortmund: Kedua Tim Perlu Tiga Poin Demi Misi Mereka

Vivagoal BundesligaBundesliga akhir pekan ini akan menyajikan duel seru antara Borussia Dortmund melawan Werder Bremen. Laga ini cukup krusial buat kedua tim lantaran masing-masing tim punya target yang harus dicapai sehingga pantang meraih hasil negatif di pertandingan nanti.

Dortmund saat ini masih menjaga kans untuk juara musim ini. Pasalnya, dari tiga laga sisa, selisih poin Dortmund dengan Bayern Munchen di puncak klasemen hanya terpaut dua angka.

Hal ini membuat pasukan Lucian Favre dituntut tampil maksimal di setiap laga mereka untuk tetap menjaga asa juara.  Kendati demikian, bertandang ke markas Bremen tentu tidak akan mudah tanpa sang kapten Marco Reus yang harus absen akibat akumulasi kartu.

 

“Banyak orang yang memprediksi peluang juara kami sudah habis. Tapi laga Bayern kemarin kembali meniupkan harapan. Sekarang, kami tidak boleh terpeleset lagi saat melawan Bremen, kami harus bisa meraih kemenangan meski lawan cukup tangguh jika bermain di kandang sendiri,” ujar Favre dikutip dari situs resmi klub.

Di sisi lain, Bremen juga bertekad menang atas Die Borussen demi menjaga kans mereka lolos ke zona Liga Europa musim depan. Saat ini, mereka berada di peringkat ke-9 klasemen dengan 46 poin, selisih lima angka dari Borussia Monchengladbach yang ada di posisi ke-5.

Tiga laga sisa wajib dimenangkan skuat besutan Florian Kohfeldt. Pasalnya, andai kalah dari Dortmund, sementara Hoffenheim yang ada di peringkat ketujuh dengan 50 poin bisa menang, harapan Bremen untuk bermain di kancah Eropa musim depan dipastikan sirna.

“Kami masih sangat yakin bisa mewujudkan target kami di sisa musim ini. Tidak masuk akal jika kami harus menyerah sekarang, dimana liga masih menyisakan tiga laga lagi,” ujar Maximilian Eggestein, gelandang Bremen.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Pemain Ini Tolak Bertahan di Bremen Demi Merapat ke Klub Elit

Vivagoal BundesligaMax Kruse kemungkinan besar akan meninggalkan Werder Bremen pada akhir musim ini setelah sang pemain menolak memperpanjang kontraknya. Meski kecewa, klub asal Bundesliga Jerman itu tetap menghormati keputusan penyerang itu.

Kontrak Max Kruse sejatinya akan berakhir pada akhir Juni nanti. Dengan ini, Werder Bremen terpaksa harus merelakan penyerang 31 tahun itu hengkang ke klub lain dengan status free transfer.

Kruse sendiri dikenal sebagai penyerang serba bisa. Ia bisa dimainkan di beberapa posisi dalam skema menyerang, termasuk memainkannya di posisi false nine dan penyerang lubang.

 

Bahkan Bild menyebut Keluwesan Kruse ini membuat Tottenham dan AS Roma menginginkannya. Kedua tim itu dikabarkan akan segera mengirimkan proposal penawaran untuk sang pemain.

Tottenham tertarik untuk mengontrak Kruse untuk melapisi Harry Kane. Pasalnya, Fernando Llorente diyakini akan meninggalkan klub pada akhir musim setelah kontraknya berakhir Juni 2019 mendatang.

Di sisi lain, Roma juga berminat mendatangkan Kruse karena mereka dikabarkan sudah tidak bisa menahan keinginan hengkang Edin Dzeko di musim panas nanti. Kruse dianggap sebagai pilihan termurah yang tersedia saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Protes Penalti, Werder Bremen: Untuk Apa Ada VAR?

Vivagoal BundesligaWerder Bremen harus menerima kekalahan menyakitkan pada babak semifinal DFB-Pokal, Kamis (25/4/2019) dini hari tadi. Sempat menyamakan kedudukan jadi 2-2, Bremen harus kalah 2-3 karena pinalti kontroversial yang diberikan wasit Daniel Siebert kepada Bayern Munchen.

Penyerang Bremen, Max Kruse menilai pinalti tersebut seharusnya tidak ada. Menurutnya, Kingsley Coman melakukan diving di kotak pinalti saat berduel dengan Theodor Gebre Selassie.

“Pinalti itu menggelikan. Untuk apa kita menggunakan VAR. Itu hanya kontak yang minim. Kita punya VAR, jika ternyata wasit tidak mau melihatnya, untuk apa lagi kita menggunakannya.” sungut Max kepada Deich Stube.

 

Bagi Max, putusan wasit sangat mengecewakan timnya. Bagaimana tidak, mereka sudah bersusah payah untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-74 dan 75 setelah sempat tertinggal 0-2 dari Bayern.

“Mampu bangkit melawan Bayern adalah hal luar biasa. Saya sangat tidak terima dengan kekalahan dengan cara kontroversial ini. Ini pasti bakal jadi masalah bagiku.” kesalnya lagi.

Kekecewaan terhadap kinerja wasit juga dipertanyakan oleh pemain Bremen lainnya, yakni Maximilian Eggestein. Menurutnya, wasit bisa mengidentifikasi bahwa Coman melakukan aksi diving.

“Ini sungguh hasil yang tidak adil. Tiga tahun lalu kami juga alami hal yang sama, tapi waktu itu belum ada VAR dan kami ikhlas menerimanya. Tapi kini ada VAR, tapi kami masih mengalaminya juga.” sesalnya.

Dengan kekalahan ini, Bremen terpaksa harus mengubur mimpi mereka lolos ke final DFB-Pokal sekaligus berkesempatan meraih satu trofi untuk menutup musim 2018/2019 ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Legenda Bremen Sebut Munchen Akan Terjungkal di Weserstadion

Vivagoal BundesligaWerder Bremen dijadwalkan akan menjamu Bayern Munchen di Weserstadion pada Kamis, (25/4/2019) dini hari besok. Kedua tim akan berebut tiket ke partai puncak DFB-Pokal.

Setelah di laga leg pertama Bremen menyerah 0-1 di Allianz Arena tengah pekan lalu. Kini Bayern harus mempertahankan keunggulan mereka di  di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah.

Sejarah mencatat, Bremen tidak pernah kalah di kandang sejak perhelatan DFB-Pokal pada tahun 1988. Atas data itu, legenda Werder Bremen, Tim Wiese menyebut Bremen dipastikan akan mengandaskan Bayern di laga esok.

 

“Pertandingan esok akan berjalan sulit dan menarik. Tapi pertandingan nanti bagus buat Bremen karena  bermain di kandang. Pada situasi ini, Bremen bisa melakukan apapun untuk mengalahkan Bayern,” ujar Tim dikutip dari Weser Kurier.

Selain harus meredam atmosfer Weserstadion, pasukan Niko Kovac tak akan mudah untuk meraih kemenangan di laga nanti. Kiper Bremen Jiri Pavlenka dikenal sebagai kiper andal di bawah mistar, dimana Jiri sudah mencatatkan 12 clean sheet di ajang Bundesliga.

“Jiri sudah memenangkan Bremen pada adu penalti melawan Dortmund. Dia membuat dua penyelamatan, dan saya yakin Bayern akan sulit menaklukkan ketangguhan Jiri di laga nanti,” jelas Tim.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS