
Kekalahan Atalanta dari Bayern Jadi Pelajaran Buat Sepakbola Italia!
Vivagoal – Liga Champions – Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello menyatakan bahwa hasil memalukan dari Bayern Munich bukan hanya dirasakan oleh Atalanta, melainkan bisa menjadi bahan pembelajaran bagi sepakbola Italia secara luas ketika bersaing di papan atas Eropa.
Langkah Atalanta di Liga Champions musim ini semakin berat usai tumbang pada leg pertama melawan Bayern Munich dini hari tadi WIB. Tampil di Gewiss Stadium, La Dea tak kuasa menahan kedigdayaan skuad Die Roten dan menyerah dengan skor telak 1-6.
Hasil itu membuat Atalanta perlu keajaiban besar untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Pasalnya, mereka bakal menjalani laga tandang menuju Allianz Arena, kandang dari Bayern Munich pada leg kedua pekan depan.

Atalanta sendiri kini merupakan satu-satunya wakil dari Serie A yang tersisa pada gelaran Liga Champions 2025/26. Napoli hanya bertahan sampai fase grup, sementara dua tim lain, Juventus dan Inter Milan tersingkir di babak playoff.
Komentar bernada sarkas lantas diutarakan oleh Fabio Capello, yang merasa Atalanta “beruntung” tidak lebih banyak dibobol oleh Bayern. Menurutnya, hasil Atalanta itu menjadi pelajaran bagi tim-tim Italia tentang bagaimana menunjukan performa di kompetisi seperti Liga Champions.
Capello turut menjabarkan beberapa faktor yang membuat Bayern Munich mampu membuat Atalanta tak berkutik walau tampil di kandang lawan. Selain terus menekan, skuad asuhan Vincent Kompany itu bermain cerdas dengan memanfaatkan kelengahan yang ditampilkan oleh para pemain Atalanta.
Baca Juga:
- Super League dan Championship Memasuki Pekan Krusial, Ogawa Genjot Kualitas Wasit
- Persija Masih Optimis Kudeta Persib dari Puncak Klasemen
- Reaksi Marc Klok Usai Mendapat Panggilan Timnas Indonesia
- Peringatan Guardiola, Jelang Partai Man City Hadapi Real Madrid
“Atalanta beruntung hanya kebobolan enam gol karena kipernya melakukan beberapa penyelamatan hebat. Bisa saja jumlahnya lebih banyak. Penampilan Bayern Munich menjadi pelajaran bagi sepak bola Italia. Tim Palladino adalah satu-satunya yang lolos ke babak 16 besar dan telah mengalahkan Borussia Dortmund, tetapi melawan tim teratas Jerman, mereka hampir tidak terlihat,” ujar Capello dilansir Goal.
“Saya melihat tim yang menekan dan berlari, dengan kualitas yang mengesankan di seluruh tim dalam hal umpan dan visi. Setiap kali mereka merebut bola, mereka langsung menyerang ke depan dan berlari ke ruang kosong. Dengan teknik tersebut, mereka jelas menimbulkan masalah bagi Atalanta, yang sedikit ceroboh dan agresif, mengira mereka menghadapi tim yang begitu kuat.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com













