
Kanada Ukir Sejarah di Piala Dunia, Tapi Harus Memakan Tumbal
Vivagoal – Piala Dunia 2026 – Catatan emas yang baru saja dicetak oleh Tim Nasional Kanada pada ajang Piala Dunia 2026 harus diwarnai rasa khawatir, setelah pilar andalan mereka Ismael Kone mengalami patah kaki saat hadapi Qatar, yang sangat mengejutkan seluruh punggawa Les Rouges.
Timnas Kanada akhirnya bisa mencetak sejarah baru di dunia si kulit bundar. Kanada sukses meraup kemenangan pertama pada ajang Piala Dunia sejak keikutsertaan perdana mereka di edisi 1986 silam.
Catatan emas ini hadir ketika Kanada berhasil menumbangkan Qatar, Jumat (19/6) dini hari WIB pada pekan ke-2 Grup B Piala Dunia 2026. Tampil di BC Place Vancouver, Kanada melumat habis perlawanan Qatar dengan skor telak 6-0.
Jonathan David menjadi bintang kemenangan Kanada berkat tiga golnya pada menit ke-29′, 45+3′, dan 90+2′. Cyle Larin (16′), Nathan Saliba (64′), serta gol bunuh diri Mohammed Manai (75′) kemudian memastikan Kanada merebut angka penuh atas Qatar.

Sayangnya, kemenangan bersejarah Kanada ini harus dibayar mahal dengan cedera parah yang didapatkan oleh gelandang mereka, Ismael Kone. Pemain 24 tahun itu mendapat hantaman sangat keras dari pilar Qatar, Assim Modibo, sehingga harus ditarik keluar pada menit ke-57.
Insiden tersebut memicu reaksi marah dari para pemain dan staf Kanada, di mana beberapa pemain mendorong lawan. Sang pelatih, Jesse Marsch juga tampak menuntut penjelasan mengapa tekel tersebut awalnya hanya mendapatkan kartu kuning dari wasit, sebelum dikoreksi setelah melihat tayangan VAR.
Baca Juga:
- Piala Dunia 2026 Grup B: Jadwal, Hasil, Klasemen dan Skuad
- Arsenal Bersiap Ajukan Tawaran Untuk Bintang PSG
- Kalahkan Newcastle, Liverpool Segera Amankan Pilar Berbakat Spanyol
- Man City Pertimbangkan Angkut Anderson dan Tonali Sekaligus
“Itu terjadi tepat di depan bangku cadangan. Kami semua bisa mendengarnya. Saya langsung tahu itu mirip dengan saat Tajon cedera dalam latihan. Semua orang bisa mendengar suara tulang yang patah,” pungkas Marsch dilansir Reuters.
Marsch lalu mengatakan jika Madibo mengunjungi ruang ganti Kanada untuk meminta maaf kepada Kone, sebuah sikap yang bisa Ia dihargai. Tapi Marsch tetap merasa geram dan lebih menyesalkan reaksi yang muncul dari bangku cadangan Qatar, usai terjadinya insiden Kone.
“Saya tidak menyalahkannya atas hal itu. Tapi saya tidak mengerti reaksi dari seluruh bangku cadangan mereka yang mencoba memicu keributan dengan mengklaim itu kartu merah, padahal baru saja terjadi pelanggaran jelas yang mematahkan kaki seorang pemain.”
Lebih lanjut, Marsch mengatakan absennya gelandang yang kini main di Sassuolo itu akan sangat terasa dampaknya pada Timnas Kanada. Namun, Ia tetap yakin pemain lain bakal mampu mengisi dan menggantikan peran Kone di laga selanjutnya.
“Semua orang sedikit terguncang oleh pengalaman ini. Ismael adalah bagian penting dari jantung tim kami. Dia adalah semacam faktor X bagi kami, dan kami akan merindukannya. Namun, saya pikir kami memiliki pemain-pemain bagus yang bisa menggantikannya.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Piala Dunia 2026 hanya di Vivagoal.com















