
Lautaro Martinez Tetap Jadi Kapten Utama Inter Milan
Vivagoal – Serie A – Gelandang Inter Milan, Nicolo Barella menegaskan bahwa Lautaro Martinez tetap menjadi pemimpin utama meski dirinya mengenakan ban kapten saat membawa hasil maksimal bagi Nerazzurri atas Bologna pada lanjutan Liga Italia musim ini.
Inter Milan tampil tanpa Lautaro Martinez yang masih dibekap cedera. Nicolo Barella pun dipercaya memimpin rekan-rekannya di lapangan dan berperan penting dalam kebangkitan tim di Renato Dall Ara tadi malam WIB pada pekan ke-7 Serie A Italia 2026/27.
Barella mengirimkan umpan yang disambut Marcus Thuram dengan sundulan untuk menyamakan kedudukan 1-1 menjelang turun minum. La Beneamata kemudian sukses memastikan tiga poin penuh atas Bologna dengan skor akhir 3-1.
Usai pertandingan, Barella menegaskan bahwa ban kapten yang dikenakannya tidak mengubah status Lautaro sebagai sosok pemimpin di ruang ganti Inter. Ia menilai dirinya hanya berusaha membantu tim, sekaligus mengapresiasi kontribusi rekan-rekan setim yang menunjukkan semangat kolektif.

“Kaptennya adalah Lauti, meskipun dia tidak berada di sini. Dia sudah bersama tim ini selama bertahun-tahun. Saya hanya ingin membantu. Saya rasa selama ini saya sudah menunjukkan betapa besar kepedulian saya terhadap tim, bahkan tanpa mengenakan ban kapten,” ujar Barella, dikutip dari GOAL.
Barella juga memberikan pujian kepada Carlos Augusto. Menurutnya, kontribusi pemain yang mampu tampil baik ketika mendapat kesempatan menunjukkan bahwa setiap anggota skuad memiliki tujuan yang sama, yakni membantu Inter meraih kemenangan.
Baca Juga:
- Persija Dikalahkan Persita, STY Petik Pelajaran Berharga
- Jay Idzes Rampungkan Program Pemulihan di Amsterdam
- Calvin Verdonk Turut Berkontribusi Selamatkan Lille dari Kekalahan
- Kembali ke Puncak Klasemen Serie A, Staf Pelatih Inter Milan Soroti Karakter Bermain Anak Asuhnya
“Saya hanya bisa memberikan apresiasi kepada Carlos Augusto. Ketika memiliki pemain seperti dia yang mampu masuk dan memberikan kontribusi dengan baik, itu menunjukkan bahwa semua orang ingin membantu Inter menang,” lanjutnya.
Meski membawa pulang tiga poin, Barella mengingatkan bahwa Inter masih perlu memperbaiki pendekatan pada awal pertandingan. Ia menilai timnya tidak boleh terlalu sering memulai laga dengan lambat karena hal itu dapat membuat mereka berada di bawah tekanan yang sebenarnya bisa dihindari.
“Kami tahu masih harus berkembang. Bahkan hari ini, kami kesulitan pada menit-menit awal. Kami bisa memperbaiki cara memulai pertandingan. Jika mampu melakukannya, kami akan menjadi tim yang sangat sulit dihadapi. Sepak bola memang seperti itu, tetapi semua orang sedang bekerja keras untuk mempertahankan gelar Scudetto yang kami sandang,” kata Barella.
Selalu update kabar terbaru seputar dunia sepakbola hanya di Vivagoal.com















