
Lagi! Komdis PSSI Resmi Denda Dua Tim Tradisional Indonesia!
Vivagoal – Liga Indonesia – Hasil sidang Komisi Disiplin PSSI yang digelar pada 21-23 Juli kemarin berbuah beragam denda. Persebaya Surabaya dan PSM Makassar harus membayar sejumlah uang karena kedapatan melanggar peraturan yang telah ditetapkan Liga.
Persebaya dikenai denda sebesar Rp 100 Juta karena Bonekmania kedapatan menyalakan Suar pada laga kontra PSS Sleman 13 Juli kemarin.
Sementara PSM mendapat ganjaran denda sebesar Rp 50 Juta karena lima kartu kuning yang didapatkan pemain laskar Tridatu kala bertanding melawan Bhayangkara FC beberapa waktu lalu.
Selain kedua tim tradisional tersebut, berbagai denda juga dialamatkan kepada sejumlah individu maupun tim yang berasal dari Liga 2. Siapa saja yang terkena denda? Berikut daftarnya.
[irp]
- Persebaya Surabaya
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSS Sleman vs Persebaya Surabaya
– Tanggal kejadian: 13 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Menyalakan flare di 4 (empat) titik
– Hukuman: Denda Rp. 100.000.000 - PSM Makassar
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PSM Makassar vs Bhayangkara FC
– Tanggal kejadian: 13 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Mendapatkan 5 (lima) Kartu Kuning dalam 1satu pertandingan
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.0003. Pemain Bali United, Willian Silva Costa Pacheco
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: PS Barito Putera vs Bali United
– Tanggal kejadian: 14 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Melakukan tindakan tidak sportif
– Hukuman: Larangan bermain sebanyak 1 (satu) pertandingan sebagai tambahan sanksi dari Komite Disiplin PSSI
4. Panitia pelaksana Pertandingan PS. TIRA Persikabo
– Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2019
– Pertandingan: TIRA Persikabo vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 16 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Gagal memberikan rasa aman karena tingkah laku buruk suporter
– Hukuman: Teguran keras5. Persiraja Banda Aceh
– Nama kompetisi: Liga 2 2019
– Pertandingan: PSGC Ciamis vs Persiraja Banda Aceh
– Tanggal kejadian: 13 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Mendapatkan 5 (lima) kartu Kuning dalam satu pertandingan
– Hukuman: Denda Rp. 25.000.0006. Persis Solo
– Nama kompetisi: Liga 2 2019
– Pertandingan: Persis Solo vs Martapura FC
– Tanggal kejadian: 14 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Melempar flare ke dalam lapangan
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.0007. Persik Kediri
– Nama kompetisi: Liga 2 2019
– Pertandingan: Persik Kediri vs Persewar Waropen
– Tanggal kejadian: 14 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Melempar botol ke dalam lapangan serta turun ke dalam lapangan
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.0008. Ofisial Persewar Waropen, Sdr. Carolino Ivak Dalam
– Nama kompetisi: Liga 2 2019
– Pertandingan: Persik Kediri vs Persewar Waropen
– Tanggal kejadian: 14 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Melakukan selebrasi berlebihan
– Hukuman: Teguran keras9. PSPS Riau
– Nama kompetisi: Liga 2 2019
– Pertandingan: PSPS Riau vs Aceh Babel United FC
– Tanggal kejadian: 18 Juli 2019
– Jenis pelanggaran: Menyalakan flare
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.000
[irp]
Sementara dari sisi individu, Pelatih dan pemain Bali United, Andy Patterson dan Willian Pacheco mendapat sanksi yang berbeda. Patterson dihukum 4 laga tak boleh menemani Bali United sekaligus denda sebesar Rp 10 Juta karena kedapatan mengacungkan jari tengah ke arah wasit. Pacheco mendapat hukuman larangan bermain atas tindakan tak sportifnya kala laskar Tridatu bertanding melawan Barito Putera.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















