Home Tags Werder Bremen
SQUAD
Player Position Nationality Age
S. Kapino Goalkeeper Greece 26
L. Plogmann Goalkeeper Germany 20
K. Vogt Defender Germany 29
L. Augustinsson Defender Sweden 26
M. Veljkovic Defender Serbia 25
S. Langkamp Defender Germany 32
N. Moisander Defender Finland 35
Ö. Toprak Defender Turkey 31
T. Gebre Selassie Defender Czech Republic 34
M. Friedl Defender Austria 22
J. Rieckmann Defender Germany 20
N. Wiemann Defender Germany 21
K. Möhwald Midfielder Germany 27
M. Rashica Midfielder Kosovo 24
L. Bittencourt Midfielder Germany 27
N. Şahin Midfielder Turkey 32
F. Bartels Midfielder Germany 33
S. Straudi Midfielder Italy 21
I. Gruev Midfielder Bulgaria 20
D. Klaassen Midfielder Netherlands 27
M. Eggestein Midfielder Germany 24
C. Groß Midfielder Germany 31
B. Goller Midfielder Germany 21
P. Bargfrede Midfielder Germany 31
Y. Ōsako Attacker Japan 30
D. Selke Attacker Germany 25
N. Füllkrug Attacker Germany 27
C. Pizarro Attacker Peru 42
J. Eggestein Attacker Germany 22
L. Ihorst Attacker Germany 20
N. Woltemade Attacker Germany 18
J. Sargent Attacker USA 20
M. Harnik Attacker Austria 33
M. Lang Defender Switzerland 29
J. Pavlenka Goalkeeper Czech Republic 28
STANDINGS
2019-20 DFB Pokal
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Werder Bremen

Niklas Moisander Meradang Usai Werder Bremen Dibantai Bayer Leverkusen 4-1

Vivagoal Bundesliga – Pil pahit harus ditelan Werder Bremen kala menjamu Bayer Leverkusen di Weserstadion pada laga penutup spieltag ke-26 Bundesliga Jerman, Selasa (19/5/2020) dinihari WIB. Niklas Moisander dan kolega dihajar 1-4 oleh tim tamu dan membuat mereka kian terbenam di zona degradasi.

Die Werderaner sesungguhnya sangat membutuhkan tambahan tiga poin untuk bisa keluar dari jeratan degradasi di akhir musim. Sayangnya, mereka sudah harus tertinggal 0-1 pada menit ke-28 berkat gol Kai Havertz. Harapan sempat muncul ketika Theodor Gebre Selassie menyamakan skor dua menit berselang.

Namun, perlawanan Werder Bremen ternyata hanya sampai disitu saja. Bayer Leverkusen malah bisa menambah tiga gol lagi sebelum akhirnya laga ditutup dengan kekalahan telak tuan rumah 4-1.

Hasil ini membuat skuad besutan pelatih Florian Kohfeld menjadi tim peserta Bundesliga musim 2019/2020 yang paling banyak kemasukan, yakni 59 gol. Lini belakang yang keropos, lini depan mereka juga termasuk tumpul. Tercatat, Werder Bremen baru bisa membuat 28 gol, terburuk kedua setelah Fortuna Dusseldorf.

Tak heran, dengan semua catatan minor ini membuat bek Werder Bremen, Niklas Moisander meradang.

“Kami memulai laga dengan sangat baik, tapi Leverkusen begitu solid dalam menyerang, sementara kami terlalu mudah kebobolan. Kami butuh lebih banyak mencetak gol jika ingin keluar dari situasi rumit ini.” sesal Niklas Moisander seperti dilansir dari situs resmi Bremen.


Baca Juga:



“Leverkusen sangat kuat. Sulit bagi kami mencetak gol. Mereka bisa dengan mudah membuat gol dari kesalahan-kesalahan kami. Dan setelahnya semua berjalan sulit.” sambung Moisander.

Dengan tambahan tiga poin ini, Leverkusen kian mendekatkan diri ke zona Eropa dengan menduduki urutan ke-5. Die Werkself kini mengoleksi 50 poin dari 26 laga, atau selisih satu dari RB Leipzig di peringkat keempat yang menjadi batas akhir zona Liga Champions.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com 

Bintang Turki Dapatkan Special Card di FIFA 20

Vivagoal – IGL – EA Sports telah merilis card terbaru dari bintang Turki, Nuri Sahin. Pemain yang kini bermain untuk Werder Bremen mendapatkan card baru dengan rating 89 dan berposisi sebagai central defensive midfielder. Bagaimana cara endapatkannya?

SBC kali ini dirilis guna memperingati performa impresif Dortmund di musim 2010/11 yang kala itu keluar sebagai juara. Sahin memang memiliki peran penting dalam kampanye tersebut. Hal itulah yang mendasari EA Sports mengeluarkan sbc flashback atas nama dirinya.

Di rating terbarunya, Sahin mendapatkan nilai 89. Ada peningkatan signifikan dibandingkan base card miliknya yang ada di angka 78. Secara stats, ia juga mengalami upgrade yang cukup signifikan. Tak hanya itu, ia juga mengalami peningkatan weak foot dari three star menjadi four star.

Untuk membangun SBC Card Sahin, dibutuhkan biaya sekitar 137-145k coin untuk berbagai platform. Selain itu, ada dua komponen yang harus diperhatikan untuk mendapatkan card sahin apa saja?

PAST AND PRESENT

  • Players from Borussia Dortmund + SV Werder Bremen: Min 1
  • In-Form or TOTW Moments players: Min 1
  • Squad Rating: Min 83
  • Team Chemistry: Min 80
  • Players in squad: 11
  • Reward: Jumbo Premium Gold Pack

Baca Juga:


BUNDESLIGA

  • Players from Bundesliga: Min 1
  • Squad Rating: Min 85
  • Team Chemistry: Min 75
  • Players in squad: 11
  • Reward: Prime Mixed Players Pack

Jika anda memiiki skuat yang didominasi pemain bundesliga, card ini jelas akan berguna untuk memperbesar chemistry antar pemian. Namun dengan stats tersebut, amat sangat disayangkan memiliki Sahin mengingat biaya yang dikeluarkan untuk membuatnya terbilang lumayan besar.

Jangan lupa ikuti turnamen FIFA 20 dan PES 2020 di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Obrolan Vigo Diego Ribas: Permata Brazil yang Tak Terasah Sempurna

 Vivagoal Berita Bola – Brazil merupakan Negara penghasil playmaker terbaik di jagad sepakbola. Tak terhitung berbagai nama yang sukses dalam karirnya di dunia si kulit bundar. Beberapa nama pun terpaksa harus gagal karena satu dan lain hal. Diego Ribas da Cuncha adalah nama playmaker yang terbilang gagal membuktikan diri karena faktor pelatih yang tak bisa memaksimalkan bakatnya

Bakat Diego sudah terlihat kala ia menjalani latihan bersama tim asal Ribeirao Preto, Comercial FC di usia enam tahun. Ia sudah menampilkan skil di atas rata-rata. Bakatnya terendus oleh tim penuh sejarah asal Brazil, Santos yang kerap melahirkan beberapa nama beken macam Pele, Toninho Guerreiro dan pemain berbakat Negeri Samba Lainnya.

Di usia 16 tahun, ia sudah memulai debut profesionalnya bersama Santos. Seperti kebanyakan wonderkid lain, Diego juga memperlihatkan bakat besar. Tipikal bermainnya lebih condong ke arah gelandang serang classic macam Rivaldo, Rui Costa hingga Ronaldinho. Diego muda tak dibekali kecepatan. Namun efektivitas sang pemain terlihat saat bola berada di kakinya.

Thesefootballtimes melaporkan sang pemain tahu kapan bergerak ke sektor penyerangan dan menjaringkan bola. Bahkan kemampuan dribblenya bisa membuat kawan dan lawan tak bisa memprediksi bagaimana pergerakannya kelak.

Baca Juga: Obrolan Vigo: James Beattie, Striker Underrated yang Selalu Dicintai

Di awal medio 2000an, Santos sudah memiliki beberapa pemain berbakat macam Elano, Robinho dan Diego. Ketiganya bahu membahu membawa mantan tim Pele menjuarai Liga di musim 2002. Prestasi tersebut merupakan yang pertama sejak 1968 silam. Bahkan di tahun yang sama, Santos mampu melaju ke babak final Copa Libertadores sebelum akhirnya ditundukan Boca Junior. Meski demikian, sinar Diego dan Robinho tak pudar. Pele menyebut keduanya memiliki kesempatan untuk menjadi lebih baik darinya.

Musim pertamanya bersama Santos pun berjalan manis. Dalam 28 laga yang dihelat, ia sukses menjaringkan 10 gol. Tawaran demi tawaran pun sempat singgah menghampiri dirinya. Tottenham Hotspur asuhan Glenn Hoddle sempat membuka penawaran. Namun karena permasalahan paspor, ia tertahan di Brazil. Meski gagal bergabung dengan tim Eropa, ia tak parah arang. Tawaran kedua datang dari FC Porto. Raksasa Portugal membutuhkan sosok anyar sebagai penerus Deco de Souza yang memutuskan hengkang ke tim lain.

Prediksi Bremen Vs Mainz 05: Tiga Poin Demi Posisi Lebih Baik

Vivagoal BundesligaMainz 05 akan bertandang ke markas Werder Bremen di Spieltag ke-15 Bundesliga Jerman Rabu (18/12/2019) dinihari WIB. Pertandingan diprediksi berjalan ketat lantaran kedua kesebelasan menargetkan merangkak naik di papan klasemen. 

Jelang pertandingan Bremen dan Mainz 05 sama-sama berada dalam tren negatif. Ditambah lagi posisi mereka di papan klasemen sekarang ini juga tidak bisa dibilang aman. Mainz di peringkat 14 dan Bremen di urutan ke-15.

Pada laga akhir pekan kemarin, Bremen tak kuasa meladeni permainan Bayern Munchen sehingga harus takluk dengan skor mencolok 6-1. Hal yang sama juga dialami Mainz 05. Menjamu Borussia Dortmund di Opel Arena, mereka malah dibungkam dengan empat gol tanpa balas. 

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Meski Bremen diuntungkan sebagai tuan rumah, tak banyak pihak yang mengunggulkan mereka bisa menang atas Mainz. Pasalnya, performa Bremen bisa masih jauh dari harapan. Dari lima penampilan terakhirnya, semuanya tuntas dengan kekalahan.

Tapi Mainz juga punya catatan kurang bagus jika melawat ke kandang lawan. Daniel Brosinski dan kolega hanya bisa mengantongi dua kemenangan dengan menelan empat kekalahan dari enam partai tandang teranyarnya di Liga Jerman.

Jika merujuk pada catatan head to head kedua tim, Bremen masih lebih baik dari Mainz. 13 kemenangan mereka catatkan dengan hanya tujuh kali menelan kekalahan dari 26 pertemuan terakhir kedua tim di semua kompetisi. 

Prediksi Starting XI Bremen Vs Mainz 05: 

Bremen: Pavlenka; Gebre Selasie, Veljkovic, Moisander, Augustinsson; Eggestein, Bargfrede, Klaassen; Bittencourt, Osako, Rashica

Mainz: Zentner; St. Juste, Fernandes, Niakhate; Brosinski, Kunde, Baku, Martin; Boetius; Quaison, Onisiwo

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Bintang Baru dari Asia Telah Muncul di Werder Bremen

Vivagoal Bundesliga Pemain berkebangsaan Jepang, Yuya Osako telah menikmati klubnya saat ini, Werder Bremen. Ia diberikan tanggung jawab oleh sang pelatih dalam pertandingan keduanya di klub.

Osako telah berdagang di Jerman sejak 2013, awalnya ia bergabung dengan 1860 Munich – yang saat itu berada di Liga 2 Bundesliga. Setelah itu ia menghabiskan empat tahun dengan klub Cologne.

Kemudian, pemain asal Jepang tersebut bergabung dengan Werder Bremen pada awal musim lalu. Ia melakukan debut pertamanya dengan baik. Saat ini dipercaya untuk bertanding di Weserstadion

Sejauh ini, Yuya Osako telah muncul menjadi pemain kunci Werden Bremen pada 2019/20. Diketahui bahwa Osako telah menyarangkan tiga gol dalam beberapa pertandingan di ajang Bundesliga untuk memulai musim ini.

Baca Juga: Werder Breman Tanpa Sang Kapten Musim Depan

Usai kehilangan striker andalannya, Max Kruse di musim panas, awalnya ada banyak tanda tanya siapa yang akan mengisi kekosongan di lini serang Werder Bremen. Meskipun di sana, ada orang-orang seperti Osako, Milot Rashica, Davy Klaassen dan Josh Sargent yang telah menggantikan Maz Kruse selama ini.

“Tentu saja, saya mengambil lebih banyak tanggung jawab dan ingin terus membantu tim saya,” kata Osako dalam sebuah wawancara selama jeda internasional baru-baru ini.

“Itu baik bagi saya. Saya telah berhasi mencetak tiga gol sejak awal musim ini. Ini seperti gol yang saya dapatkan di klub lama saya pada tahun lalu. Tetapi karena angka tahun lalu sama baiknya, saya ingin mencetak lebih banyak gol untuk membantu tim kami.

Diketahui bahwa Osako pernah mengalami cedera pada musim lalu yang membuat dirinya tak bisa melanjutkan pertandingan dan tidak diberi kesempatan untuk mencetak gol.

“Sangat disayangkan cedera pada tahun lalu. Karena hal itu, masa-masa sulit bagi tim berlanjut. Namun, saya selalu berusaha untuk berpikir positif dan saya senang bisa kembali lebih awal dari yang saya kira,” yakinnya.

“Sekarang saya bisa bermain tanpa rasa sakit. Saya pikir saya akan kembali ke performa terbaik [setelah] jeda internasional ini,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Dortmund Gagal Menang Lagi, Axel Witsel: Tenang, Musim Masih Panjang

0

Vivagoal Bundesliga – Bagi Axel Witsel, kegagalan Borussia Dortmund meraih poin penuh saat menghadapi Werder Bremen bukanlah akhir dari segalanya karena musim masih sangat panjang. Tapi, Axel mengakui kalau Dortmund harus lebih kuat secara mental.

Dortmund dipaksa bermain imbang saat menjamu Bremen pada pekan keenam Bundesliga akhir pekan kemarin. Bermain di Signal Iduna Park, Sabtu (28/9/2019) malam WIB, Die Borussen harus rela hanya mengantongi satu poin setelah bermain imbang 2-2.

Baca juga: Hasil Bundesliga Pekan Ke-6: Bayern Gusur Leipzig Di Puncak Klasemen

Dortmund sejatinya sudah sempat unggul 2-1 di babak pertama, dan punya sejumlah kans tuk menambah keunggulan tapi tak mampu memaksimalkannya. Justru Bremen yang mampu mencetak gol balasan melalui Milot Rashica pada menit ke-55 sekaligus membuyarkan kemenangan skuad besutan Lucien Favre.

Axel Witsel menilai Dortmund hanya kurang beruntung meraih hasil imbang melawan Bremen. Tapi ia menganggap perjuangan timnya menuju papan atas belum berhenti. Apalagi Bundesliga juga baru melewati enam pertandingan dari total 34 laga hingga akhir musim ini.

“Dalam sebuah laga seperti melawan Bremen, anda harus beruntung dalam artian anda mencetak gol dan tidak kebobolan, namun kami tidak beruntung.” ujar Axel Witsel dilansir dari situs resmi Bundesliga.

“Jalan masih panjang dan hasil imbang atas Bremen tak lantas mengakhiri musim kami. Kami akan perbaiki itu segera.” tegasnya.

Baca juga: Bintang Bayer Leverkusen Sedang Diburu Manchester United, Siapa Dia?

Sebagai informasi, hasil imbang yang didapat Dortmund akhir pekan kemarin membuat mereka kini berada di urutan ke-8 klasemen dengan poin 11, hasil dari tiga kemenangan, dua imbang dan sekali kalah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Jalani Laga Ketat Lawan Bremen, Dortmund Dipaksa Bermain Imbang 2-2

Vivagoal Bundesliga Melawan Werder Bremen dalam laga lanjutan Bundesliga Jerman, Borussia Dortmund dipaksa menjalani laga ketat. Sempat tertinggal lebih dulu, kemudian berbalik unggul, Dortmund akhirnya hanya bisa menuntaskan pertandingan dengan skor sama kuat, 2-2.

Bermain di Signal Iduna Park, Sabtu (28/9/2019) malam WIB, Dortmund sudah langsung tertinggal 0-1 di menit ketujuh. Gol Milot Rashica berhasil membawa Bremen unggul atas tim tuan rumah.

Namun, situasi tersebut rupanya tak bertahan lama. Dortmund langsung merespon lewat gol yang dicetak Mario Goetze dua menit kemudian. Kedudukan pun kembali netral.

Baca Juga:

Dortmund akhirnya bisa berbalik unggul atas Bremen setelah Marco Reus mencetak gol pada menit ke-41 usai memanfaatkan umpan Thorgan Hazard. Skor 2-1 pun bertahan hingga jeda turun minum.

Bremen yang tidak mau pulang tanpa membawa pulang poin, berhasil mencetak gol penyama kedudukan sepuluh menit setelah restart. Adalah Marco Friedl yang membuyarkan kemenangan Dortmund setelah memaksimalkan umpan Joshua Sargent di menit ke-55 tuk mengoyak gawang Roman Buerki.

Dengan hanya bisa meraih satu poin di laga ini, Dortmund masih tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Jerman dengan torehan 11 poin hasil dari enam pertandingan. Sementara Bremen berada di urutan ke-10 dengan koleksi tujuh poin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Claudio Pizarro: Musim Depan Adalah Musim Terakhir Saya

Vivagoal Bundesliga – Claudio Pizarro membuat pengumuman soal masa depannya. Pencetak gol tertua di kompetisi Bundesliga Jerman itu memastikan dirinya akan pensiun di akhir musim depan.

Akhir musim kemarin, kontrak Claudio Pizarro di Werder Bremen sejatinya sudah habis, Namun, setelah klub mempertimbangkan bahwa pemain asal Paraguay tersebut masih bisa memberi kontribusi buat tim, Bremen pun mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak setahun lagi.

Baca juga: Transfer Digantung, Legenda Bayern Ultimatum Leroy Sane

Pada Sabtu (20/7) waktu Jerman, Pizarro yang saat ini sudah berusia 40 tahun dan bakal menjalani musim ke-20 nya di Liga Jerman menegaskan bahwa itu merupakan kontrak terakhirnya sebagai pesepakbola profesional. Musim mendatang ia sudah ingin istirahat.

“Ini akan jadi musim terakhir saya, tentu saja. Saya telah berbicara dengan semua orang mengenai keputusan ini, dan saat ini saya baik-baik saja, dan dalam kondisi yang bagus. Tapi, saya pikir sudah cukuplah semuanya.” kata Pizarro dilansir dari Sport1.

Soal target terakhirnya sebagai pesepakbola, eks penyerang Bayern Munchen itu bertekad membawa Bremen lolos ke kompetisi Liga Champions akhir musim 2019/2020 nanti.

“Pada musim terakhirnya bersama Bremen, saya ingin mempersembahkan tiket ke Eropa. Ia akan membuatku sangat bahagia.” tandasnya.

Baca juga: Andre Schurrle Ingin Segera Tinggalkan Dortmund

Pizarro sendiri hingga saat ini masih menyandang predikat pemain asing tersubur kedua setelah Robert Lewandowski di kompetisi Bundesliga. Ia mencetak total 198 gol bersama Bremen, Bayern Munchen dan Cologne.

Dalam kariernya di Jerman, Pizarro sudah memenangi enam gelar Bundesliga, enam gelar DFB-Pokal dan satu gelar Piala Super Jerman.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Werder Breman Tanpa Sang Kapten Musim Depan

Vivagoal Bundesliga – Penyerang andalan Werder Bremen, Max Kurse dipastikan akan meninggalkan Bremen akhir musim nanti. Meski bermain apik manejemen Bremen tak kunjung menyodorkan kontrak baru jelang berakhirnya musim ini.

Kapten Bremen itu sejatinya tak bermain buruk musim ini. Kurse berhasil mencetak 11 gol dimana Sembilan diantaranya ia hasilkan di Bundesliga. Meski demikian manajemen tak memperbarui kontraknya dan ia pun harus rela meninggalkan Bremen.

Jelang kepergiannya, sang kapten menyebut ia tak akan melupakan masa-masa indah selama tiga tahun membela Bremen. Menurutnya Bremen akan selalu menjadi klub yang spesial dimatanya.

“Saya sangat menikmati tiga tahun merumput bersama Bremen. Saya pun bangga bisa memimpin tim ini sebagai seorang kapten. Pengalaman itu akan selalu menjadi kenangan yang indah bagi saya,” jelas Kruse dilansir laman resmi klub.

Kruse yang bergabung sejak 2016 menjadi pilar penting di kubu Bremen selama mengarung Bundesliga. Penyerang bertubuh jangkung itu telah mengemas 34 gol dari 88 penampilannya bersama Bremen.

Hal itu diakui oleh pelatih mereka, Floran Kohfeldt. Menurutnya Kruse adalah pemain penting. Dimana perannya sangat berharga bagi Bremen.

“Saya punya hubungan saling percaya dengan dia. Selain itu, dia telah melakukan hal yang luar biasa selama tiga tahun ini. Saya berharap yang terbaik untuk masa depannya,” tutup sang pelatih.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Preview Bremen vs Dortmund: Kedua Tim Perlu Tiga Poin Demi Misi Mereka

Vivagoal BundesligaBundesliga akhir pekan ini akan menyajikan duel seru antara Borussia Dortmund melawan Werder Bremen. Laga ini cukup krusial buat kedua tim lantaran masing-masing tim punya target yang harus dicapai sehingga pantang meraih hasil negatif di pertandingan nanti.

Dortmund saat ini masih menjaga kans untuk juara musim ini. Pasalnya, dari tiga laga sisa, selisih poin Dortmund dengan Bayern Munchen di puncak klasemen hanya terpaut dua angka.

Hal ini membuat pasukan Lucian Favre dituntut tampil maksimal di setiap laga mereka untuk tetap menjaga asa juara.  Kendati demikian, bertandang ke markas Bremen tentu tidak akan mudah tanpa sang kapten Marco Reus yang harus absen akibat akumulasi kartu.

 

“Banyak orang yang memprediksi peluang juara kami sudah habis. Tapi laga Bayern kemarin kembali meniupkan harapan. Sekarang, kami tidak boleh terpeleset lagi saat melawan Bremen, kami harus bisa meraih kemenangan meski lawan cukup tangguh jika bermain di kandang sendiri,” ujar Favre dikutip dari situs resmi klub.

Di sisi lain, Bremen juga bertekad menang atas Die Borussen demi menjaga kans mereka lolos ke zona Liga Europa musim depan. Saat ini, mereka berada di peringkat ke-9 klasemen dengan 46 poin, selisih lima angka dari Borussia Monchengladbach yang ada di posisi ke-5.

Tiga laga sisa wajib dimenangkan skuat besutan Florian Kohfeldt. Pasalnya, andai kalah dari Dortmund, sementara Hoffenheim yang ada di peringkat ketujuh dengan 50 poin bisa menang, harapan Bremen untuk bermain di kancah Eropa musim depan dipastikan sirna.

“Kami masih sangat yakin bisa mewujudkan target kami di sisa musim ini. Tidak masuk akal jika kami harus menyerah sekarang, dimana liga masih menyisakan tiga laga lagi,” ujar Maximilian Eggestein, gelandang Bremen.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS