Home Tags Inter
SQUAD
Player Position Nationality Age
Carlos Miguel dos Santos Pereira Goalkeeper Brazil 21
M. Luque Midfielder Argentina 25
Jeferson Lima Midfielder Brazil 22
Jonatan Daniel Alvez Sagar Attacker Uruguay 31
Iago Defender Brazil 22
Richard Attacker Brazil 20
Danilo Fernandes Goalkeeper Brazil 31
Marcelo Lomba Goalkeeper Brazil 33
Keiller Goalkeeper Brazil 23
Daniel Goalkeeper Brazil 25
Bruno Defender Brazil 34
Rodrigo Modesto da Silva Moledo Defender Brazil 32
Uendel Defender Brazil 31
V. Cuesta Defender Argentina 31
Emerson Santos Defender Brazil 24
Dudu Defender Brazil 22
Heitor Defender Brazil 19
Erik Defender Brazil 18
Zeca Defender Brazil 25
Roberto Defender Brazil 21
Klaus Defender Brazil 25
Bruno Fuchs Defender Brazil 20
Edenílson Andrade dos Santos Midfielder Brazil 30
A. D'Alessandro Midfielder Argentina 38
Rodrigo Dourado Midfielder Brazil 25
Rithely Midfielder Brazil 28
Rodrigo Lindoso Midfielder Brazil 30
Bruno Silva Midfielder Brazil 33
Matheus Galdezani Midfielder Brazil 27
Natanael Pimienta Midfielder Brazil 29
M. Sarrafiore Midfielder Argentina 22
Nonato Midfielder Brazil 21
José Gabriel Midfielder Brazil 20
José Aldo Midfielder Brazil 21
Lucas Ramos Midfielder Brazil 18
Patrick Midfielder Brazil 27
N. López Attacker Uruguay 26
Wellington Alves da Silva Attacker Brazil 26
Neilton Attacker Brazil 25
S. Tréllez Attacker Colombia 29
Rafael Sóbis Attacker Brazil 34
Johnny Attacker Brazil 18
Pedro Lucas Attacker Brazil 21
Guilherme Parede Attacker Brazil 24
William Pottker Attacker Brazil 26
Fernando Camilo Farias Midfielder Brazil 33
P. Guerrero Attacker Peru 35
Juan Matheus Alano Nascimento Midfielder Brazil 23
Bruno José de Souza Attacker Brazil 21
Ramon Rodrigo de Carvalho Midfielder Brazil 22
STANDINGS
2019-19 Copa Do Brasil
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Inter

Meski Kalah, Inter Berhasil Patahkan Kutukan Di Camp Nou

Vivagoal Liga Champions Meski harus pulang dengan kekalahan di markas Barcelona, namun Inter Milan bisa pulang dengan kepala tegak. Sebab, La Beneamata berhasil mematahkan mitos yang sudah bertahan selama 49 tahun lamanya tidak bisa cetak gol di Camp Nou.

Dalam laga kedua grup F Liga Champions, Kamis (3/10/2019) dinihari, penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez berhasil membobol gawang Marc Andre Ter Stegen pada menit kedua usai memaksimalkan umpan Alexis Sanchez.

Gol tersebut tercatat sebagai yang tercepat bisa bersarang ke gawang Barcelona sejak Alexandre Pato melakukannya pada 13 September 2011 dengan waktu 24 detik sejak kick-off tanda pertandingan dimulai dibunyikan.

Baca Juga: Ditantang Inter, Mampukah Messi Buktikan Diri?

Selain itu, berdasarkan catatan dari Marca, gol Lautaro Martinez itu juga sukses mematahkan kutukan Inter di Camp Nou sejak kali terakhir bisa membuat gol pada tahun 1970. Selama 49 tahun lamanya, Inter tak kunjung bisa mencetak gol di Camp Nou, dimana semuanya berujung dengan kekalahan.

Sebagai informasi, Barcelona memang punya rekor mentereng jika bermain di Camp Nou. Total dari 32 laga kandang terakhir mereka di kompetisi Eropa, Barca punya rekor kandang impresif dengan 29 kemenangan, dan tiga sisanya berakhir imbang.

Di sisi lain, kekalahan yang didapat dari Barcelona membuat catatan Inter di kompetisi Eropa masih kurang oke. Pasalnya, di matchday pertama kemarin melawan tim lemah Slavia Praha, Nerazzurri hanya bisa bermain imbang 1-1.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Jika Semua Berjalan Bagus, Ini Bisa Jadi Tahunnya Inter

Vivagoal Serie AInter Milan menjalani musim dengan sangat meyakinkan. Jika semua berjalan seperti yang diharapkan, Antonio Cassano optimis Inter akan mendapati musim yang gemilang.

Inter sendiri berhasil mengantongi lima kemenangan dari lima laga yang mereka jalani musim ini. Terbaru mereka berhasil menang tipis 1-0 saat menjamu Lazio di Giuseppe Meazza Kamis (26/09/19) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Inter dicetak oleh Danilo D’Ambrosio.

Cassano kemudian melihat jika Inter memiliki satu faktor penting untuk menjalani musim ini. Ia melihat semua akan berakhir indah jika Inter bisa terus menjaga performa mereka hingga akhir musim.

Baca Juga: Conte Catat Sejarah Bersama Inter Milan, Apa Itu?

“Lazio secara penampilan memang pantas memenangkan pertandingan itu menurut saya, tetapi jika semuanya berjalan bagus dan sesuai rencana, maka itu bisa menjadi tahun yang hebat bagi Inter,” kata Cassano kepada Tiki Taka dilansir dari Inter Sempre.

Lebih lanjut Cassano mengatakan jika kesuksesan Inter melaju begitu kencang tidak lepas dari kinerja Antonio Conte. Pelatih yang baru membesut I Nerazzurri pada musim panas kemarin tersebut dinilai berhasil mengasah para pemain di top performanya. Tidak hanya striker seperti Romelu Lukaku namun juga para pemain bertahannya.

“Lukaku sepertinya bersedia berperang mati-matian untuk Inter. Dia berlari dan terus berlari, membantu tim keluar dan siap melakukan apa pun untuk rekan satu timnya. Di bawah Antonio Conte, setiap pemain memberikan penampilan maksimalnya,” katanya.

“Dengan tiga pemain bertahan seperti Milan Skriniar, Stefan de Vrij dan Diego Godin, lawan akan mengalami kesulitan mencetak gol melawan Inter. Skriniar memiliki kepribadian yang hebat, masih muda dan di bawah bimbingan Conte dia masih bisa terus meningkat.”

Inter sendiri masih bertengger di puncak klasemen dengan raihan 15 poin. Mereka unggul dua poin dari Juventus yang mengintai di posisi kedua.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Kian Menyatu, Lukaku Senang Bisa Dilatih Conte

Vivagoal Serie ARomelu Lukaku mengaku begitu bahagia bisa merasakan tangan dingin Antonio Conte. Ia mengatakan jika kini terus merasakan hubungan yang lebih baik dengan sang pelatih.

Lukaku sendiri menjadi incarannya teratas Conte pada bursa transfer musim panas kemarin. Di musim perdananya sebagai pelatih Inter, Conte melihat jika Lukaku bisa menjadi pemain andalan di lini serang menggantikan Mauro Icardi.

Setelah Lukaku datang, Conte langsung mempercayakannya sebagai pengisi lini serang dalam tim. Kontribusi pemain asal Belgia itu langsung terlihat dengan gol di laga debutnya.

Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor dalam laga pekan kedua kontra Cagliari. Lalu, ia juga mencetak gol pada laga menghadapi AC Milan di laga Serie A pada Minggu (22/9/2019) dini hari kemarin.

Baca Juga: Punya Perilaku Nakal, Icardi Cocok Bersama PSG

Lukaku sendiri mengaku apa yang dilakukan Conte begitu memacu dirinya untuk tampil lebih baik. Ia pun menyebut jika sang pelatih begitu banyak membantu dirinya untuk bisa berkembang lebih baik bersama Inter.

“Hubungan saya dengan Conte sangat kuat, sebab dia adalah pelatih yang sangat membantu saya untuk bisa terus berkembang. Pada umur 26 tahun, saya ingin seorang pelatih seperti ini, yang membantu saya setiap harinya dan memberi motivasi yang saya butuhkan,” tutur Lukaku kepada DAZN.

“Saya sangat senang bisa berada di sini dan bekerja bersama dirinya,” lanjut pria yang juga pernah berseragam Everton dan Chelsea tersebut.

Peran besar Lukaku musim ini membuat Inter bisa bersaing ketat dengan sang juara bertahan Juventus. I Nerazzurri bahkan berhasil memimpin klasemen sementara Serie A dengan catatan 12 poin, unggul dua poin dari Juventus di peringkat kedua.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Jelang Derby, Ruang Ganti Inter Tengah Memanas

Vivagoal Serie ARuang ganti Inter Milan dikabarkan tengah memanas setelah Romelu Lukaku dan Marcelo Brozovic dilaporkan bertengkar usai tim gagal meraih hasil maksimal di Liga Champions kemarin.

Pada matchday pertama Liga Champions kemarin Inter menjamu Slavia Praha, Rabu (18/9/2019). Usai babak pertama berimbang tanpa gol, Slavia justru mengejutkan tuan rumah setelah Peter Olayinka membuka keunggulan di menit ke-63.

Pendukung Inter dibuat cemas setelah skor 0-1 untuk tim tamu bertahan hingga penghujung laga. Beruntung Nicolo Barella berhasil menyelamatkan wajah Inter dengan menciptakan gol balasan di masa injury time.

Hasil kurang maksimal tersebut tentu sangat disesalkan. Pasalnya dalam grup yang mereka huni, Slavia Praha menjadi lawan paling gampang jika melihat modal tim di atas kertas mengingat dua tim lain yang akan mereka lawan adalah Borussia Dortmund dan Barcelona.

Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, ruang ganti Inter kemudian memanas usai laga. Lukaku menuding Brozovic tidak memperlihatkan keberanian yang cukup melawan Slavia.

Brozovic yang tidak terima dengan kritik mantan pemain Chelsea dan Manchester United itu. Kedua pemain tersebut kemudian terlibat adu mulut. Beruntung suasana panas antara keduanya tidak sampai terjadi kontak fisik.

Situasi tersebut tentu bukan modal apik mengingat mereka akan bertemu AC Milan pada pekan keempat Serie A, Minggu (21/9/2019) dini hari WIB nanti. Berstatus sebagai tim tamu, Inter tentu saja harus segera memperbaiki situasi internal tim jika tak ingin rapor apik mereka yang selalu menang dalam tiga laga sebelumnya terhenti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tergabung di Grup Neraka, Inter Siap Bersaing dengan Barcelona dan Dortmund

VivagoalLiga Champions – Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti menegaskan Inter akan memberi perlawanan berat kepada Barcelona dan Borussia Dortmund pada fase grup Liga Champions musim ini.

Inter sendiri berhasil mempertahankan tempat mereka untuk mentas di ajang tertinggi Eropa, Liga Champions. Inter tentu sangat bersemangat untuk bisa terus berbicara banyak di kancah Eropa setelah sebelumnya mereka harus absen enam musim lamanya.

Namun demikian perjalanan Inter di Liga Champions sejak musim lalu tak berjalan mulus. Wakil Italia itu sudah harus tersingkir dari fase grup musim lalu usai kalah dari Barcelona dan Tottenham Hotspur.

Baca Juga: Berikut Hasil Undian Liga Champions 2019/20

Jalan terjal masih harus mereka lewati di musim ini setelah Romelu Lukaku dkk nantinya akan menempati grup neraka. Inter berada di Grup F bersama dengan Barcelona, Borussia Dortmund, dan Slavia Praha.

Dengan hasil itu, bisa dipastikan Inter akan mendapat perlawanan berat dari Barcelona dan Dortmund. Namun demikian Zanetti menegaskan Inter siap memberikan perlawanan terlebih dengan keberadaan Antonio Conte sebagai manajer baru mereka.

“Kami tahu potensi yang dimiliki oleh Barcelon, dan jangan lupakan Dortmund. Tetapi, kami yakin dapat bersaing dengan mereka,” ucap Zanetti seperti dilansir dari Sky Sports.

“[Antonio] Conte menghadirkan mentalitas hebat dan mampu menyebarkannya kepada seluruh elemen di dalam tim. Kami tidak segan untuk menghadapi tim manapun di Liga Champions,” tutur legenda Inter itu.

Zanetti sendiri memiliki kenangan manis saat masih bermain untuk Inter. Legenda asal Argentina itu berhasil membantu Inter mengunci gelar Liga Champions ketiga Inter pada musim 2009/10.

Kala itu, Inter yanf masih dilatih oleh Jose Mourinho juga berhasil menasbihkan diri sebagai klub pertama Italia yang berhasil meraih treble.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Inter Resmi Pinjam Alexis Sanchez dari Manchester United

VivagoalLiga Inggris – Raksasa Serie A, Inter Milan baru saja mengumumkan kesepakatan peminjaman Alexis Sanchez dari Manchester United. Sang pemain akan berseragam Inter hingga akhir musim mendatang.

Sanchez sendiri sudah tiba di Milan sejak Rabu (28/8) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Kedatangannya di kantor pusat Komite Olimpiade Italia disebut guna menjalani tes medis dan meneken kontrak bersama Inter.

I Nerazzurri akhirnya merilis pernyataan resmi yang menyebut jika Sanchez kini sudah menjadi bagian tim yang dilatih oleh Antonio Conte tersebut. Pemain asal Chile itu dipinjam dari Manchester United hingga 30 Juni 2020 mendatang.

Baca Juga: Legenda Roma Pesimis Inter Mampu Hentikan Dominasi Juventus

Tidak disebutkan berapa besaran biaya yang harus ditanggung oleh Inter dalam peminjaman tersebut. Namun beberapa media setempat menyebut jika Inter akan menalangi gaji Alexis Sanchez senilai 5 juta euro. Sebanyak 12 juta euro sisanya akan tetap dibayar oleh Manchester United.

Sebelumnya juga terdengar kabar jika Inter memiliki opsi pembelian secara permanen untuk Sanchez. Namun perjanjian tersebut dikatakan dihapus setelah tidak ada kesepakatan terkait nilai transfer dari kedua kubu.

Sebelum meresmikan transfer Sanchez dari Manchester United, pada hari yang sama Inter lebih dulu mendatangkan Cristiano Biraghi dari Fiorentina dengan status pinjaman selama satu musim disertai opsi pembelian permanen.

Sanchez menjadi pemain Manchester United kedua yang hijrah ke Inter musim panas ini. Sebelumnya Inter juga berhasil membebaskan Romelu Lukaku dari Old Trafford. Beda dengan Sanchez, Lukaku didatangkan dengan status kepemilikan penuh dengan nilai transfer mencapai 75 juta euro.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Legenda Roma Pesimis Inter Mampu Hentikan Dominasi Juventus

VivagoalSerie A – Legenda AS Roma, Francesco Totti melihat jika Juventus masih terlalu kuat untuk ditaklukkan bahkan oleh Inter Milan yang melakukan perombakan besar musim panas ini.

Inter Milan datang sebagai penantang gelar Serie A musim ini. Sebut saja mereka sudah mempersiapkan segalanya dengan sangat baik, mulai dari penunjukkan Antonio Conte hinggga belanja pemain penting sekelas Romelu Lukaku hingga terbaru Alexis Sanchez.

Laga perdana mereka juga cukup meyakinkan. Inter berhasil menang telak atas tamunya, Lecce dengan skor empat gol tanpa balas di Giuseppe Meazza, Selasa (27/8) dini hari WIB kemarin.

Baca Juga: Jangan Dulu Pikirkan Scudetto, Inter!

Banyak pula pihak yang menyebut jika Inter mungkin akan mampu mengakhiri dominasi Juventus di Serie A dalam delapan musim terakhir. Hanya saja Totti tak melihat hal itu akan terjadi musim ini.

Totti melihat jika Inter bersama dengan Napoli akan menjadi masalah untuk Juventus musim ini. Namun masalah yang keduanya berikan sepertinya masih belum cukup mampu untuk menggulingkan kekuatan besar yang dimiliki oleh Si Nyonya Tua.

“Inter dan Napoli mungkin akan menyebabkan masalah buat Juventus hingga akhir musim, tetapi kita semua tahu bahwa ketika tiba saatnya untuk menyerah, mereka selalu merespons,” kata Totti kepada Radio Radio.

“Juventus akan kembali memenangkan liga, meskipun akan lebih sulit daripada tahun-tahun sebelumnya.”

Dalam kesempatan tersebut Totti juga ditanya perihal situasi Mauro Icardi di Inter. Seperti diketahui bersama sanga agen, Wanda Nara, Icardi terus mendapat kritik tajam. Sang agen disebut terlalu vokal terkait situasi Icardi.

“Semua orang bebas untuk berpikir dan melakukan apa pun yang mereka ingin lakukan, “tambahnya.”

“Icardi terikat dengan istrinya karena dia juga agennya, mereka mengambil semua keputusan bersama. Saya tidak bisa mengomentari apa pun karena saya tidak berada dalam dinamika masalah ini.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ini Alasan Icardi Akan Bertahan di Inter Milan!

VivagoalSerie A – Dikabarkan, Mauro Icardi telah diberikan kaos nomor tujuh oleh klub raksasa Serie A, Inter Milan pada musim ini. Ini menunjukkan semakin besar kemungkinan Icardi akan tetap di klub.

Diwartakan dari Sportskeeda, Pemain Internasional Argentina itu melihat seragam nomor sembilannya telah diberikan kepada pemain baru dari Manchester United, Romelu Lukaku. Saat pembicaraan mengenai transfer dari San Siro berlanjut Icardi dikabarkan akan dicoret dari skuad Antonio Conte.

Namun, dengan keluar kabar tersebut tampaknya tidak mungkin untuk keluar. Sang striker telah diberi nomor skuad baru untuk musim Serie A 2019-20 yaitu nomor punggung 7 yang akan dikenakan akhir pekan ini.

Baca Juga: Legenda Napoli terkait Transfer Icardi: Pergi Saja ke Neraka!

Berita sebelumnya, dilaporkan bahwa Icardi diberitahu untuk mencari klub baru oleh kepala eksekutif Giuseppe Marotta pada bulan Juli dan telah dikeluarkan dalam skuad Inter Milan pada tur pra-musim klub Asia.

Pemain berusia 26 tahun tersebut telah dilucuti dari dapukan kapten klub pada musim lalu. Karena hal tersebut, Icardi diperkirakan akan pindah ke Juventus dalam kesepakatan pertukaran bagian yang melibatkan Paulo Dybala. Namun, sampai saat ini tidak ada kesepakatan seperti itu.

Baru-baru ini, ia dikaitkan dengan tim Ligue 1, FC Monaco. Namun, pasangan Wanda Nara tersebut tak menghiraukan dan mengesampingkan transfer tersebut.

Tak hanya itu, Nara tampaknya telah mengisyaratkan Icardi tinggal di Inter dengan sebuah tweet pada hari Jumat yang menunjukkan dia difoto dengan istri dan pacar pemain Nerazzurri lainnya, diberi judul ‘setahun lagi bersama’.

Diketahui bahwa anak asuh Antonio Conte memulai musim Serie A mereka di kandang melawan Lecce pada hari Senin mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Saga Transfer Sanchez ke Inter Berjalan Positif

VivagoalSerie A – Saga transfer Alexis Sanchez dari Manchester United ke Inter Milan memasuki babak baru. Kabar terbaru menyebutkan jika kedua belah pihak mulai melihat adanya kesepakatan terkait transfer sang striker.

Sebelumnya terdengar kabar jika proses negosiasi transfer Sanchez ke Inter berjalan alot. Hal ini setelah pihak Manchester United menimbang jika propsal awal Inter tak terlalu menguntungkan pihaknya.

Dalam kesepakatan awal disebutkan jika Manchester United bersedia menerima tawaran pembelian secara permanen di angka 12-15 juta euro di akhir masa peminjaman Sanchez nanti. MU, juga disebut bersedia membagi besaran gaji Sanchez di mana Inter hanya harus mengeluarkan tiga juta euro saja sedang 12 juta euro akan ditanggung oleh Setan Merah.

Baca Juga: Ada Resiko Besar Jika Inter Jadi Datangkan Sanchez

Namun kemudian United menunda kesepakatan transfer Sanchez. Raksasa Premier League itu menuntut Inter untuk menaikkan tawaran transfer sang pemain dan juga meminta Inter untuk bersedia membayar setengah dari gaji Sanchez nantinya.

Untuk mencari solusi, kedua tim dikabarkan telah melangsungkan pertemuan untuk membicarakan permasalahan tersebut. Dilansir dari media terkemuka, seperti Sky Sport Italia dan Sportitalia, proses perbincangan berlangsung dengan positif.

Dari si pemain, Sanchez dilaporkan telah sepakat menerima pemotongan gaji besar-besaran jika dipermanenkan Inter Milan pada musim depan. Inter disebut hanya bersedia membayar eks penggawa Barcelona dan Arsenal tersebut enam juta euro permusimnya.

Sekarang kedua balah pihak tengah mencari jalan keluar terkait besaran gaji yang harus dibayar oleh masing-masing dalam masa peminjaman Sanchez satu musim ke depan. Masih dari laporan yang sama disebutkan jika Inter sudah bersedia menambah pembagian gaji yang akan mereka keluarkan kendati belum setengah dari gaji yang diterima Sanchez saat ini.

Kebutuhan Inter atas jasa Sanchez sendiri cukup beralasan. Pasalnya mereka membutuhkan sosok pemain yang bisa menggantikan peran Mauro Icardi yang dipastikan tak terpakai dalam skema Antonio Conte.

Sebelumnya Inter mendekati Edin Dzeko untuk opsi tersebut. Sayangnya, sang pemain memupus harapan Inter dan memilih memperpanjang kontraknya di AS Roma.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Darmian Hijrah ke Inter dengan Status Free Transfer?

Vivagoal Liga Inggris – Matteo Darmian, bek Manchester United dikabarkan akan hijrah ke Inter Milan dengan status free transfer pada musim panas ini.

Performa Darmian terus mundur sejak berada di Manchester United pada beberapa musim ini. Dalam dua musim terakhir, Darmian juga tidak mendapatkan menit bermain yang banyak sejak dari Mourinho maupun Ole Gunnar Solskjaer.

Pada musim 2018-2019, Darmian hanya bermain 7 kali dari seluruh pertandingan yang dimainkan oleh Manchester United.

Baca Juga: Barcelona Buka Peluang Datangkan Matteo Darmian

Kecewa karena mendapat menit bermain yang sedikit, Darmian memang dikabarkan akan hengkang dari The Reds Devils. Namun, sejak ditutupnya bursa transfer musim panas di Liga Inggris, darmian juga belum mendapatkan klub yang ingin dia singgahi.

Diwartakan dari Rai Sport, salah satu klub raksasa Italia, Inter Milan tertarik dengan Darmian. Berita tersebut menunjukkan bahwa Inter Milan akan merekrut Darmian usai kontrak pada musim panas ini dengan status bebas transfer.

Perekrutan Darmian atas permintaan Antonio Conte yang menginginkan pemain sayap yang memiliki talenta serba bisa. Mantan pemain Torino tersebut bisa berposisi menjadi di gelandang bertahan maupun bisa menjadi gelandang penyerang.

Darmian merupakan sosok yang dikenal oleh Antonio Conte pada saat bermain dengan timnas Italia. Rencana pola permainan dengan formas 3-5-2 dari sang pelatih, Darmian dapat menjadi pilihan Conte untuk menjadi pemain sayap kanan atau kiri. Sehingga, posisi tersebut bisa memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak, baik dari pemain maupun yang akan disinggahi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS