
Keisuke Honda Terang-terangan Kritik Milan Yang Sering Ganti Pelatih
Vivagoal – Serie A – Keisuke Honda membandingkan situasi di AC Milan saat ini dengan ketika ia masih berseragam Rossoneri dahulu. Menurutnya, kebijakan Milan yang suka ganti pelatih jadi alasan klub tersebut masih minim trofi saat ini.
Sebagai informasi, Keisuke Honda memperkuat AC Milan sedari musim panas 2014 hingga akhir musim 2016/17. Bersama Rossoneri, gelandang asal Jepang itu tercatat tampil sebanyak 92 pertandingan di semua kompetisi dengan sumbangan 11 gol dan 16 assist.
Tiga musim memperkuat AC Milan bisa dibilang bukanlah masa-masa keemasan Honda. Pasalnya, kondisi finansial yang kritis membuat Milan kesulitan merekrut pemain bintang. Selain itu, minimnya prestasi membuat manajemen Il Diavolo Rosso juga kerap gonta-ganti pelatih.
Honda pun mulai membandingkan kondisi Milan saat ini dengan Milan di masanya. Menurutnya, meski performa tim sedang menurun, termasuk gagal di Liga Europa, Honda mengisyaratkan Milan tuk jangan langsung memecat Pioli.
Sebab, terus berganti pelatih, mustahil buat Milan tuk meraih scudetto yang sudah satu dekade lebih tak pernah bisa dimenangkan.
Baca Juga:
- Saran Buat Milan Jika Ingin Salip Inter di Puncak Klasemen
- Sedang Dalam Tren Menurun, Milan Disebut Beruntung Dilatih Pioli
- Jelang Musim Berakhir, Pioli Yakin Milan Bisa Melaju Kencang Lagi
- Milan Terus Berkembang Tapi Belum Superior Seperti Man City dan Bayern
“Klub tidak punya uang untuk membeli pemain top, jadi banyak pemain dengan kualitas biasa-biasa yang akhirnya bisa memakai seragam Milan,” ucap Honda seperti dilansir dari Football Italia.
“Milan juga tidak punya strategi, karena setiap tiga bulan rasanya seperti ada pelatih baru. Mustahil untuk dapat hasil dengan cara itu.” jelasnya.
“Pippo Inzaghi merupakan pelatih saat itu dan masih terlalu dini untuknya mengambil peran itu. Ada beberapa pemain bagus, seperti Ignazio Abate dan Giacomo Bonaventura. Kami sering bicara soal harus berusaha lebih keras, tapi beberapa tidak paham, jadi Inzaghi sebagai pelatih harus bertanggung jawab,” pungkasnya. (DIL)
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















