
Kementerian HAM RI Panggil PSSI Bahas Kasus Rasisme Yakob Sayuri
Vivagoal – Liga Indonesia – Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) melakukan pertemuan dengan PSSI dan juga I.League. Pembahasan utamanya terkait kasus rasisme yang dialami pemain Timnas Indonesia, Yakob Sayuri.
Pertemuan ini berlangsung di Ruang Pengaduan Marsinah Kantor KemenHAM RI, Jakarta, Rabu (21/1). Turut hadir perwakilan Dirjen Pelayanan & Kepatuhan HAM yang berdialog dengan perwakilan PSSI, Komite Disiplin PSSI, dan I.League.
Yakob Sayuri memang sempat mendapat serangan berbau rasisme saat membela Timnas Indonesia pada Ronde Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, November silam. Perilaku negatif tersebut merupakan luapan emosi suporter kepada sang pemain karena melakukan blunder yang berbuah penalti untuk lawan.
Tak lama berselang, Yakob Sayuri kembali mendapat serangan rasial usai laga Malut United kontra Persib Bandung. Dalam pertandingan tersebut, ia sempat nyaris ingin memukul Marc Klok dalam sebuah insiden perebutan bola.
Kedua penggawa Timnas Indonesia tersebut langsung berdamai selepas pertandingan berakhir. Namun hujatan berbau rasisme kembali diterima Yakob Sayuri yang mayoritas dari suporter Persib.
Baca Juga:
- Piala Asia Futsal 2026: Hector Souto Janji Timnas Indonesia Tampil Maksimal
- Lolos Tes Medis, Paulo Ricardo Tinggal Diperkenalkan Persija
- Merino Nikmati Momen-momen Positif Berseragam Arsenal
- Man City Ditumbangkan Bodo/Glimt, Haaland: Sangat memalukan!
KemenHAM meminta penjelasan serta keterangan dari PSSI mengenai upaya yang telah dilakukan untuk menangani dan mencegah kasus rasisme serta bullying di lingkungan sepak bola. Pertemuan ini juga menjadi momentum bagi I.League sebagai operator kompetisi untuk menyampaikan berbagai langkah preventif dan edukatif yang telah dijalankan sejak awal musim kompetisi.
“Sepak bola seharusnya menjadi wadah perdamaian dan persaudaraan tanpa memandang suku, ras, maupun warna kulit. Kami mengapresiasi komitmen PSSI & I.League dalam menjunjung nilai-nilai HAM dan berharap setiap pertandingan mencerminkan semangat tersebut,” kata Staf Khusus Bidang Pemenuhan HAM Menteri HAM, Yos Nggarang.

“PSSI & I.League diharapkan berada di garis depan dalam melawan rasisme dan bullying.”
KemenHAM RI mengajak PSSI dan I.League untuk bersama-sama memperkuat kampanye anti-rasisme dan anti-bullying dengan jangkauan yang lebih luas dan pendekatan yang lebih mendalam. Kolaborasi lintas institusi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menekan terjadinya kasus serupa serta membangun ekosistem sepak bola nasional yang lebih inklusif dan berkeadilan.
I.League sendiri sudah secara aktif menginisiasi dan menjalankan kampanye Anti-Bullying & Anti-Racism melalui berbagai pendekatan, mulai dari kampanye di media sosial, pesan visual di lapangan pertandingan, hingga aktivitas on-ground. Selain itu, I.League juga menjalin kolaborasi strategis bersama Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) guna memperluas jangkauan kampanye dan meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan sepak bola terhadap pentingnya sportivitas dan sikap saling menghormati.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















